Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Menara Pengawal—Edisi Pelajaran  |  Oktober 2013

Ciptaan Membuktikan Adanya Allah

Ciptaan Membuktikan Adanya Allah

”Yehuwa, ya, Allah kami, engkau layak menerima kemuliaan . . . karena engkau menciptakan segala sesuatu.”PNY. 4:11.

1. Apa yang harus kita lakukan agar iman kita tetap kuat?

BANYAK orang mengatakan bahwa mereka baru mau percaya kalau mereka sudah melihatnya sendiri. Padahal, Alkitab mengatakan bahwa ”tidak seorang pun pernah melihat Allah”. (Yoh. 1:18) Bagaimana kita dapat membantu orang-orang seperti itu agar beriman kepada Yehuwa? Dan, apa yang bisa kita lakukan agar iman kita sendiri kepada Yehuwa, ”Allah yang tidak kelihatan”, tetap kuat? (Kol. 1:15) Pertama-tama, kita harus mengetahui ajaran apa saja yang mengaburkan kebenaran tentang Yehuwa. Lalu, kita harus terampil menggunakan Alkitab untuk membuktikan bahwa ajaran-ajaran itu ”menentang pengetahuan tentang Allah”.2 Kor. 10:4, 5.

2, 3. Dua ajaran apa yang membutakan orang sehingga tidak mengetahui kebenaran tentang Allah?

2 Satu ajaran palsu yang membutakan banyak orang sehingga tidak mengetahui kebenaran tentang Allah adalah evolusi. Ajaran ini bertentangan dengan Alkitab dan menyatakan bahwa semua bentuk kehidupan tidak diciptakan, tapi ada dengan sendirinya. Seandainya itu benar, orang tidak tahu alasan mereka hidup dan tidak punya harapan untuk kehidupan yang lebih baik.

3 Di pihak lain, ada orang Kristen yang mengajarkan bahwa alam semesta, termasuk bumi dan segala isinya, baru berumur beberapa ribu tahun. Ajaran ini disebut kreasionisme, dan penganutnya bisa jadi sangat menghargai Alkitab. Namun, mereka berpendapat bahwa beberapa ribu tahun yang lalu Allah menciptakan segala sesuatu dalam waktu enam kali 24 jam. Mereka menolak bukti ilmiah yang bertentangan dengan pandangan mereka. Akibatnya, orang menganggap Alkitab tidak masuk akal dan tidak akurat. Para pendukung kreasionisme mirip dengan orang-orang pada abad pertama yang bersemangat untuk beribadat kepada Allah  ”tetapi tidak menurut pengetahuan yang saksama”. (Rm. 10:2) Bagaimana kita dapat menggunakan Firman Allah untuk merobohkan ajaran evolusi dan kreasionisme ”yang dibentengi dengan kuat”? * Kita sendiri harus berupaya keras memperoleh pengetahuan yang saksama tentang apa yang Alkitab ajarkan.

IMAN DIDASARKAN ATAS BUKTI DAN LOGIKA

4. Iman kita harus didasarkan atas apa?

4 Alkitab mengajar kita untuk menghargai pengetahuan. (Ams. 10:14) Yehuwa ingin agar iman kita kepada-Nya didasarkan atas bukti dan logika, bukan atas filsafat manusia atau tradisi agama. (Baca Ibrani 11:1.) Untuk membangun iman yang kuat akan Allah, pertama-tama kita harus yakin bahwa Yehuwa itu ada. (Baca Ibrani 11:6.) Kita yakin akan hal itu bukan karena asal percaya, tapi setelah kita memeriksa fakta-faktanya dan menggunakan ’daya nalar’.Rm. 12:1.

5. Apa satu alasan kita bisa yakin bahwa Allah itu ada?

5 Rasul Paulus memberikan satu alasan kita bisa yakin bahwa Allah itu ada, meskipun kita tidak bisa melihat-Nya. Mengenai Yehuwa, Paulus menulis, ”Sifat-sifatnya yang tidak kelihatan, yaitu kuasanya yang kekal dan Keilahiannya, jelas terlihat sejak penciptaan dunia, karena sifat-sifat tersebut dipahami melalui perkara-perkara yang diciptakan.” (Rm. 1:20) Bagaimana Saudara bisa membantu orang yang meragukan adanya Allah? Saudara bisa membantu mereka memercayai kata-kata Paulus melalui beberapa karya ciptaan berikut ini, yang memperlihatkan kuasa dan hikmat Allah.

