FIRMAN ALLAH ADALAH KEBENARAN​—BANTUAN UNTUK BELAJAR ALKITAB

Buku Alkitab 27​—Daniel

Indonesia
Buku Alkitab 27​—Daniel
https://cms-imgp.jw-cdn.org/img/p/1102026527/univ/art/1102026527_univ_sqr_xl.jpg
gwt buku 27

BUKU ALKITAB 27

Daniel

Daniel

INTI: Berbagai nubuat yang dicatat Daniel dan apa yang dia alami selama di Babilon

KAITANNYA DENGAN TEMA ALKITAB: Mengungkapkan kapan Mesias akan muncul dan kapan Yehuwa akan mendirikan Kerajaan-Nya di surga

PENULIS: Daniel

TEMPAT PENULISAN: Babilon

SELESAI DITULIS: ± 536 SM

MASA YANG DITINJAU: 618 sampai ± 536 SM (± 82 tahun)

Kenapa Buku Ini Penting

1. Kapan Yehuwa menugasi Daniel sebagai nabi?

 YEHUWA menugasi Daniel sebagai nabi di masa-masa yang sulit bagi umat Allah. Waktu itu, raja yang mewakili Yehuwa ditawan di Babilon, kota Yerusalem dan bait Allah sudah menjadi puing-puing, dan umat Allah ditawan. Pada saat itulah Yehuwa meminta Daniel untuk menulis bukunya. Di buku ini, kita akan melihat hal-hal menarik apa saja yang akan Yehuwa lakukan sebagai Penguasa atas segalanya.—2:20; 6:26.

Yehuwa menunjukkan bahwa Dia adalah Pengungkap rahasia, Penyelamat, Pemberi upah, dan Penguasa Yang Mahatinggi

2. Di buku Daniel, ada perincian apa saja tentang (a) Kerajaan Allah? (b) Mesias?

  2 Di buku ini, Yehuwa mengungkapkan banyak perincian baru tentang pemerintahan-Nya yang abadi. Misalnya, Dia memberi tahu Daniel apa yang akan dilakukan Kerajaan Allah, seberapa besar kekuasaannya, dari mana itu memerintah, dan siapa yang akan jadi rajanya. (2:​35, 44; 7:​13, 14, 18) Yehuwa juga mengungkapkan kapan Mesias akan muncul, dibunuh, dan mulai memerintah di surga. Melalui sebuah nubuat yang luar biasa, Dia memberi tahu bahwa Mesias akan datang dan dibunuh pada akhir dari ”70 minggu”, dan setelah itu, Yerusalem akan dihancurkan. (9:​24-26; lihat  Kotak 27-A.) Belakangan, peristiwa yang menjadi titik awal dari ”70 minggu” itu dicatat oleh Nehemia. (Neh 2:​1, 5-8) Dalam nubuat lainnya, Daniel mencatat dengan terperinci bahwa Mesias akan mulai memerintah di akhir ”tujuh masa”. (4:​16, 17; lihat  Kotak 27-C.) Waktu Yesus membahas tanda kehadirannya sebagai Raja, dia menyebut akhir masa itu sebagai ”waktu yang ditetapkan bagi bangsa-bangsa”.—Luk 21:​20-24; Mat 24:​1-3, 15.

3. Dari buku Daniel, apa saja yang kita ketahui tentang pemerintahan manusia?

3 Yehuwa juga mengungkapkan perincian tentang bangkit dan jatuhnya pemerintahan manusia tertentu. Daniel pasal 2, 7, 8, dan 10-12 mencatat kuasa-kuasa dunia yang akan muncul sejak zaman Babilon kuno sampai ”zaman akhir”. (12:4; Lamp. B9 nwt) Yehuwa menubuatkan bahwa pemerintahan manusia akan melawan pemerintahan-Nya, menganiaya umat-Nya, dan pada akhirnya akan dihancurkan oleh Kerajaan-Nya. (7:​23-26) Selain itu, penglihatan tentang binatang buas di buku Daniel membantu kita untuk tahu bahwa binatang buas di buku Wahyu memaksudkan pemerintahan manusia.—Dan 7:​15-17; Why 13:​1, 2; 17:3.

