Langsung ke konten

Saksi-Saksi Yehuwa

Pilih bahasa Indonesia

Apakah Alkitab Mengajarkan Bahwa Bumi Itu Datar?

Jawaban Alkitab

Tidak, Alkitab tidak mengajarkan bahwa bumi itu datar. * Alkitab memang bukan buku sains. Tapi, isi Alkitab tidak pernah bertentangan dengan ilmu pengetahuan. Isinya selalu ”bisa dipercaya sepenuhnya”.​—Mazmur 119:138.

 Apa artinya ”keempat ujung bumi” dalam Alkitab?

Ungkapan ”keempat ujung bumi” dan ”ujung-ujung bumi” dalam Alkitab tidak bisa diartikan apa adanya, seolah-olah bumi itu berbentuk persegi atau ada ujungnya. (Yesaya 11:12; Ayub 37:3) Sebaliknya, ungkapan itu sebenarnya memaksudkan seluruh permukaan bumi. Alkitab juga menggunakan istilah empat arah mata angin untuk memaksudkan hal yang serupa.​—Lukas 13:29.

Istilah Ibrani yang diterjemahkan menjadi ”ujung” kelihatannya adalah ungkapan yang berasal dari kata ”sayap”. ”Karena sayap burung dibentangkan untuk memayungi anak-anaknya,” menurut The International Standard Bible Encyclopedia, ”[istilah Ibrani ini] mengandung gagasan tentang bagian tepi dari sesuatu yang direntangkan.” Karya referensi itu juga menjelaskan bahwa dalam Ayub 37:3 dan Yesaya 11:12, ”istilah itu berarti pesisir, batas, atau tepi permukaan daratan di bumi”. *

 Bagaimana dengan peristiwa saat Yesus digoda Iblis?

Sewaktu menggoda Yesus, Iblis membawa dia ”ke sebuah gunung yang luar biasa tinggi dan memperlihatkan semua kerajaan di dunia dan kemuliaannya”. (Matius 4:8) Karena kisah itu mengatakan bahwa hal-hal itu bisa dilihat dari suatu lokasi tertentu, ada yang beranggapan bahwa seluruh bumi itu datar. Tapi, ”gunung yang luar biasa tinggi” kelihatannya hanyalah suatu ungkapan, tidak memaksudkan gunung sungguhan. Perhatikan kenapa kesimpulan itu masuk akal.

  • Kita tidak bisa melihat semua kerajaan di dunia ini dari puncak gunung mana pun di bumi.

  • Iblis tidak hanya memperlihatkan kepada Yesus semua kerajaan tapi juga ”kemuliaannya”. Perincian seperti itu tidak mungkin bisa dilihat dari jauh. Jadi, Iblis sepertinya membuat Yesus melihat hal-hal itu melalui semacam ilusi atau penglihatan. Ini mungkin mirip dengan seseorang yang memakai layar bioskop untuk menunjukkan gambar-gambar dari berbagai tempat di bumi.

  • Catatan lain tentang kisah ini menunjukkan bahwa Iblis ”dalam sekejap memperlihatkan kepada [Yesus] semua kerajaan dunia”. (Lukas 4:5) Secara alami, mata manusia tidak bisa melihat hal-hal itu dalam sekejap. Ini menunjukkan bahwa semua hal itu tidak benar-benar ada di depan Yesus, tapi Iblis menampilkannya dengan cara lain.

^ par. 3 Alkitab mencatat ”ada Allah yang tinggal di atas lingkaran bumi”. (Yesaya 40:22, catatan kaki) Meski tidak semua pakar sependapat, beberapa pakar menulis bahwa kata ”lingkaran” dalam bahasa aslinya bisa juga diterjemahkan menjadi ”bulatan”. Tapi yang pasti, Alkitab tidak pernah mendukung teori bahwa bumi itu datar.

^ par. 8 Edisi Revisi, Jilid 2, halaman 4.