Langsung ke konten

Saksi-Saksi Yehuwa

Pilih bahasa Indonesia

PERTANYAAN ANAK MUDA

Bagaimana Aku Bisa Melewati Masa Puber?

”Untuk anak perempuan, puber itu tidak menyenangkan. Itu menyakitkan, merepotkan, dan bikin bingung. Bisa dibilang, puber itu sama sekali tidak enak!”​—Oksana.

”Dari senang, aku bisa langsung sedih. Aku tidak tahu apakah itu normal untuk anak laki-laki, tapi itu yang aku alami.”​—Brian.

Masa puber bisa terasa seperti naik roller-coaster, maksudnya itu bisa menyenangkan, tapi juga menakutkan! Bagaimana kamu bisa melewati masa-masa itu?

 Apa itu masa puber?

Singkatnya, masa puber adalah masa terjadinya banyak perubahan fisik dan emosi yang menyiapkanmu untuk jadi dewasa. Pada masa ini, tubuh dan hormonmu berubah dengan cepat. Ini mempersiapkan kamu untuk proses reproduksi dan melahirkan.

Ini bukan berarti kamu sudah siap jadi orang tua. Tapi, masa puber adalah tanda bahwa kamu sudah bukan anak kecil lagi. Kenyataan ini bisa membuatmu senang sekaligus sedih.

Pertanyaan: Menurutmu, kapan seharusnya masa puber dimulai?

  • 8

  • 9

  • 10

  • 11

  • 12

  • 13

  • 14

  • 15

  • 16

Jawaban: Semua usia di atas dianggap sebagai usia normal untuk mulainya masa puber.

Artinya, kamu tidak perlu terlalu khawatir kalau, misalnya, kamu sudah berumur 14 tapi belum puber​—atau kamu berumur di bawah sepuluh tahun tapi sudah puber. Masa puber setiap anak berbeda, dan itu hampir tidak bisa kamu kendalikan.

Seperti naik roller-coaster, masa puber itu menyenangkan sekaligus menakutkan​—tapi kamu bisa melewatinya

 Perubahan fisik

Kemungkinan, perubahan yang paling kelihatan selama masa puber adalah pertumbuhan fisik yang cepat. Masalahnya, tidak semua bagian tubuhmu berkembang bersamaan. Jadi, jangan kaget kalau kamu jadi sering menabrak atau menjatuhkan sesuatu. Seiring berjalannya waktu, semua pertumbuhan itu akan seimbang.

Beberapa perubahan fisik yang terjadi pada masa puber.

Masa puber anak laki-laki:

  • Membesarnya organ-organ seks

  • Tumbuhnya rambut di ketiak, sekitar kemaluan, dan wajah

  • Perubahan suara

  • Ereksi yang tidak disengaja dan mimpi basah

Masa puber anak perempuan:

  • Membesarnya payudara

  • Tumbuhnya rambut di ketiak dan sekitar kemaluan

  • Mulainya siklus haid

Masa puber anak laki-laki maupun perempuan:

  • Bau badan, yang disebabkan oleh bercampurnya keringat dan bakteri.

    Tips: Kamu bisa mengurangi bau badan dengan mandi secara teratur dan menggunakan deodoran.

  • Jerawat, yang disebabkan oleh bakteri yang terperangkap dalam kelenjar minyak.

    Tips: Meski munculnya jerawat sulit dicegah, sering mencuci dan membersihkan muka bisa mengurangi jerawat.

 Perubahan emosi

Perubahan fisik selama masa puber disebabkan oleh melonjaknya tingkat hormon. Perubahan hormon ini juga bisa memengaruhi emosimu. Suasana hatimu bahkan bisa berubah-ubah dengan cepat.

”Hari ini kita nangis, besoknya kita merasa baik-baik saja. Sekarang kita marah, semenit kemudian kita stres lalu mengurung diri di kamar.”​—Oksana.

Selama masa puber, banyak anak muda juga merasa sangat tidak percaya diri. Mereka merasa semua orang memperhatikan dan menilai mereka. Belum lagi, penampilan mereka sedang berubah drastis!

”Waktu puber, aku sengaja sering membungkuk dan pakai baju yang longgar. Aku tahu badanku sedang berubah, tapi aku merasa sangat tidak nyaman dan malu. Perubahan itu terasa aneh.”​—Janice.

Kemungkinan, perubahan emosi yang paling kamu rasakan adalah perasaanmu sekarang terhadap lawan jenis.

”Aku tidak lagi menganggap semua anak laki-laki itu menyebalkan. Ternyata, ada juga yang ganteng, dan mulai ada yang aku suka. Malah, aku dan teman-teman sering bahas ’siapa suka sama siapa’.”​—Alexis.

Pada masa puber, beberapa anak muda merasa tertarik pada sesama jenis. Kalau ini yang kamu rasakan, jangan langsung menyimpulkan bahwa kamu gay. Kemungkinan besar, perasaan itu akan hilang seiring berjalannya waktu.

”Karena terus-terusan membandingkan diriku dengan anak laki-laki lain, aku mulai tertarik sama mereka. Waktu agak besar, barulah aku mulai suka sama perempuan. Sekarang, perasaan suka dengan sesama jenis sudah hilang.”​—Alan.

 Yang bisa kamu lakukan

  •  Cobalah berpikir positif. Sebenarnya, kamu membutuhkan perubahan fisik dan emosi yang terjadi selama masa puber. Kamu bahkan bisa menjadi percaya diri kalau kamu mengingat kata-kata nabi Daud. Dia berkata, ”Dengan cara yang membangkitkan rasa takut, aku dibuat secara menakjubkan.”—Mazmur 139:14.

  • Jangan membanding-bandingkan diri dan jangan terlalu mengkhawatirkan penampilanmu. Alkitab bilang, ”Manusia melihat apa yang tampak di mata; tetapi Yehuwa, ia melihat bagaimana hatinya.”—1 Samuel 16:7.

  • Pastikan kamu cukup berolahraga dan istirahat. Kalau kamu cukup tidur, kamu tidak akan gampang marah, stres, dan tertekan.

  • Buang pikiran buruk tentang dirimu. Apakah orang memang memperhatikan kamu sampai hal terkecil? Bahkan kalau orang mengomentari pertumbuhanmu, cobalah ikuti nasihat Alkitab ini: ”Jangan berikan hatimu kepada semua perkataan yang diucapkan orang.”—Pengkhotbah 7:21.

  • Coba kendalikan hasrat seksualmu supaya kamu tidak terbawa nafsu. Alkitab berkata, ”Larilah dari percabulan. . . . Ia yang mempraktekkan percabulan berbuat dosa terhadap tubuhnya sendiri.”—1 Korintus 6:18.

  • Berceritalah kepada orang tua atau orang dewasa lain yang bisa dipercaya. Memang, awalnya kamu mungkin merasa malu. Tapi, upayamu akan sebanding dengan manfaat yang kamu terima.​—Amsal 17:17.

Intinya: Masa puber itu tidak mudah. Tapi, itu juga jadi kesempatan yang bagus untuk bertumbuh​—bukan hanya secara fisik, tapi juga secara mental, emosi, dan rohani.​—1 Samuel 2:⁠26.