4. Apa yang kita pelajari dari apa yang Daniel alami?

4 Di buku Daniel, Yehuwa mengajar kita beberapa hal penting dari apa yang Daniel alami. Kita belajar tentang kesetiaan dari Daniel dan tiga teman Ibraninya yang tidak mau melanggar hukum Allah. (1:8; 3:​16-18; 6:10) Kita juga belajar tentang kerendahan hati dari Daniel yang mengandalkan Yehuwa dalam doa. (2:​19-23; 9:​3-19) Dan, kita belajar tentang keberanian dari Daniel yang menyampaikan hukuman dari Allah kepada raja-raja dan terus berdoa meskipun diancam akan dilempar ke lubang singa.—4:27; 5:​22, 23; 6:​6-10, 16, 17.

5. Di buku Daniel, apa yang Yehuwa ajarkan tentang diri-Nya?

5 Di buku Daniel, Yehuwa banyak mengajar kita tentang sifat-sifat-Nya. Yehuwa menunjukkan bahwa Dia adalah Pengungkap rahasia. Dia dengan baik hati memberi tahu hamba-hamba-Nya tentang berbagai peristiwa di masa depan. (2:47) Dia juga adalah Penyelamat. Dia tidak hanya menyelamatkan hamba-hamba-Nya dari kematian, tapi juga berjanji akan membangkitkan mereka yang setia sampai akhir. (6:27; 12:13) Dan, Dia mengupahi hamba-hamba-Nya yang setia dengan memberi mereka pengertian, pemahaman, dan kekuatan. (1:17; 10:19) Yang terutama, Yehuwa membuktikan bahwa Dia adalah Penguasa Yang Mahatinggi. Hanya Daniel yang menyebut Yehuwa sebagai ”Penguasa kerajaan manusia”. a—4:17; 7:18.

Yang Perlu Diketahui

6. Apa yang kita ketahui tentang Daniel?

 6 Penulis: Daniel berasal dari suku Yehuda. Namanya berarti ”Hakimku Adalah Allah”. Kemungkinan, dia adalah keturunan raja. Dia mungkin masih remaja waktu dibawa ke Babilon pada tahun 617 SM. (1:​1-3, 6, catatan kaki) Dia bertugas di istana raja Babilon dan belakangan menjadi pejabat tinggi di Media-Persia. (1:4; 6:​1, 2) Daniel menjadi sangat bijaksana dan sangat dihormati. Hal itu juga dicatat oleh Nabi Yehezkiel. (Yeh 14:​14, 20; 28:3; Dan 1:​17-20) Daniel mulai melayani sebagai nabi sekitar tahun 606 SM. (2:​1, 19) Dia mendapat penglihatan terakhirnya pada tahun 536 SM. (10:1) Jadi, Daniel mungkin hidup hampir 100 tahun. Selama 78 tahun, dia hidup di bawah pemerintahan Babilon, dan beberapa tahun sebelum kematiannya, dia hidup di bawah pemerintahan Media-Persia. Buku Daniel selesai ditulis kira-kira tahun 536 SM. Tapi, sebagian isinya sudah ditulis dari sebelumnya.—7:1; lihat  Kotak 27-B.

7. Informasi apa saja yang bisa membantu kita lebih memahami buku Daniel?

7 Latar belakang: Tahun 620 SM, Babilon mulai meminta upeti, atau pajak, dari Yehuda. Akhirnya, Yehuda memberontak dan Nebukhadnezar raja Babilon menyerang Yerusalem serta menaklukkan kota itu pada tahun 617 SM. (2Raj 24:​1, 10-12) Lalu, dia membawa keluarga kerajaan dan ”orang-orang penting di negeri itu”, termasuk Daniel, ke Babilon sebagai tawanan. (2Raj 24:15) Tahun 607 SM, Babilon menghancurkan Yerusalem dan menawan lebih banyak orang Yahudi. Tahun 539 SM, Babilon dikalahkan oleh pasukan Media-Persia yang dipimpin oleh Kores Agung. Lalu, Media-Persia mengizinkan Gubernur Zerubabel untuk memimpin orang Yahudi yang tersisa untuk pulang ke Yehuda. Waktu itu, Daniel masih hidup.—Ezr 1:​1-8; 2:​1, 2; Hag 1:1.

