Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Sadarlah!  |  April 2015

 NEGERI DAN BANGSA

Jalan-Jalan ke Honduras

Jalan-Jalan ke Honduras

DALAM bahasa Spanyol, Honduras berarti ”Kedalaman”. Mungkin, Christopher Columbus memakai kata ini untuk menggambarkan laut di sepanjang Pesisir Atlantik pulau ini. Beberapa orang berkata bahwa itulah asal usul nama Honduras.

Bagi orang Honduras, setia kepada keluarga dan kerja sama adalah hal yang sangat penting. Contohnya, keputusan penting seperti keuangan keluarga atau pendidikan anak, sering kali dibuat bersama oleh suami istri.

Banyak orang Honduras adalah mestizo, campuran orang Eropa dan pribumi. Ada juga beberapa kelompok pribumi, seperti orang Khorti. Kelompok pribumi lainnya, seperti orang Garifuna, nenek moyangnya berasal dari tempat lain.

Pemain musik Garifuna memainkan gendang

Nenek moyang orang Garifuna adalah orang Afrika dan Indian Karib yang tinggal di pulau St. Vincent.  Sekitar tahun 1797, orang Garifuna tiba di Islas de la Bahía (Kepulauan Bay). Belakangan, mereka tinggal di sepanjang Pesisir Karibia di Amerika Tengah. Dari sini, orang Garifuna menyebar ke seluruh bagian Amerika Tengah dan Utara.

Orang Garifuna suka berdansa diiringi musik dari gendang. Dalam budayanya, mereka juga suka mengenakan pakaian tradisional berwarna cerah, membacakan cerita, dan makan makanan seperti ereba (kue besar dan tipis terbuat dari singkong).

Ada sekitar 400 sidang Saksi-Saksi Yehuwa di Honduras. Selain dalam bahasa Spanyol, pertemuan ibadat juga diadakan dalam Bahasa Isyarat Honduras, bahasa Garifuna, Inggris, Mandarin, dan Miskito.

Ereba, kue besar dan tipis terbuat dari singkong