Mungkinkah kita hidup selamanya?

Apa yang dapat membebaskan kita dari kematian?

Manusia pertama, Adam, hidup selama ratusan tahun. Namun akhirnya, ia menjadi tua dan mati. Sejak saat itu, manusia telah mencoba segala macam cara agar awet muda. Tetapi, tidak ada orang yang pernah bisa menghindari kematian. Mengapa? Adam menjadi tua dan mati karena ia berdosa dengan tidak menaati Allah. Kita menjadi tua karena Adam mewariskan kepada kita dosa dan akibatnya, yaitu kematian.Baca Kejadian 5:5; Roma 5:12.

Agar dapat menikmati kehidupan abadi, harus ada seseorang yang membayar tebusan bagi kita. (Ayub 33:24, 25) Tebusan adalah sesuatu yang dibayarkan untuk membebaskan seseorang. Dalam kasus kita, kita perlu dibebaskan dari kematian. (Keluaran 21:29, 30) Yesus membayar tebusan dengan mati bagi kita.Baca Yohanes 3:16.

Bagaimana kita bisa mendapatkan kehidupan abadi?

Tidak semua orang akan dibebaskan dari penyakit dan penuaan. Kehidupan tidak akan dikaruniakan kepada orang yang, seperti Adam, tidak menaati Allah. Kehidupan abadi hanya bisa dinikmati oleh orang yang telah diampuni dosanya.Baca Yesaya 33:24; 35:3-6.

Agar diampuni, ada yang harus kita lakukan. Kita perlu mengenal Allah dengan mempelajari Firman-Nya, Alkitab. Hasilnya, kita bisa mengetahui cara menikmati kehidupan yang lebih baik serta mendapat perkenan Allah dan kehidupan abadi.Baca Yohanes 17:3; Kisah 3:19.