Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Menara Pengawal  |  Oktober 2012

 Untuk Kaum Muda

Waspadailah Ambisi!

Waspadailah Ambisi!

Petunjuk: Kerjakan soal ini di tempat yang tenang. Sambil membaca ayatnya, bayangkan kamu ada di sana dan menyaksikan apa yang terjadi. Bayangkan adegannya. Dengarkan suaranya. Rasakan emosi tokoh-tokohnya. Buatlah kisahnya menjadi hidup.

Tokoh utama: Daud, Absalom, Yoab

Ringkasan: Absalom berupaya merebut takhta bapaknya.

ANALISIS ADEGANNYA.​BACA 2 SAMUEL 14:25-33; 15:1-17; 18:9-17, 30-33.

Dalam bayanganmu, bagaimana rupa Absalom? (Baca lagi 2 Samuel 14:25, 26.)

Menurutmu, bagaimana sikap dan nada suara Absalom sewaktu ia berupaya mengambil hati orang-orang yang mendatangi raja untuk mendapat keadilan? (Baca lagi 2 Samuel 15:2-6.)

Sifat-sifat apa yang kamu lihat dalam diri Absalom dari peristiwa yang dicatat di 2 Samuel 14:28-30?

GALI LEBIH DALAM.

Persiapan apa yang Absalom lakukan untuk merebut takhta? (Petunjuk: Baca 2 Samuel 13:28, 29. Amnon adalah putra sulung Daud dan ahli waris takhta.)

Meskipun Absalom berambisi dan berupaya memuliakan diri, bagaimana sebenarnya pandangan orang-orang terhadapnya, yang terlihat dari cara ia dikuburkan? (Baca lagi 2 Samuel 18:17.)

Menurutmu, apa saja yang mungkin membuat Absalom menjadi ambisius? (Sebagai pembanding, baca catatan tentang Diotrefes di 3 Yohanes 9, 10.)

 Bagaimana perasaan Daud karena tindakan Absalom? (Petunjuk: Baca Mazmur 3, yang ditulis Daud pada saat pemberontakan Absalom.)

PELAJARANNYA BAGIMU. TULIS APA YANG KAMU PELAJARI TENTANG . . .

Bahayanya ambisi.

Kepedihan hati yang dapat ditimbulkan seseorang atas orang lain, termasuk orang tua.

RENUNGKAN LEBIH LANJUT.

Bagaimana kamu bisa jatuh ke dalam jerat ambisi?

Bagaimana kamu dapat menghindari kesombongan?

DARI KISAH INI, APA YANG PALING BERMANFAAT BAGIMU, DAN MENGAPA?

Saran: Bayangkan akhir cerita yang berbeda. Apa yang akan terjadi seandainya Absalom rendah hati dan tidak ambisius?​—Amsal 18:12.