Apakah Anda rajin berdoa? Banyak orang, bahkan yang ateis, sering berdoa. Tapi, apa tujuannya? Menurut sebuah survei, setengah dari warga Prancis kadang-kadang berdoa atau bermeditasi ”supaya hati lebih tenang”. Namun doa mereka bukanlah suatu bentuk ibadat. Seperti orang Eropa pada umumnya, mereka hanya ingin mendapatkan ”ketenangan batin yang dihasilkan oleh doa”. Ada juga orang beragama yang berdoa kepada Allah hanya kalau ada masalah, lalu berharap doanya segera dijawab.Yesaya 26:16.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda merasa bahwa doa hanyalah cara untuk menenangkan pikiran? Jika Anda percaya kepada Allah, apakah Anda merasakan manfaatnya berdoa? Atau, apakah doa-doa Anda sepertinya tidak dijawab? Alkitab bisa membantu Anda mengerti manfaat doa, bukan sebagai obat penenang hati dan pikiran, melainkan sebagai sarana berharga untuk mendekat kepada Allah.