Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Sadarlah!  |  September 2012

Kebun Binatang Sekarang

Kebun Binatang Sekarang

TIGA ribu tahun silam, seorang kaisar Cina menciptakan sebuah taman dan menyebutnya Taman Kecerdasan. Di taman seluas 607 hektare ini ada banyak binatang hidup dipertontonkan. Kala itu, taman semacam itu pasti sangat langka.

Namun dewasa ini, kebun-kebun binatang mudah dijangkau oleh jutaan orang di seluruh dunia. ”Di dunia yang alam liarnya semakin menyusut dan yang penduduknya semakin terpusat di kota, kebun binatang telah menjadi tempat yang paling mudah dijangkau banyak orang untuk mengenal lebih dekat dunia binatang,” kata buku Zoos in the 21st Century.

Apa yang Ditawarkan Kebun Binatang Zaman Modern

Kebun binatang menawarkan kesempatan kepada para pengunjung untuk melihat beberapa binatang yang paling menarik dan mengesankan di bumi dengan latar alami yang cocok. Anda bisa melihat kupu-kupu yang sangat indah di taman tropis atau penguin yang sedang mandi es di tempat yang dibuat seperti daerah Antartika yang beku.

Anda bisa menyusuri miniatur hutan khatulistiwa dan melihat beberapa binatang dan burung yang hidup di habitat itu. Atau, Anda bisa memasuki ruangan gelap untuk melihat binatang malam. Di beberapa kebun binatang, Anda bahkan bisa melihat burung-burung pemangsa beterbangan atau menonton lumba-lumba yang melakukan akrobat udara. Dulu, binatang-binatang yang berbahaya dikerangkeng, tetapi kini mereka dipelihara di tempat terbuka berpagar dengan parit sebagai pembatas dengan para pengunjung.

 Dua Pandangan yang Berseberangan

Beberapa aktivis hak binatang tidak setuju berbagai spesies diambil dari alam liar dan dikekang di lingkungan yang tidak alami. Mereka berpendapat bahwa kebun binatang membatasi ruang gerak binatang dan merusak perilaku naluriahnya.

Dalam menjawab kritik ini, para pengelola kebun binatang mengatakan bahwa mereka berperan penting dalam pelestarian dan pendidikan. ”Tujuan kami adalah mengajar orang untuk merespek binatang,” jelas Jaime Rull, dari Faunia, Madrid, Spanyol. ”Kami ingin menumbuhkan dalam hati para pengunjung keinginan untuk melestarikan habitat binatang, yang sangat penting demi kelangsungan hidupnya.” Beberapa survei menunjukkan bahwa tontonan yang menarik di kebun binatang memang bisa meningkatkan kesadaran publik akan perlunya melindungi spesies yang terancam punah.

Beberapa spesies yang langka​—seperti panda raksasa [Ailuropoda melanoleuca]—​tampaknya mendapat tempat khusus di hati masyarakat. ”Semua pengunjung ingin melihat kedua panda kami,” kata Noelia Benito, dari  Kebun Binatang dan Akuarium Madrid. ”Spesies yang terkenal ini telah menjadi simbol perjuangan kami dalam menyelamatkan spesies yang terancam punah. Kami berharap panda-panda ini akan berkembang biak, meskipun mereka sangat pemilih soal pasangannya.”

Tidak seperti kedua panda itu, banyak binatang justru berkembang biak dengan mudah di kebun binatang, berkat kondisi yang nyaman dan perhatian dari dokter hewan. Program penangkaran yang sukses telah menjawab para pengkritik yang mengatakan bahwa kebun binatang seharusnya tidak terlibat dalam perdagangan berbagai spesies yang terancam punah. Selain memelihara sekelompok binatang untuk dipertunjukkan, banyak kebun binatang juga mencoba menangkar binatang-binatang yang terancam punah dengan harapan mereka bisa dikembalikan lagi ke alam liar.

Penyebab utama kepunahan adalah hilangnya habitat. Maka, kebun-kebun binatang aktif mendanai program pelestarian, bekerja sama langsung dengan suaka margasatwa di negeri-negeri tropis. *

Mengamati Alam

Karena anak kecil umumnya punya ketertarikan alami terhadap binatang, kunjungan sekeluarga ke kebun binatang di akhir pekan atau di hari libur memberi orang tua kesempatan untuk mengajar anak-anak mereka tentang ciptaan Allah. Mereka bisa mengamati alam bersama-sama.

Dari awal sejarah, umat manusia selalu tertarik dengan dunia fauna. Ini adalah ketertarikan yang patut ditanamkan pada anak-anak kita, karena dunia alam memberikan pemahaman tentang kepribadian Penciptanya. Kunjungan ke kebun binatang juga bisa meningkatkan respek dan kesadaran kita akan makhluk-makhluk menakjubkan yang mendiami planet kita yang ringkih.

Searah jarum jam dari kiri atas: kupu-kupu tropis, harimau Benggala, panda raksasa, elang botak, singa-laut Kalifornia

^ par. 12 Upaya kebun binatang untuk membantu melindungi harimau [Panthera tigris] di Asia, lemur di Madagaskar, dan primata di Afrika tampaknya berhasil.