Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Sadarlah!  |  No. 4 2017

Kalau kita punya nama baik, kita akan dipercaya dan dihormati

Nama Baik Lebih Berharga daripada Harta Berlimpah

Nama Baik Lebih Berharga daripada Harta Berlimpah

DI BEBERAPA negeri, ada hukum yang melindungi nama baik. Misalnya, ada hukum untuk pencemaran nama baik, atau fitnah, baik fitnah yang tertulis di media atau yang diucapkan seseorang. Itu menunjukkan bahwa nama baik sangat berharga, seperti kata peribahasa ini, ”Lebih baik memilih nama baik daripada kekayaan yang limpah; [dihormati] lebih baik daripada bahkan perak dan emas.” (Amsal 22:1) Bagaimana kita bisa punya nama baik dan dihormati orang lain? Ada saran bagus di Alkitab.

Misalnya, perhatikan apa kata Alkitab di Mazmur 15. Di situ dijelaskan siapa yang boleh menjadi tamu di kemah Allah, yaitu orang yang ”mempraktekkan keadilbenaran dan memperkatakan kebenaran dalam hatinya. Ia tidak memfitnah . . . . Kepada temannya ia tidak berbuat jahat, dan tidak ada celaan yang ia ucapkan terhadap kenalan akrabnya. Di matanya siapa pun yang hina pasti ditolak . . . Ia telah bersumpah untuk apa yang buruk bagi dirinya, namun ia tidak mengubahnya. . . . Suap melawan orang yang tidak bersalah tidak ia terima”. (Mazmur 15:1-5) Tidakkah Anda akan menghormati orang seperti itu?

Anda juga bisa dihormati kalau Anda rendah hati. Amsal 15:33 berkata, ”Kerendahan hati mendahului kemuliaan.” Orang yang rendah hati tahu apa yang harus mereka perbaiki dan berupaya keras untuk berubah. Mereka juga mau minta maaf kalau membuat orang tersinggung. (Yakobus 3:2) Orang sombong tidak seperti itu. Mereka cepat tersinggung. Amsal 16:18 berkata, ”Kesombongan mendahului kehancuran, dan semangat keangkuhan mendahului tersandung.”

Tapi, bagaimana kalau ada yang memfitnah Anda? Apa Anda akan langsung marah dan bertindak? Pikirkan, ’Kalau saya membela nama baik saya, apa fitnah itu malah akan makin tersebar?’ Kadang, Anda bisa menuntut secara hukum, tapi Alkitab menasihati, ”Jangan tergesa-gesa pergi mengadakan kasus hukum.” Sebaliknya, coba bicarakan baik-baik masalahnya dengan orang itu. (Amsal 25:8, 9) * Dengan cara itu, Anda juga tidak perlu menghabiskan uang untuk pengadilan.

Alkitab bukan hanya membahas ibadah, tapi juga berisi nasihat yang bisa diandalkan untuk hidup kita. Kalau kita mengikutinya, kita bisa punya sifat yang membuat kita dihormati dan punya nama baik.

^ par. 5 Nasihat Alkitab lain untuk menyelesaikan perselisihan ada di Matius 5:23, 24; 18:15-17.