Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Menara Pengawal  |  Desember 2015

 TOPIK UTAMA | ANDA BISA MENGERTI ALKITAB

Buku yang Bisa Dimengerti

Buku yang Bisa Dimengerti

Alkitab adalah buku yang sangat tua. Berapa umurnya? Alkitab mulai ditulis di Timur Tengah sekitar 3.500 tahun yang lalu. Itu berarti pada masa pemerintahan dinasti Shang di Tiongkok dan sekitar sepuluh abad sebelum agama Buddha dimulai di India.—Lihat kotak ” Fakta tentang Alkitab”.

Alkitab menyediakan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan penting soal kehidupan

Sebuah buku bisa bermanfaat hanya jika buku itu bisa dimengerti dan tidak ketinggalan zaman. Alkitab adalah buku seperti itu, yang menyediakan jawaban yang memuaskan atas pertanyaan penting soal kehidupan.

Misalnya, Anda mungkin berpikir, ’Apa tujuan hidup manusia?’ Pertanyaan ini sudah lama membuat banyak orang bingung. Tapi, jawabannya ada di dua pasal pertama dari buku Kejadian, buku pertama dalam Alkitab. Dua pasal itu menjelaskan ”mulanya” atau awal dari alam semesta, galaksi, bintang, dan bumi yang diciptakan miliaran tahun lalu. (Kejadian 1:1) Alkitab juga menjelaskan bagaimana bumi bisa ditinggali, makhluk hidup diciptakan, dan bagaimana manusia bisa ada, serta alasan semua itu diciptakan.

CARA PENULISANNYA BISA DIMENGERTI

Alkitab berisi nasihat yang bisa membantu kita menyelesaikan masalah sehari-hari. Nasihatnya mudah dimengerti. Ini karena dua hal berikut:

Pertama, Alkitab ditulis dengan bahasa yang jelas, langsung, dan menarik. Alkitab tidak menggunakan kata-kata yang abstrak atau misterius, tapi kata-katanya jelas dan cocok untuk manusia. Jika ada ungkapan yang sulit, itu dijelaskan dengan kata-kata yang bisa kita mengerti.

Contohnya, Yesus mengajar dengan banyak ilustrasi sederhana yang dikenal orang agar bisa menyentuh hati mereka. Banyak di antaranya ada dalam Khotbah di Gunung, yang dicatat di pasal 5 sampai 7 dari buku Matius dalam Alkitab. Seorang komentator menyebut pengajaran Yesus itu sebagai ”khotbah yang jelas”. Tujuan khotbah itu ”bukan agar kita bingung dengan banyak  penjelasan, tapi sebagai panduan untuk tingkah laku”. Anda bisa membaca pasal itu dalam 15 sampai 20 menit dan Anda akan kagum melihat betapa sederhana dan hebatnya kata-kata Yesus.

Kedua, isi Alkitab mudah dimengerti. Ini bukan buku mitos atau dongeng. Tapi, seperti yang ditulis The World Book Encyclopedia, buku ini ”tentang orang-orang yang hebat dan rakyat biasa serta perjuangan, harapan, kegagalan, dan keberhasilan mereka”. Kita bisa dengan mudah merasakan dan mengerti kisah-kisah tentang tokoh-tokoh, peristiwa, dan pelajaran penting dalam Alkitab.Roma 15:4.

TERSEDIA UNTUK SEMUA ORANG

Anda bisa mengerti sebuah buku jika ditulis dalam bahasa yang Anda mengerti. Sekarang, tidak soal tempat tinggal atau asal Anda, Alkitab kemungkinan besar tersedia dalam bahasa yang bisa Anda mengerti. Bagaimana caranya?

Penerjemahan. Alkitab awalnya ditulis dalam bahasa Ibrani, Aram, dan Yunani. Tapi, hanya sedikit yang mengerti bahasa itu. Maka, para penerjemah bekerja keras agar Alkitab tersedia dalam banyak bahasa lain. Sekarang, Alkitab sudah diterjemahkan, seluruh atau sebagian, dalam sekitar 2.700 bahasa. Ini berarti lebih dari 90 persen orang bisa membaca setidaknya sebagian dari Alkitab dalam bahasa sehari-hari mereka.

Pencetakan. Teks asli Alkitab ditulis pada bahan-bahan yang mudah rusak, seperti kulit atau papirus. Maka, tulisan-tulisan itu terus disalin dengan hati-hati agar tidak hilang. Salinan itu harganya mahal dan sedikit orang yang mampu membelinya. Tapi, sejak ditemukan mesin cetak Gutenberg lebih dari 550 tahun lalu, penyebarluasan Alkitab jadi lebih cepat. Menurut perkiraan, lebih dari lima miliar salinan, seluruh atau sebagian Alkitab, sudah disebarkan.

Tidak ada yang bisa menandingi Alkitab dalam hal ini. Jelaslah, Alkitab adalah buku yang bisa dimengerti. Tapi, itu tidak selalu mudah. Namun, ada bantuan. Di mana? Dan, bagaimana Anda bisa mendapat manfaat? Temukan jawabannya dalam artikel berikut.