Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Sadarlah!  |  April 2014

 BANTUAN UNTUK KELUARGA | KAUM MUDA

Kalau Kamu Ditegur

Kalau Kamu Ditegur

TANTANGANNYA

”Ditegur itu artinya dikasih tahu bahwa kita berbuat salah. Dan aku belum pernah dengar ada orang yang bilang, ’Aku suka sekali ditegur!’”—Amy, 17 tahun. *

Orang yang mengabaikan teguran itu bagaikan pilot yang tidak mengikuti petunjuk dari menara kontrol. Akibatnya bisa fatal.

Apakah kamu merasa kesal jika ditegur oleh orang tua, guru, atau orang yang lebih tua lainnya? Jika ya, artikel ini akan membantumu.

YANG PERLU KAMU KETAHUI

Kita semua butuh koreksi.

”Kita semua sering kali tersandung.”Yakobus 3:2.

”Jangan malu kalau kita memang perlu dikoreksi waktu berbuat salah.”—Jessica.

Ditegur itu bukan berarti kamu orang jahat.

”Yehuwa * menegur orang yang ia kasihi, sama seperti bapak menegur putra[-nya].”Amsal 3:12.

”Kalau ada orang yang menegurku, aku langsung membayangkan bahwa itu pasti enggak gampang bagi dia, dan dia sebenarnya sayang sama aku.”—Tamara.

Teguran bisa membantumu jadi orang yang lebih baik.

”Dengarkanlah disiplin dan jadilah berhikmat.”Amsal 8:33.

”Teguran itu penting supaya kita jadi dewasa. Kita jadi tahu pendapat orang tentang kita. Dan, kita pun bisa membuang sifat-sifat jelek yang mungkin sudah ada tanpa kita sadari.”—Diana.

 YANG BISA KAMU LAKUKAN

Pikirkan manfaatnya. Kamu mungkin langsung kesal saat dinasihati. Tapi, cobalah buang perasaan itu. Caranya, bayangkan kamulah yang harus memberikan nasihat yang sama kepada orang lain—misalnya adikmu. Nah, dapatkah kamu melihat bahwa nasihat tersebut memang bermanfaat? Sekarang, tempatkan kembali dirimu sebagai orang yang dinasihati dan cobalah memandang masalahnya dengan cara yang sama.—Prinsip Alkitab: Pengkhotbah 7:9.

”Kadang, saking kesalnya dikritik, kita lupa kalau orang itu sebenarnya mau bantu kita jadi orang yang lebih baik, bukannya mau menyakiti kita.”—Theresa.

Tetaplah rendah hati. Jangan biarkan kesombongan membuatmu menolak teguran. Di pihak lain, tidak perlu kecil hati hanya karena ada sesuatu yang harus kamu perbaiki. Kerendahan hati akan membantumu menghindari keduanya. Ingatlah: Teguran yang paling menyakitkan bisa jadi adalah teguran yang paling kamu butuhkan. Dengan alasan apa pun, jika kamu menolak teguran, kamu tidak akan jadi orang yang lebih baik.—Prinsip Alkitab: Amsal 16:18.

Teguran yang paling menyakitkan bisa jadi adalah teguran yang paling kamu butuhkan

”Menerima teguran itu penting untuk jadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Kalau kita enggak mau dengar dan berubah, nanti kita sendiri yang rugi.”—Lena.

Berterimakasihlah. Sekalipun sulit bagimu untuk menerima teguran, nyatakanlah terima kasih kepada orang yang memberikannya. Kamu harus yakin bahwa orang itu peduli padamu dan ingin agar kamu jadi orang yang lebih baik.—Prinsip Alkitab: Mazmur 141:5.

”Enggak ada salahnya bilang ’Terima kasih’ kalau kita memang perlu dikoreksi. Kalau pun kita enggak salah, kita harus tetap tenang dan ucapkan terima kasih atas upaya orang itu untuk kasih tahu kita.”—Carla.

^ par. 4 Beberapa nama dalam artikel ini telah diubah.

^ par. 11 Yehuwa adalah nama Allah yang disebutkan dalam Alkitab.