CIPTAAN MENUNJUKKAN KUASA ALLAH

6, 7. Kuasa Yehuwa terlihat dari dua perisai apa?

6 Kuasa Yehuwa terlihat dari dua perisai yang melindungi kita, yaitu atmosfer dan medan magnet bumi. Misalnya, atmosfer tidak hanya menyediakan udara yang kita hirup, tapi juga melindungi kita dari meteor yang menghujani bumi. Batu-batu besar itu biasanya akan terbakar habis di atmosfer sebelum menghantam bumi sehingga kerusakan besar bisa terhindarkan. Sewaktu itu terbakar, kita akan melihat kilasan-kilasan cahaya terang yang indah di langit pada malam hari.

7 Perisai pelindung lain berasal dari bagian dalam bumi, yaitu medan magnet. Inti luar bumi, yang sebagian besar berupa besi cair, menimbulkan medan magnet yang kuat yang menyelimuti bumi dan membentang jauh ke angkasa. Perisai ini melindungi kita dari radiasi yang terpancar dari lidah api dan ledakan di lapisan terluar matahari. Namun syukurlah, berkat adanya medan magnet bumi, semburan energi ini tidak menghanguskan kehidupan di permukaan bola bumi kita. Energi itu diserap dan dipantulkan kembali. Kita dapat menyaksikan bukti bekerjanya medan magnet bumi ini dari cahaya berwarna-warni yang menari-nari di langit dekat Kutub Utara dan Selatan. Tak diragukan lagi, ’kuasa Yehuwa sangat besar’.Baca Yesaya 40:26.

ALAM MENUNJUKKAN HIKMAT ALLAH

8, 9. Mengapa siklus-siklus yang menunjang kehidupan memperlihatkan hikmat Yehuwa?

8 Kita bisa melihat hikmat Yehuwa dari caranya Ia menjaga kehidupan tetap ada di bumi. Sebagai gambaran: Bayangkan sebuah kota yang dikelilingi tembok dan padat penduduknya. Air bersih tidak bisa masuk ke kota itu dan sampah tidak bisa dibuang ke luar. Kota seperti itu pasti segera menjadi kotor dan tidak bisa dihuni  lagi. Dalam beberapa hal, bumi kita mirip kota itu. Jumlah air bersihnya terbatas, dan sampah tidak bisa dibuang ke luar bumi. Tapi, bumi bisa memenuhi kebutuhan miliaran makhluk hidup, generasi demi generasi. Bagaimana mungkin? Karena ada siklus-siklus yang bisa mendaur ulang zat-zat yang penting untuk kehidupan.

9 Perhatikan siklus oksigen. Miliaran makhluk menghirup oksigen dan membuang karbon dioksida. Namun, persediaan oksigen tidak pernah habis, dan atmosfer tidak pernah dipenuhi dengan gas ”buang”, atau karbon dioksida. Mengapa? Karena ada proses menakjubkan yang dikenal sebagai fotosintesis. Tumbuhan hijau menyerap karbon dioksida, air, sinar matahari, dan zat-zat gizi, lalu menghasilkan karbohidrat dan oksigen. Oksigen tersebut kita hirup dan siklus itu pun berulang. Yehuwa menggunakan tumbuh-tumbuhan yang memang Ia rancang untuk memberikan ’kehidupan dan napas kepada semua orang’. (Kis. 17:25) Hikmat-Nya benar-benar luar biasa!

10, 11. Bagaimana kupu-kupu raja dan capung memperlihatkan hikmat Yehuwa?

10 Banyaknya jumlah ciptaan yang menghuni planet kita juga memperlihatkan hikmat Yehuwa. Menurut perkiraan, ada sekitar 2 hingga 100 juta spesies di bumi ini. (Baca Mazmur 104:24.) Perhatikan rancangan dari beberapa makhluk yang memperlihatkan hikmat Allah.

