Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Menara Pengawal—Edisi Pelajaran  |  Februari 2017

Siapa yang Sebenarnya Memimpin Umat Allah Sekarang?

Siapa yang Sebenarnya Memimpin Umat Allah Sekarang?

”Ingatlah akan mereka yang mengambil pimpinan di antara kamu.”​—IBR. 13:7.

NYANYIAN: 125, 43

1, 2. Setelah Yesus pergi ke surga, apa yang mungkin dipikirkan para rasul?

PARA rasul berdiri di Gunung Zaitun sambil memandang tuan dan sahabat mereka, yaitu Yesus, terangkat ke surga, lalu hilang di tengah awan. (Kis. 1:9, 10) Yesus sudah mengajar, menyemangati, dan memimpin mereka selama sekitar dua tahun. Tapi sekarang dia tidak ada lagi. Apa yang akan mereka lakukan?

2 Sebelum ke surga, Yesus berkata kepada pengikutnya, ”Kamu akan menjadi saksiku di Yerusalem maupun di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke bagian yang paling jauh di bumi.” (Kis. 1:8) Bagaimana pekerjaan itu bisa dilakukan? Yesus berjanji bahwa mereka akan dibantu oleh roh kudus. (Kis. 1:5) Tapi, siapa yang akan mengarahkan mereka dan mengatur pekerjaan pengabaran ke seluruh dunia? Para rasul tahu bahwa pada zaman dulu, Yehuwa memakai pria-pria untuk memimpin bangsa Israel. Jadi, mereka mungkin berpikir bahwa sekarang Yehuwa bisa jadi akan mengangkat pemimpin yang baru.

3. (a) Setelah Yesus pergi ke surga, keputusan penting apa yang dibuat oleh para rasul? (b) Pertanyaan apa saja yang akan kita jawab dalam artikel ini?

 3 Tidak lama setelah Yesus pergi ke surga, murid-muridnya memeriksa Tulisan-Tulisan Kudus, berdoa meminta bantuan Allah, dan memilih Matias untuk menjadi rasul ke-12 menggantikan Yudas Iskariot. (Kis. 1:15-26) Mengapa pemilihan ini sangat penting untuk mereka dan untuk Yehuwa? Para murid tahu bahwa harus ada 12 rasul. * Yesus telah memilih dan melatih para rasul untuk menjalankan peran yang sangat penting bagi umat Allah. Peran apa itu? Bagaimana Yehuwa serta Yesus menyiapkan mereka? Pengaturan serupa apa yang ada sekarang? Dan, bagaimana kita bisa ’mengingat mereka yang mengambil pimpinan’ di antara kita, terutama ”budak yang setia dan bijaksana”?​—Ibr. 13:7; Mat. 24:45.

YESUS MEMIMPIN BADAN PIMPINAN

4. Apa peran para rasul dan penatua lain di Yerusalem?

4 Para rasul mulai memimpin sidang Kristen pada Pentakosta 33 M. Alkitab berkata bahwa ”Petrus bangkit berdiri bersama kesebelas murid itu” dan mengajarkan kebenaran yang menyelamatkan kehidupan kepada banyak orang. (Kis. 2:14, 15) Kebanyakan dari mereka menjadi orang Kristen. Setelah itu, orang-orang Kristen yang baru ini ”terus mengabdikan diri dalam pengajaran rasul-rasul”. (Kis. 2:42) Para rasul bertanggung jawab mengatur keuangan sidang. (Kis. 4:34, 35) Mereka juga mengajar dan mendoakan umat Allah. Mereka berkata, ”Kami akan mengabdikan diri dalam doa dan pelayanan firman.” (Kis. 6:4) Dan, mereka mengirim orang Kristen yang berpengalaman untuk memberitakan kabar baik di daerah yang baru. (Kis. 8:14, 15) Belakangan, para penatua lain yang terurap bergabung dengan para rasul untuk memimpin sidang. Mereka menjadi badan pimpinan yang memberikan petunjuk kepada semua sidang.​—Kis. 15:2.

