Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Jalan Menuju Kehidupan Abadi—Sudahkah Anda Menemukannya?

 BAGIAN 1

Apakah Semua Agama Mengajarkan Kebenaran?

Apakah Semua Agama Mengajarkan Kebenaran?

1. Agama apa saja yang Anda ketahui?

HAMPIR semua orang setuju bahwa beribadat kepada Allah adalah hal yang penting. Tetapi, tidak banyak yang sepakat tentang cara beribadat kepada-Nya. Orang Muslim beribadat di masjid, dan orang Kristen di gereja. Orang Buddha dan Hindu pergi ke kuil. Dan, agama-agama tradisional beribadat di berbagai tempat yang dianggap keramat. Tetapi, bukan hanya itu. Di antara orang-orang Muslim ada berbagai aliran. Di kalangan orang yang mengaku Kristen terdapat banyak denominasi. Di luar gereja-gereja utama, masih ada ribuan gereja independen di seluruh dunia. Dan, agama tradisional sangat bervariasi bergantung daerahnya.

Agama Kita Harus Berdasarkan Kebenaran

2. (a) Apa yang memengaruhi cara beribadat seseorang? (b) Apakah agama yang berasal dari orang tua atau yang dipaksakan oleh bangsa lain selalu benar?

2 Apa yang memengaruhi cara beribadat seseorang? Kebanyakan orang menerima agama dari orang tua. Namun, ada yang pilihan agamanya dipengaruhi peristiwa masa lalu. Sebagai contoh di Afrika, buku The Africans​—A Triple Heritage mengatakan, ”Islam menyebar di bagian utara Sahara melalui penaklukan, . . . Kekristenan menyebar ke bagian selatan Sahara dengan cara yang sama. Jika di bagian utara penyebaran Islam dilakukan dengan pedang, di bagian selatan  Sahara, penyebaran Kekristenan dilakukan dengan bedil.” Meskipun begitu, kita umumnya yakin bahwa agama kita menyenangkan Allah. Tetapi, suatu agama belum tentu benar hanya karena itu berasal dari orang tua atau karena dipaksakan oleh bangsa asing kepada leluhur kita.

3-5. Ilustrasi apa yang membantu kita melihat bahwa tidak semua agama mengajarkan kebenaran?

3 Meski semua agama mengaku memberikan tuntunan yang benar dalam beribadat kepada Allah, gagasan mereka berbeda-beda. Mereka mengajarkan banyak hal yang berbeda tentang Allah dan apa yang Ia harapkan dari kita. Pikirkanlah ini: Misalnya, Anda mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan besar. Di hari pertama, karena bos Anda sedang cuti, Anda bertanya kepada tiga rekan kerja Anda tentang apa yang harus dilakukan. Pekerja pertama mengatakan bahwa bos ingin agar Anda menyapu lantai. Yang kedua mengatakan bahwa Anda harus mengecat dinding. Yang ketiga menyuruh Anda untuk membagikan surat.

4 Setelah itu, Anda bertanya kepada mereka tentang bos Anda. Yang pertama menjawab bahwa bos itu tinggi, muda, dan kasar. Yang kedua mengatakan bahwa ia pendek, tua, dan baik. Yang ketiga mengatakan bahwa bos bukanlah seorang pria, melainkan wanita. Kemungkinan besar, Anda menyimpulkan bahwa ketiga teman itu tidak semuanya mengatakan yang benar. Jika Anda ingin tetap bekerja di situ, Anda mungkin akan mencari tahu siapa sebenarnya bos Anda dan apa yang ia inginkan.

5 Agama juga seperti itu. Karena ada banyak gagasan mengenai siapa Allah itu dan apa yang Ia inginkan dari manusia, kita harus memastikan bahwa cara kita beribadat sesuai dengan kebenaran. Tetapi, dapatkah kita mengetahui kebenaran tentang Allah?