Rancangan mata capung memperlihatkan hikmat Allah; inset menunjukkan gambar yang diperbesar (Lihat paragraf 11)

11 Sebagai contoh, otak kupu-kupu raja hanya sebesar mata pena. Tapi, ia bisa terbang hampir 3.000 kilometer dari Kanada ke sebuah hutan di Meksiko, dengan mengandalkan posisi matahari untuk mengetahui arah. Namun, bagaimana kalau matahari bergerak di langit? Hal itu tidak menjadi soal, karena Yehuwa merancang otak mininya dengan kemampuan untuk tetap tahu arah yang benar. Atau, perhatikan mata seekor capung. Makhluk ini melihat dengan dua mata majemuk. Setiap mata mempunyai kira-kira 30.000 lensa. Tapi, otaknya yang kecil mampu memahami sinyal-sinyal yang masuk melalui semua lensa itu dan bisa mengetahui gerakan yang terkecil sekali pun di sekitarnya.

12, 13. Apa yang mengesankan Saudara tentang cara Yehuwa merancang sel-sel dalam tubuh Saudara?

12 Yang lebih mengesankan lagi adalah cara Yehuwa merancang sel-sel makhluk hidup. Misalnya, dalam tubuh Saudara terdapat sekitar 100 triliun sel. Di dalam setiap sel ada sebuah struktur mirip tali yang sangat kecil dan dikenal sebagai DNA (asam deoksiribonukleat). DNA menyimpan sebagian besar informasi yang dibutuhkan untuk membangun seluruh tubuh Saudara.

13 Berapa banyak informasi yang ada dalam DNA? Bandingkan satu gram DNA dengan sekeping CD (compact disc). Satu CD dapat menyimpan semua informasi yang ada dalam sebuah kamus. Hal  ini sangat mengagumkan mengingat bahwa CD hanyalah sekeping cakram plastik yang tipis. Namun, satu gram DNA dapat menampung informasi sebanyak yang bisa disimpan dalam satu triliun CD! Atau, sebagai perbandingan lain, satu sendok teh DNA yang dikeringkan bisa menyimpan cukup banyak informasi untuk membangun sekitar 2,5 triliun manusia!

14. Dengan adanya temuan para ilmuwan, bagaimana perasaan Saudara tentang Yehuwa?

14 Raja Daud menyatakan bahwa semua informasi yang dibutuhkan untuk membangun tubuh manusia seolah-olah sudah ditulis oleh Yehuwa dalam buku. Ia mengatakan, ”Matamu melihat bahkan ketika aku masih embrio, dan semua bagiannya tertulis dalam bukumu, sehubungan dengan hari-hari pada waktu semuanya itu dibentuk sebelum ada satu pun dari antaranya.” (Mz. 139:16) Wajarlah jika Daud tergugah untuk memuji Yehuwa ketika ia memikirkan bagaimana tubuhnya diciptakan. Temuan para ilmuwan belakangan ini justru membuat kita makin kagum akan cara Yehuwa menciptakan kita. Dan, kita jadi memiliki perasaan yang sama seperti pemazmur, yang menulis tentang Yehuwa, ”Aku akan menyanjungmu karena dengan cara yang membangkitkan rasa takut, aku dibuat secara menakjubkan. Pekerjaan-pekerjaanmu menakjubkan, sebagaimana jiwaku benar-benar menyadarinya.” (Mz. 139:14) Ya, ciptaan di sekitar kita membuktikan bahwa Allah memang ada!

BANTULAH ORANG LAIN UNTUK MEMULIAKAN ALLAH

15, 16. (a) Bagaimana publikasi kita membantu orang belajar tentang Yehuwa melalui ciptaan-Nya? (b) Artikel mana dari rubrik ”Apakah Ini Dirancang?” yang khususnya mengesankan Saudara?