8. Buku Daniel bisa dibagi menjadi berapa bagian, dan dalam bahasa apa saja buku ini ditulis?

8 Perincian lainnya: Buku Daniel bisa dibagi menjadi dua bagian. Pasal 1-6 mencatat apa yang dialami Daniel dan teman-temannya serta pesan yang berisi nubuat untuk raja-raja Babilon. Bagian ini ditulis berdasarkan urutan waktu. Pasal 7-12 berisi berbagai penglihatan yang diberikan kepada Daniel. Nah, di awal bukunya, Daniel menggunakan bahasa Ibrani. Lalu, Daniel mencatat nubuat tentang kuasa-kuasa dunia dalam bahasa Aram. (2:4b–7:28) Dan, waktu mencatat pasal 8-12, yang membahas apa yang akan dialami umat Allah selama kuasa-kuasa dunia memerintah, Daniel menggunakan bahasa Ibrani.

Isi Buku Ini

9. Tidak lama setelah sampai di Babilon, apa yang terjadi dengan Daniel dan teman-temannya?

9 Pelatihan di Babilon. (1:​1-21) Tahun 617 SM, Daniel, Hanania, Misyael, dan Azaria b sampai di Babilon dan mulai dilatih untuk bertugas di istana raja. Di sana, mereka menolak makanan raja karena tidak mau melanggar hukum Allah. Hasilnya, Yehuwa memberkati mereka dan membuat mereka lebih bijaksana dari semua orang Babilon.—1:20.

10. Apa yang terjadi di Babilon sekitar tahun 606 SM?

10 Patung yang sangat besar. (2:​1-49) Sekitar tahun 606 SM, Nebukhadnezar bermimpi tentang sebuah patung yang sangat besar. Mimpi itu membuatnya gelisah. Lalu, dia mengancam akan membunuh semua orang bijak di Babilon kalau mereka tidak bisa memberi tahu dia isi dan arti dari mimpinya. Waktu Daniel memberi tahu isi dan arti mimpi itu, Nebukhadnezar mengakui bahwa Yehuwa adalah ”Allah Pengungkap rahasia”. Dia pun menjadikan Daniel penguasa atas Provinsi Babilon. Dia juga mengangkat Hanania, Misyael, dan Azaria menjadi pejabat pemerintahan di sana.

11. Tantangan apa yang dihadapi ketiga pemuda Ibrani, tapi apa hasilnya?

11 Ruang pembakaran. (3:​1-30) Pada tahun 606 SM atau beberapa waktu setelahnya, Nebukhadnezar meresmikan sebuah patung emas yang sangat besar. Waktu Hanania, Misyael, dan Azaria tidak mau sujud menyembah patung itu, Nebukhadnezar melemparkan mereka ke dalam ruang pembakaran. Tapi, Yehuwa mengutus malaikat-Nya untuk menyelamatkan mereka. Hasilnya, Nebukhadnezar memuji Yehuwa, mengeluarkan perintah yang melindungi ibadah kepada Yehuwa, dan menaikkan pangkat ketiga pemuda Ibrani itu.

12. Apa isi Daniel pasal 4?

 12 Pohon yang sangat besar. (4:​1-37) Di pasal ini, Daniel menyalin surat dari Nebukhadnezar yang mungkin ditulis tidak lama setelah tahun 600 SM. Dia menceritakan mimpinya tentang sebuah pohon yang ditebang dan tunggulnya diikat selama ”tujuh masa”. Lalu, dia menceritakan arti mimpinya yang diberitahukan oleh Daniel. (4:25; lihat  Kotak 27-C.) Mimpi itu menjadi kenyataan waktu Nebukhadnezar menjadi tidak waras dan tidak bisa memerintah selama beberapa waktu. Nebukhadnezar mengakhiri surat itu dengan memuji Yehuwa dan mengakui bahwa Dia adalah Penguasa atas segalanya.

13. Nubuat apa yang menjadi kenyataan pada tahun 539 SM?

13 Tulisan di dinding. (5:​1-31) Pada 5 Oktober 539 SM, Belsyazar raja Babilon melihat sebuah tangan menulis pesan misterius di dinding. Jadi, dia memanggil Daniel dan memintanya untuk mengartikan pesan itu. Daniel, yang waktu itu mungkin berumur 90-an, menubuatkan bahwa Babilon akan dikalahkan Kerajaan Media-Persia. Malam itu juga, Belsyazar dibunuh, Babilon dikalahkan, dan Darius orang Media menjadi raja.—5:​30, 31.