5, 6. (a) Apa buktinya bahwa badan pimpinan diberi roh kudus? (Lihat gambar di awal artikel.) (b) Apa buktinya bahwa badan pimpinan dibantu oleh para malaikat? (c) Apa buktinya bahwa badan pimpinan dibimbing Firman Allah?

5 Orang Kristen pada abad pertama tahu bahwa Yehuwa-lah yang membimbing badan pimpinan melalui Yesus. Mengapa mereka yakin akan hal itu? Pertama, badan pimpinan diberi roh kudus. (Yoh. 16:13) Semua orang Kristen terurap memang menerima roh kudus. Tapi, roh itu khususnya membantu para rasul dan penatua di Yerusalem untuk menjalankan peran mereka sebagai pengawas. Contohnya, pada tahun 49 M, roh kudus membimbing badan pimpinan untuk membuat keputusan tentang sunat. Dan, sidang mengikuti petunjuk itu. Hasilnya, mereka ”terus diteguhkan dalam iman dan jumlahnya makin bertambah dari hari ke hari”. (Kis. 16:4, 5) Dari surat yang dikirim ke sidang-sidang tentang sunat, kita bisa melihat bahwa badan pimpinan memiliki roh Allah dan bahwa mereka sangat pengasih dan beriman.​—Kis. 15:11, 25-29; Gal. 5:22, 23.

6 Kedua, badan pimpinan dibantu malaikat. Misalnya, seorang malaikat meminta Kornelius untuk mencari Rasul Petrus. Setelah itu, Petrus menceritakan kabar baik kepada Kornelius dan keluarganya sehingga mereka mendapat roh kudus walaupun mereka belum disunat. Kornelius menjadi orang Kristen non-Yahudi pertama yang tidak disunat. Sewaktu para rasul dan  saudara-saudara lainnya mendengar hal ini, mereka yakin bahwa ini adalah kehendak Allah, dan mereka mau menerima orang non-Yahudi yang tidak bersunat dalam sidang Kristen. (Kis. 11:13-18) Dari kisah ini, kita bisa melihat bahwa para malaikat terus mendukung pekerjaan pengabaran yang diarahkan badan pimpinan. (Kis. 5:19, 20) Ketiga, badan pimpinan dibimbing oleh Firman Allah. Mereka menggunakan Tulisan Kudus sebagai dasar untuk membuat keputusan penting tentang ajaran Kristen dan memberikan arahan kepada sidang.​—Kis. 1:20-22; 15:15-20.

7. Dari mana kita tahu bahwa Yesus-lah yang memimpin orang Kristen masa awal?

7 Walaupun badan pimpinan memimpin sidang, mereka tahu bahwa Yesus Kristus adalah Pemimpin mereka. Apakah memang begitu? Rasul Paulus berkata bahwa Kristus-lah yang melantik ”beberapa orang sebagai rasul”. Dia juga berkata bahwa Kristus adalah ”kepala”, atau Pemimpin, sidang. (Ef. 4:11, 15) Murid-murid tidak menggunakan nama salah seorang rasul sebagai nama kelompok mereka, tapi mereka ”dengan bimbingan ilahi disebut orang Kristen”. (Kis. 11:26) Paulus menyadari pentingnya mengikuti ajaran yang berdasarkan Alkitab dari para rasul dan pria-pria yang memimpin mereka. Meski begitu, Paulus berkata, ”Namun aku ingin kamu mengetahui bahwa kepala dari setiap pria [termasuk setiap anggota badan pimpinan] adalah Kristus; . . . selanjutnya kepala dari Kristus adalah Allah.” (1 Kor. 11:2, 3) Jelaslah, Yehuwa telah memilih Putra-Nya, Yesus Kristus, untuk memimpin sidang.

”INI BUKAN PEKERJAAN MANUSIA”

8, 9. Hal penting apa saja yang dilakukan Saudara Russell?

