Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Menara Pengawal  |  September 2015

 TOPIK UTAMA | SIAPAKAH SAKSI-SAKSI YEHUWA?

Seperti Apakah Saksi-Saksi Yehuwa?

Seperti Apakah Saksi-Saksi Yehuwa?

Kami adalah organisasi internasional yang tidak menjadi bagian dari kelompok agama lainnya. Walau kantor pusat kami di Amerika Serikat, kebanyakan Saksi-Saksi Yehuwa tinggal di negeri lain. Bahkan, ada sekitar delapan juta Saksi-Saksi Yehuwa di lebih dari 230 negeri yang mengajarkan Alkitab kepada orang lain. Ini kami lakukan karena Yesus berkata, ”Kabar baik kerajaan ini akan diberitakan di seluruh bumi yang berpenduduk sebagai suatu kesaksian kepada semua bangsa.”Matius 24:14.

Di mana pun kami tinggal, kami menaati hukum selama itu sesuai dengan hati nurani. Tapi, kami berusaha netral secara politik. Kami menaati perintah Yesus kepada orang Kristen agar ’tidak menjadi bagian dari dunia’. Maka, kami tidak terlibat dalam kegiatan dan pertikaian politik ataupun mendukung peperangan. (Yohanes 15:19; 17:16) Bahkan, selama Perang Dunia II, Saksi-Saksi Yehuwa dipenjarakan, disiksa, dan diperlakukan dengan lebih parah karena mereka tetap netral. Mantan Uskup Jerman menulis, ”Mereka dapat dengan sah menyatakan diri sebagai satu-satunya organisasi besar yang menolak dinas militer karena alasan hati nurani pada masa Rezim Nazi.”

”[Saksi-Saksi Yehuwa] memiliki nilai-nilai moral yang luhur. Kita butuh orang-orang rendah hati seperti mereka untuk duduk bahkan di kursi politik tertinggi, tapi kita tidak akan bisa melakukan hal itu. . . . Mereka mengakui wewenang pemerintah tapi mereka percaya hanya Kerajaan Allah yang bisa menyelesaikan semua problem manusia.”—Surat kabar Nová Svoboda, Republik Cheska

Tapi, kami tidak antisosial. Yesus berdoa kepada Allah mengenai pengikutnya, ”Aku memohon kepadamu, bukan untuk mengambil mereka dari dunia.” (Yohanes 17:15) Oleh karena itu, Anda bisa melihat kami bekerja, belanja, dan pergi ke sekolah.