14. Kesulitan apa yang Daniel hadapi di masa tuanya?

14 Lubang singa. (6:​1-28) Tidak lama setelah Babilon jatuh, Darius mengangkat Daniel sebagai pejabat tinggi. Tapi, para pejabat lainnya iri kepada Daniel. Mereka mengatur supaya Daniel dibunuh dengan alasan berdoa kepada Yehuwa. Daniel pun dilemparkan ke lubang singa. Tapi, Yehuwa menyelamatkan Daniel, dan Darius memerintahkan semua orang di kerajaannya untuk menghormati Yehuwa.

15. Dalam penglihatan tentang empat binatang buas, Yehuwa mengambil kekuasaan dari siapa dan memberikannya kepada siapa?

15 Empat binatang buas. (7:​1-28) Tahun 553 SM, Daniel, yang berumur kurang lebih 80 tahun, menceritakan sebuah penglihatan tentang empat binatang buas, yang memaksudkan empat kerajaan, atau pemerintahan. Binatang buas keempat punya sepuluh tanduk. Tiga tanduk di antaranya digantikan sebuah tanduk kecil. (7:8) Lalu, Daniel melihat seseorang seperti putra manusia mendapat kekuasaan yang abadi. (7:​13, 14) Setelah itu, Daniel diberi tahu bahwa tanduk kecil itu mengganggu ”orang-orang suci” selama tiga setengah masa. (7:​21, 25) Yehuwa mengambil kekuasaan dari tanduk itu, binatang buas yang keempat dibinasakan, dan ”orang-orang suci milik Yang Mahatinggi” diberi kerajaan yang abadi.—7:​26, 27.

16. Apa yang terjadi dengan domba jantan dan kambing jantan di penglihatan Daniel?

16 Domba jantan dan kambing jantan. (8:​1-27) Tahun 551 SM, setahun sebelum Kores menyatukan Kerajaan Media-Persia, Daniel mendapat penglihatan tentang seekor domba jantan bertanduk dua yang dibunuh oleh seekor kambing jantan yang punya sebuah tanduk besar. Domba itu memaksudkan Kerajaan Media-Persia, dan kambing itu memaksudkan Yunani. Tanduk kambing itu patah dan digantikan empat tanduk lain. Dari salah satu tanduk itu, muncul satu tanduk kecil, yang memaksudkan seorang raja yang agresif. Pada zaman akhir, raja itu menyombongkan diri dan berusaha memusnahkan tempat kudus. Tapi setelah 2.300 hari, tempat kudus itu dibuat benar lagi seperti sebelumnya. Dan akhirnya, raja itu ”dipatahkan tanpa campur tangan manusia”.—8:25.

17. Setelah Daniel berdoa, apa yang Gabriel beri tahukan kepadanya?

17 Nubuat 70 tahun dan 70 minggu. (9:​1-27) Kemungkinan di awal tahun 539 SM, bahkan sebelum Kores memberikan perintah untuk membebaskan orang Yahudi, Daniel memahami bahwa masa kehancuran Yerusalem selama 70 tahun akan segera berakhir. c (2Taw 36:23; Ezr 1:​1-11; 2:64) Lalu, dia berdoa memohon kepada Yehuwa supaya ibadah di bait bisa dipulihkan. Malaikat Gabriel pun datang dan memberi tahu Daniel tentang ”70 minggu”, yang satu minggunya memaksudkan tujuh tahun. (9:​24, catatan kaki) Nubuat yang disampaikan malaikat itu menceritakan berbagai peristiwa: Dosa manusia akan diampuni; Yerusalem akan dibangun kembali; Mesias akan datang lalu dibunuh; ”kota dan tempat kudus itu” akan dimusnahkan; ”perjanjian itu” akan terus berlangsung sampai akhir 70 minggu; dan pada pertengahan minggu itu, persembahan akan dihentikan.—9:​26, 27.