8 Sejak 1870, Charles Taze Russell dan beberapa temannya berupaya menyembah Allah dengan cara yang benar sesuai Alkitab dan juga membantu orang lain untuk melakukan yang sama. Untuk menyebarkan kebenaran Alkitab dalam berbagai bahasa, dibentuklah Lembaga Risalah Menara Pengawal Zion pada 1884, dan presidennya adalah Saudara Russell. * Dia mempelajari Alkitab dengan sangat teliti dan tidak takut untuk menyatakan bahwa ajaran gereja tidak berdasarkan Alkitab. Contohnya, ajaran Tritunggal dan ajaran bahwa roh seseorang masih terus hidup setelah dia mati. Dia juga belajar bahwa kedatangan Yesus untuk kedua kalinya tidak akan terlihat dan bahwa ”waktu yang ditetapkan bagi bangsa-bangsa” akan berakhir pada 1914. (Luk. 21:24) Saudara Russell menggunakan waktu, tenaga, dan uang untuk mengajarkan kebenaran ini kepada orang-orang. Jelaslah, Yehuwa dan Yesus menggunakan Saudara Russell untuk menjadi pemimpin pada saat yang penting dalam sejarah.

9 Saudara Russell melakukan ini semua bukan untuk mendapat perhatian. Pada 1896, dia menulis bahwa pria-pria yang memimpin, termasuk dirinya sendiri, sama sekali tidak mau dianggap istimewa. Mereka tidak mau diberi gelar khusus dan tidak mau nama mereka digunakan sebagai nama kelompok mana pun. Dia berkata, ”Ini bukan pekerjaan manusia.”

10. (a) Kapan Yesus melantik ”budak yang setia dan bijaksana”? (b) Bagaimana Badan Pimpinan secara bertahap dipisahkan dengan Lembaga Menara Pengawal?

10 Pada 1919, tiga tahun setelah kematian Saudara Russell, Yesus melantik ”budak yang setia dan bijaksana”. Apa tujuannya? Untuk memberi pengikutnya  ”makanan pada waktu yang tepat”. (Mat. 24:45) Bahkan pada tahun-tahun sebelumnya, sekelompok kecil saudara terurap di kantor pusat Brooklyn, New York, sudah menyediakan makanan rohani bagi pengikut Yesus. Kata ”badan pimpinan” mulai muncul dalam publikasi kita setelah 1940. Pada waktu itu, badan pimpinan biasanya adalah para direktur Lembaga Alkitab dan Risalah Menara Pengawal. Tapi pada 1971, dinyatakan bahwa Badan Pimpinan berbeda dengan Lembaga Menara Pengawal, yang hanya bertanggung jawab atas masalah hukum. Sejak itu, saudara-saudara terurap yang bukan direktur Lembaga bisa menjadi anggota Badan Pimpinan. Baru-baru ini, saudara-saudara yang bertanggung jawab dari antara ”domba-domba lain” menjadi direktur Lembaga dan badan-badan hukum lain yang digunakan umat Allah. Hasilnya, Badan Pimpinan bisa berfokus untuk memberikan pengajaran dan pengarahan dari Alkitab. (Yoh. 10:16; Kis. 6:4) Menara Pengawal 15 Juli 2013 menjelaskan bahwa ”budak yang setia dan bijaksana” adalah Badan Pimpinan yang terdiri dari sekelompok kecil saudara-saudara terurap.

Badan pimpinan pada 1950-an

11. Bagaimana cara Badan Pimpinan membuat keputusan?

11 Badan Pimpinan mengadakan rapat satu kali seminggu untuk membuat keputusan penting bersama-sama. Rapat ini diadakan agar mereka bisa berkomunikasi secara langsung dan bisa sepaham. (Ams. 20:18) Dalam Badan Pimpinan, tidak ada anggota yang lebih penting. Jadi setiap tahun, anggota yang berbeda dipilih untuk memimpin rapat tersebut. (1 Ptr. 5:1) Demikian pula dengan enam panitia yang diawasi Badan Pimpinan. Anggota Badan Pimpinan yang memimpin rapat panitia akan diganti setiap tahun. Anggota Badan Pimpinan tidak merasa dirinya sebagai pemimpin dari saudara-saudaranya. Mereka masing-masing juga adalah ”pelayan rumah”, yang menerima makanan rohani dari budak yang setia dan mengikuti arahannya.

Sejak dilantik pada 1919, budak yang setia terus menyiapkan makanan rohani bagi umat Allah

(Lihat paragraf 10, 11)

”SIAPA SEBENARNYA BUDAK YANG SETIA DAN BIJAKSANA”?