15 Selama puluhan tahun, majalah Sedarlah! telah membantu jutaan orang belajar tentang Allah melalui ciptaan-Nya. Contohnya, terbitan September 2006 yang berjudul ”Apakah Ada Pencipta?” khusus disiapkan untuk membuka mata orang-orang yang dibutakan oleh ajaran evolusi dan kreasionisme. Mengenai edisi khusus itu, seorang saudari menulis ke kantor cabang Amerika Serikat, ”Kampanye menawarkan edisi khusus ini sangat sukses. Ada seorang wanita yang minta 20 majalah. Ia guru biologi dan ingin semua siswanya mendapat satu majalah.” Seorang saudara menulis, ”Saya sudah aktif mengabar sejak akhir 1940-an dan umur saya hampir 75 tahun, tapi saya belum pernah begitu menikmati pengabaran seperti pada bulan ini sewaktu menawarkan edisi khusus Sedarlah!”

16 Belakangan ini, terbitan Sedarlah! sering memuat rubrik ”Apakah Ini Dirancang?” Rubrik pendek itu menyoroti betapa menakjubkan rancangan makhluk-makhluk ciptaan dan menunjukkan bagaimana manusia mencoba meniru hasil karya Sang Perancang Agung. Pada tahun 2010, kita menerima sebuah brosur baru yang akan semakin memuliakan Allah, yang berjudul Benarkah Kehidupan Diciptakan? Gambar-gambar yang indah dan diagram dalam publikasi itu dibuat agar kita semakin menghargai Yehuwa melalui ciptaan-Nya. Pertanyaan pada akhir setiap bagian membantu pembaca untuk merenungkan informasi yang baru ia baca. Brosur ini sangat bagus untuk digunakan dalam kesaksian tidak resmi, dari rumah ke rumah, atau di tempat umum.

17, 18. (a) Orang tua, bagaimana Saudara bisa membantu anak-anak agar lebih percaya diri membela iman mereka? (b) Selama ini, bagaimana Saudara menggunakan brosur tentang penciptaan dalam ibadat keluarga?

17 Orang tua, apakah Saudara sudah membahas brosur yang bagus ini dengan anak-anak dalam ibadat keluarga? Jika sudah, Saudara bisa memperkuat iman mereka kepada Allah. Mungkin Saudara punya anak-anak remaja yang bersekolah di SMA. Mereka menjadi sasaran utama  orang-orang yang mengajarkan evolusi. Para ilmuwan, guru sekolah, film dokumenter tentang alam, bahkan dunia hiburan dengan acara TV dan filmnya, menonjolkan evolusi sebagai suatu fakta. Saudara dapat membantu anak remaja Saudara memerangi propaganda seperti itu dengan menggunakan brosur lain, yaitu Asal Mula Kehidupan—Lima Pertanyaan yang Patut Direnungkan, yang juga dirilis pada tahun 2010. Seperti brosur Benarkah Kehidupan Diciptakan?, publikasi ini menganjurkan kaum muda untuk mengembangkan ”kesanggupan berpikir” mereka. (Ams. 2:10, 11) Mereka diajar untuk menentukan apakah yang diajarkan di sekolah itu masuk akal atau tidak.

Orang tua, siapkan anak-anak untuk membela iman mereka (Lihat paragraf 17)

18 Brosur Asal Mula Kehidupan ditulis untuk membantu para siswa menilai berita-berita yang menghebohkan tentang fosil-fosil yang ditemukan para ilmuwan, yang konon membuktikan bahwa evolusi itu benar. Mereka juga diajar caranya menanggapi laporan tentang para ilmuwan yang katanya telah berhasil membuktikan di laboratorium bahwa kehidupan bisa muncul dengan sendirinya. Orang tua, gunakanlah brosur-brosur ini agar anak-anak lebih percaya diri untuk menjelaskan alasan mereka percaya adanya Pencipta.Baca 1 Petrus 3:15.

19. Hak istimewa apa yang kita miliki?

19 Kita bisa tahu sifat-sifat Yehuwa yang bagus jika kita membaca publikasi yang membahas tentang ciptaan-Nya. Semua bukti ini menggugah kita untuk memuji Allah. (Mz. 19:1, 2) Betapa besar hak istimewa kita untuk memberikan kehormatan dan kemuliaan yang layak diterima oleh Yehuwa, Sang Pencipta segala sesuatu!1 Tim. 1:17.

^ par. 3 Untuk keterangan tentang cara berdiskusi dengan orang yang memercayai kreasionisme, lihat brosur Benarkah Kehidupan Diciptakan? halaman 24-28.