Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Sadarlah!  |  Oktober 2015

 APAKAH INI DIRANCANG?

Kulit Kadal Berduri Penyerap Air

Kulit Kadal Berduri Penyerap Air

KADAL iblis berduri Australia (Moloch horridus) menyerap air dari kabut, kelembapan, dan pasir basah. Lalu, semua air itu disalurkan ke mulutnya sebagai minuman. Bagaimana bisa? Itu mungkin karena kulitnya yang menakjubkan.

Saluran yang sedikit terbuka pada permukaan kulit terhubung ke saluran jaringan di bawah kulit sehingga air diarahkan menuju mulut kadal berduri ini

Pikirkan: Kulit kadal ini dilapisi sisik. Beberapa ilmuwan berpikir bahwa air atau embun yang terkumpul di sisik itu mengalir melalui permukaan kulit yang kasar dan masuk ke jaringan kulit dari saluran yang sedikit terbuka yang berada di antara sisik-sisik. Semua saluran ini terhubung dan mengarah ke mulut kadal berduri ini.

Tapi, bagaimana mungkin kadal ini bisa menyerap air dari kakinya, melewati badan, dan sampai ke mulutnya, padahal itu melawan gaya gravitasi? Dan, bagaimana cara kadal berduri ini menyerap air dari permukaan yang basah hanya dengan menggesekkan perutnya?

Para peneliti menemukan rahasia kadal berduri ini. Jaringan pada permukaan kulitnya terhubung dengan serangkaian jaringan lain di bagian dalam kulit kadal ini melalui suatu saluran. Susunan saluran ini memungkinkan terjadinya kapilaritas, yaitu suatu proses ketika air akan naik ke tempat yang lebih sempit meskipun melawan gaya gravitasi. Kulit kadal ini berperan seperti spons.

Presiden dari Biomimicry Institute, Janine Benyus mengatakan bahwa teknologi yang meniru penyerapan air ini bisa membantu para insinyur merancang sebuah sistem yang lebih efektif untuk menyalurkan air minum dan menghilangkan kelembapan udara agar ruangan lebih sejuk.

Bagaimana menurut Anda? Apakah kulit kadal berduri yang bisa menyerap air ini muncul karena hasil evolusi? Atau, apakah ini dirancang?