12. Pertanyaan apa yang akan kita jawab?

12 Badan Pimpinan tidak menerima pengarahan langsung dari surga, dan mereka tidak sempurna. Mereka bisa membuat kesalahan sewaktu menjelaskan Alkitab atau mengarahkan Organisasi. Misalnya, dalam Indeks Publikasi Menara Pengawal, ada bagian ”Pengertian yang Diperjelas” yang berisi daftar penyesuaian dalam pemahaman kita akan ajaran Alkitab sejak 1870. Yesus tidak mengatakan bahwa budak yang setia akan menghasilkan makanan rohani yang sempurna. Jadi, bagaimana kita bisa menjawab pertanyaan Yesus: ”Siapa sebenarnya budak yang setia dan bijaksana”? (Mat. 24:45) Apa buktinya bahwa Badan Pimpinan adalah budak yang setia? Mari kita bahas tiga hal yang juga telah membantu badan pimpinan pada zaman para rasul.

13. Apa buktinya roh kudus membantu Badan Pimpinan?

13 Badan Pimpinan dibantu roh kudus. Roh kudus telah membantu Badan Pimpinan memahami kebenaran Alkitab yang dulunya tidak dimengerti. Misalnya, coba lihat daftar ”Pengertian yang Diperjelas” yang disebutkan sebelumnya. Tanpa bantuan Allah, manusia tidak mungkin bisa memahami dan menjelaskan ”perkara-perkara yang dalam dari Allah”! (Baca 1 Korintus 2:10.) Badan Pimpinan merasa seperti Rasul Paulus yang menulis, ”Perkara-perkara ini juga kami sampaikan, bukan dengan kata-kata yang diajarkan melalui hikmat manusia, melainkan dengan kata-kata yang diajarkan oleh roh.” (1 Kor. 2:13) Ratusan tahun sebelum  1919, ajaran palsu merajalela dan tidak ada pengarahan yang jelas. Jadi, bagaimana mungkin sejak tahun itu pemahaman Alkitab bisa semakin jelas? Ini pasti karena Allah membantu dengan roh kudus-Nya!

14. Menurut Penyingkapan 14:6, 7, bagaimana para malaikat membantu Badan Pimpinan dan umat Allah zaman sekarang?

14 Badan Pimpinan dibantu malaikat. Badan Pimpinan mempunyai tanggung jawab yang besar untuk memberikan arahan kepada lebih dari delapan juta penyiar dalam pekerjaan pengabaran di seluruh dunia. Dan, pekerjaan mereka sangat berhasil. Mengapa? Salah satu alasannya adalah karena bantuan malaikat. (Baca Penyingkapan 14:6, 7.) Ada banyak contoh yang menunjukkan bahwa para malaikat membantu para penyiar untuk bertemu dengan orang-orang yang baru saja berdoa meminta bantuan kepada Allah! * Pekerjaan pengabaran dan pengajaran terus berkembang, bahkan di daerah yang menentang keras pekerjaan kita. Ini bisa terjadi hanya karena bantuan para malaikat.

15. Apa bedanya Badan Pimpinan dengan pemimpin gereja? Berikan contoh.

15 Badan Pimpinan dibimbing Firman Allah. (Baca Yohanes 17:17.) Pikirkan apa yang terjadi pada 1973. Menara Pengawal 1 Juni memuat pertanyaan, ”Apakah . . . orang yang masih mempunyai kebiasaan merokok bisa dibaptis?” Jawabannya adalah tidak,  dan ini berdasarkan prinsip Alkitab. Menara Pengawal mengutip beberapa ayat dan menjelaskan mengapa seseorang yang tidak mau berhenti merokok perlu dipecat. (1 Kor. 5:7; 2 Kor. 7:1) Majalah itu mengatakan bahwa peraturan yang ketat ini tidak berasal dari manusia, tapi ”dari Allah yang berbicara melalui Firman-Nya yang tertulis”. Tidak ada organisasi agama lain yang seperti ini. Karena jika mereka menaati Firman Allah sepenuhnya, beberapa anggotanya tidak akan sanggup mengikutinya. Baru-baru ini, sebuah buku mengenai agama di Amerika Serikat mengatakan, ”Para pemimpin agama Kristen sering mengubah ajaran mereka agar sesuai dengan kepercayaan dan pendapat yang semakin populer di kalangan anggotanya dan masyarakat.” Tapi, Badan Pimpinan tidak mengikuti apa yang disukai orang-orang. Sebaliknya, mereka dibimbing oleh Firman Allah. Ini membuktikan bahwa Yehuwa-lah yang sebenarnya membimbing umat Allah sekarang.

