Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

PERTANYAAN ANAK MUDA

Bagaimana Kita Bisa Memakai Akun Foto di Media Sosial dengan Bijaksana?

Kamu lagi asyik menikmati liburan, dan kamu mau kasih tahu teman-temanmu! Bagaimana caranya? Apakah kamu akan

  1. kirim surat atau kartu pos ke semua temanmu?

  2. kirim e-mail?

  3. taruh foto-foto di media sosialmu?

Waktu orang tuamu seumur kamu, mungkin mereka cuma punya pilihan ”A”.

Beberapa tahun yang lalu, kamu mungkin pilih yang ”B”.

Tapi sekarang, anak muda yang diizinkan memakai media sosial rata-rata akan memilih pilihan ”C”. Apa kamu juga begitu? Kalau ya, artikel ini bisa bantu kamu memakai media sosial dengan bijak.

 Apa saja manfaatnya?

Itu cara yang cepat. ”Waktu aku lagi seru-serunya menikmati liburan atau main sama teman-teman, aku bisa langsung taruh fotoku di media sosial saat itu juga.”​—Melanie.

Itu cara yang mudah. ”Kalau mau tahu kabar teman-temanku, cara yang paling gampang adalah lihat foto-foto terbaru mereka di media sosial. Itu lebih mudah daripada tanya kabar mereka lewat e-mail.”​—Jordan.

Itu membantumu tetap dekat dengan keluarga dan sahabat. ”Beberapa teman dan keluargaku tinggal di tempat yang jauh. Kalau mereka sering taruh foto dan aku juga sering cek akun media sosial mereka, aku jadi seperti ketemu mereka setiap hari!”​—Karen.

 Apa saja bahayanya?

Keselamatanmu bisa terancam. Kalau kamera kita punya fitur yang disebut geotagging, foto yang kita taruh di media sosial sebenarnya memberitahukan lebih banyak informasi daripada yang kita inginkan. Situs Digital Trends melaporkan, ”Kalau kita memakai fitur ini, foto dan hal lain yang kita taruh di Internet bisa menunjukkan lokasi kita. Dengan bantuan perangkat lunak tertentu, orang jahat bisa menemukan kita.”

Atau, itu bisa dimanfaatkan oleh orang jahat untuk tahu mana rumah yang kosong. Digital Trends melaporkan bahwa tiga orang pencuri masuk ke dalam 18 rumah saat pemiliknya sedang tidak ada di sana. Bagaimana mereka tahu bahwa rumah-rumah itu kosong? Lewat Internet, mereka memantau pergerakan orang-orang yang tinggal di rumah itu. Mereka berhasil mencuri barang-barang yang seluruhnya bernilai lebih dari 100.000 dolar AS.

Kamu bisa tidak sengaja melihat foto-foto yang tidak pantas. Beberapa orang tidak malu menaruh apa pun di Internet meski itu bisa dilihat semua orang. Seorang remaja bernama Sarah mengatakan, ”Yang bahaya adalah kalau kita mulai melihat-lihat akun orang yang tidak kita kenal. Itu seperti berjalan-jalan tanpa peta di kota yang belum pernah kita kunjungi. Kita kemungkinan besar akan sampai di daerah yang berbahaya.”

Waktumu bisa terbuang sia-sia. Seorang anak muda bernama Yolanda berkomentar, ”Kalau kita ketagihan melihat foto dan membaca komentar orang-orang, kita jadi tidak bisa lepas dari HP kita karena kita selalu ingin tahu apakah ada yang baru.”

Kalau kita ingin punya akun foto di media sosial, kita harus bisa mengendalikan diri

Seorang gadis bernama Samantha setuju dengan pendapat itu. Dia berkata, ”Aku harus membatasi waktu yang aku pakai untuk main media sosial. Kalau kita ingin punya akun foto di media sosial, kita memang harus bisa mengendalikan diri.”

 Yang bisa kamu lakukan

  • Bertekadlah untuk tidak melihat hal-hal yang buruk. Alkitab berkata, ”Aku tidak akan menaruh di depan mataku perkara yang tidak berguna.”​—Mazmur 101:3.

    ”Aku perhatikan foto-foto apa yang teman-temanku taruh di media sosial. Kalau foto-foto mereka tidak pantas, aku tidak lagi mengikuti akun mereka.”​—Steven.

  • Jangan berteman dengan orang yang tingkah lakunya tidak baik, karena kamu bisa terpengaruh. Alkitab menasihati, ”Janganlah disesatkan. Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang berguna.”​—1 Korintus 15:33.

    ”Kalau ada foto-foto yang lagi terkenal, kita harus hati-hati. Biasanya, foto seperti itu mengandung sesuatu yang tidak pantas, seperti hal-hal cabul atau kata-kata kotor.”​—Jessica.

  • Batasi waktu yang kamu pakai untuk melihat foto di media sosial dan seberapa sering kamu menaruh foto-fotomu. Alkitab berkata, ”Teruslah perhatikan dengan cermat bagaimana kamu berjalan, yaitu bukan sebagai orang yang tidak berhikmat melainkan sebagai orang yang berhikmat, membeli semua waktu yang ada.”​—Efesus 5:​15, 16.

    ”Aku sudah tidak lagi mengikuti akun orang yang terlalu sering membagikan foto. Misalnya, ada orang yang liburan ke pantai dan menaruh 20 foto dari satu kerang yang sama. Lihat foto sebanyak itu buang-buang waktu!”​—Rebekah.

  • Pastikan foto yang kamu taruh tidak membuat orang berpikir bahwa kamu senang jadi pusat perhatian. Rasul Paulus menulis dalam Alkitab, ”Aku memberi tahu setiap orang di antara kamu agar tidak berpikir bahwa dirinya lebih tinggi daripada yang semestinya.” (Roma 12:3) Jangan merasa bahwa semua temanmu pasti senang melihat foto dirimu dan kegiatanmu.

    ”Ada orang yang terus-terusan taruh foto ’selfie’. Aku itu temanmu. Aku sudah tahu mukamu seperti apa. Jadi, kamu tidak usah sering-sering mengingatkan aku!”​—Allison.