18. Apa saja yang Daniel lihat di penglihatan terakhirnya?

18 Dua raja yang bermusuhan. (10:1–12:13) Tahun 536 SM, Daniel, yang berumur kira-kira 100 tahun, mendapat penglihatan yang terakhir tentang ”akhir masa”. (10:14) Daniel diberi tahu bahwa raja Persia ”akan mengerahkan segalanya untuk melawan kerajaan Yunani”. (11:2) Lalu, kerajaan dari raja yang perkasa terbagi menjadi empat. Selain itu, raja utara dan raja selatan saling berebut kekuasaan. Selama masa-masa itu, tempat suci Allah dinodai, persembahan rutin dihentikan, dan ”hal menjijikkan yang membawa kehancuran” didirikan. (11:​29-31) Pada zaman akhir, kedua raja yang bermusuhan itu ”saling menekan”. Belakangan, raja utara memasuki ”Negeri yang Indah”. (11:​40-45) Selama masa yang sangat sulit, Mikhael bertindak demi orang-orang suci. Lalu, seorang malaikat bertanya, ”Berapa lama semua hal menakjubkan ini akan terjadi?” Malaikat lain menyebutkan tentang tiga setengah masa. Setelah itu, dia menyebutkan tentang 1.290 hari dan 1.335 hari. Kemudian, Daniel diberi tahu bahwa dia akan beristirahat lalu bangkit ”pada waktunya”. (12:​6, 7, 11-13) Tidak lama setelah penglihatannya berakhir, Daniel menyelesaikan buku yang menggunakan namanya itu.

Manfaat Buku Daniel

  1. 1. MEMPERKUAT PERSAHABATAN DENGAN YEHUWA

    1. a. Bagaimana Yehuwa terbukti sebagai Sahabat yang setia untuk Daniel? (1:​9, 17; 2:23; 6:22; 9:4) Dari sini, apa yang bisa Saudara pelajari tentang Yehuwa?

    2. b. Di buku Daniel, nama Allah muncul 19 kali, dan 14 kali di antaranya muncul dalam salah satu doa Daniel. (9:​4-19) Apa seharusnya fokus Saudara waktu berdoa, dan kenapa? (Mat 6:9)

  2. 2. MEMPERDALAM PEMAHAMAN ALKITAB

    1. a. Bagaimana Daniel 7:​13, 14, 18 berkaitan dengan tema Alkitab dan kehendak Yehuwa? (Why 1:6; 14:1)

    2.  b. Bagaimana Daniel 9:​24-27 membantu Saudara untuk tahu kapan Mesias datang? (Lihat  Kotak 27-A.) Di ayat-ayat itu, peristiwa apa lagi yang dinubuatkan, dan kapan itu menjadi kenyataan?

  3. 3. MENERAPKAN PELAJARANNYA

    1. a. Waktu Daniel dan tiga temannya terpisah dari orang tua mereka, godaan apa yang mereka hadapi di istana raja? (1:​3-8) Dari kisah ini, apa yang orang tua bisa pelajari?

    2.  b. Daniel dikenal sebagai hamba Yehuwa yang setia. (6:​16, 20) Apa yang bisa Saudara pelajari dari teladan Daniel sejak dia muda sampai tua? (Yeh 14:14; Dan 10:​11, 19; lihat  Kotak 27-B.)

  4. 4. MANFAAT APA LAGI YANG SAUDARA DAPATKAN DARI BUKU DANIEL?

a Buku Daniel berisi beberapa perincian yang tidak muncul di buku-buku lain di Kitab-Kitab Ibrani. Misalnya, hanya Daniel yang mencatat nama-nama malaikat dan menggunakan istilah ”zaman akhir”.—8:17; 9:21; 12:1.

b Teman-teman Daniel lebih dikenal dengan nama Babilon, yaitu Syadrakh, Mesyakh, dan Abednego. Daniel juga punya nama Babilon, yaitu Beltesyazar.—1:​6, 7.

c Kores sepertinya membebaskan orang Yahudi pada awal musim semi (sekitar April) tahun 537 SM. Dengan begitu, mereka punya cukup waktu untuk melakukan perjalanan ke Yerusalem dan membangun mezbah pada hari pertama bulan ketujuh kalender Yahudi (September-Oktober). Itu tepat 70 tahun sejak Yerusalem ditelantarkan.—2Taw 36:​20-23; 2Raj 25:​22-26; Ezr 3:​1, 2.