”INGATLAH AKAN MEREKA YANG MENGAMBIL PIMPINAN”

16. Apa salah satu cara untuk mengingat Badan Pimpinan?

16 Baca Ibrani 13:7. Alkitab meminta kita untuk ’mengingat mereka yang mengambil pimpinan’. Salah satu caranya adalah dengan mendoakan Badan Pimpinan. (Ef. 6:18) Mereka punya banyak tanggung jawab. Misalnya, mereka perlu menyediakan makanan rohani, mengarahkan pekerjaan pengabaran sedunia, dan mengurus sumbangan yang diberikan kepada Organisasi. Jadi, kita perlu mendoakan mereka dengan rajin!

17, 18. (a) Bagaimana caranya kita mengikuti pengarahan dari Badan Pimpinan? (b) Mengapa pengabaran kita mendukung Badan Pimpinan dan Yesus?

17 Kita juga bisa mengingat Badan Pimpinan dengan mengikuti ajaran dan arahan mereka. Badan Pimpinan memberi kita arahan melalui publikasi, perhimpunan, dan kebaktian. Mereka juga melantik pengawas wilayah, yang akan melantik penatua. Pengawas wilayah dan penatua mengingat Badan Pimpinan dengan mengikuti baik-baik arahan yang mereka terima. Dan, kita semua menghormati Pemimpin kita, Yesus, dengan mematuhi pria-pria yang telah dia pilih.​—Ibr. 13:17.

18 Kita juga bisa mengingat Badan Pimpinan dengan bekerja keras dalam pengabaran. Ibrani 13:7 mendesak orang Kristen untuk meniru iman dari mereka yang memimpin. Badan Pimpinan menunjukkan iman yang besar dengan memberitakan kabar baik dengan penuh semangat. Apakah kita mendukung mereka melakukan pekerjaan yang penting ini? Jika iya, kita pasti senang ketika Yesus berkata, ”Sejauh kamu melakukannya untuk salah seorang di antara yang paling kecil dari saudara-saudaraku ini, kamu melakukannya untuk aku.”​—Mat. 25:34-40.

19. Mengapa Saudara bertekad untuk mengikuti Pemimpin kita, Yesus?

19 Yesus tidak menelantarkan para pengikutnya saat dia kembali ke surga. (Mat. 28:20) Sewaktu di bumi, dia mendapat banyak bantuan dari roh kudus, malaikat, dan Firman Allah untuk memimpin para pengikutnya. Jadi, dia juga memberikan bantuan yang sama kepada budak yang setia zaman sekarang. Badan Pimpinan terus ”mengikuti Anak Domba itu”, yaitu Yesus, ”ke mana pun ia pergi”. (Pny. 14:4) Jadi, jika kita mengikuti arahan Badan Pimpinan, kita sebenarnya mengikuti Pemimpin kita, yaitu Yesus. Sebentar lagi, dia akan memberi kita kehidupan abadi. (Pny. 7:14-17) Dan, tidak ada pemimpin manusia yang bisa menjanjikan hal itu!

^ par. 3 Sepertinya, Yehuwa ingin agar ada 12 rasul yang menjadi ”dua belas batu fondasi” dari Yerusalem Baru di masa depan. (Pny. 21:14) Para rasul yang belakangan mati tidak perlu digantikan karena mereka mati setia.

^ par. 8 Sejak 1955, badan hukum itu dikenal sebagai Lembaga Alkitab dan Risalah Menara Pengawal Pennsylvania.

^ par. 14 Lihat ”Memberikan Kesaksian yang Saksama tentang Kerajaan Allah”, hlm. 58-59.