Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Sadarlah!  |  September 2015

 APAKAH INI DIRANCANG?

Mikroorganisme Pengurai Minyak

Mikroorganisme Pengurai Minyak

PADA tahun 2010, hampir lima juta drum (800 juta L) minyak mentah tumpah di Teluk Meksiko karena tempat pengeboran minyak meledak lalu tenggelam. Tapi, dalam beberapa bulan kebanyakan pencemarannya sudah hilang. Bagaimana bisa?

Pikirkan: Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kumpulan bakteri laut bisa mengurai rantai panjang molekul karbon dalam minyak mentah. Profesor Terry Hazen, seorang ahli mikrobiologi lingkungan menyebut organisme ini sebagai ”rudal pencari minyak”. Organisme itulah yang berperan dalam menghilangkan pencemaran di Teluk Meksiko, seperti yang disebutkan di awal artikel.

BBC melaporkan, ”Bisa dikatakan, tidaklah mengherankan jika mikroba pemakan minyak ada di laut.” Ini karena ”dasar lautan sudah mengeluarkan minyak ke laut secara alami” selama berabad-abad.

Manusia memang sering berupaya membersihkan minyak yang tumpah. Tapi, usaha terbaik manusia untuk melakukan itu mungkin malah lebih berbahaya. Zat kimia pengurai menghambat proses alami penguraian minyak. Selain itu, zat kimia seperti itu beracun dan dampak buruknya terhadap lingkungan bisa berlangsung lama. Tapi, kemampuan alam untuk mengurai minyak, termasuk mikroba pemakan minyak, memungkinkan laut untuk melakukan proses pembersihan sendiri tanpa dampak buruk dari zat kimia buatan. *

Bagaimana menurut Anda? Apakah mikroorganisme laut yang dapat mengurai minyak terjadi secara kebetulan? Atau, apakah ini dirancang?

^ par. 6 Pengaruh jangka panjang dari kecelakaan di Teluk Meksiko pada kehidupan laut masih belum bisa diketahui. Ini karena kejadian itu baru terjadi pada tahun 2010.