Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Menara Pengawal—Edisi Pelajaran  |  November 2015

Pertanyaan Pembaca

Pertanyaan Pembaca

Apa buktinya bahwa kota Yerikho kuno ditaklukkan dalam waktu singkat?

Menurut Yosua 6:10-15, 20, pasukan Israel berbaris mengelilingi Yerikho satu kali sehari selama enam hari. Pada hari ketujuh, mereka mengelilingi kota itu tujuh kali, lalu Allah meruntuhkan tembok-tembok kota yang kuat. Maka, pasukan Israel bisa memasuki Yerikho dan menaklukkannya. Apakah bukti arkeologis mendukung apa yang Alkitab katakan tentang pengepungan Yerikho yang singkat?

Pada zaman dahulu, pasukan musuh umumnya mengepung kota yang dikelilingi tembok sebelum menyerang kota itu. Jika pengepungan berlangsung lama, penduduk kota pasti menghabiskan kebanyakan persediaan makanan mereka. Dan, ketika pasukan musuh berhasil masuk ke kota, mereka akan menjarah apa pun, termasuk makanan yang tersisa. Itulah sebabnya, di reruntuhan kota-kota di Palestina yang pernah dikepung, para arkeolog hampir tidak pernah menemukan makanan. Tapi, reruntuhan Yerikho berbeda. Biblical Archaeology Review mengomentari, ”Selain tembikar, yang paling banyak ditemukan di reruntuhan itu adalah biji-bijian. . . . Menemukan biji-bijian sebanyak itu tidaklah lazim.”

Menurut Alkitab, Israel tidak menjarah biji-bijian di Yerikho karena Allah Yehuwa melarang hal itu. (Yos. 6:17, 18) Orang Israel melakukan penyerangan pada musim semi, persis setelah musim panen, sehingga stok biji-bijian sangat limpah. (Yos. 3:15-17; 5:10) Banyaknya biji-bijian yang tertinggal di Yerikho membuktikan bahwa pengepungan oleh Israel hanya berlangsung sebentar, seperti yang Alkitab katakan.