Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab—Apa Isinya?

Untuk Apa Memeriksa Alkitab?

Untuk Apa Memeriksa Alkitab?

Apakah Anda mengenal Alkitab? Ini adalah buku unik yang paling luas peredarannya sepanjang sejarah. Orang dari semua latar belakang telah mendapati bahwa isinya menghibur dan memberi harapan; selain itu, nasihatnya praktis untuk kehidupan sehari-hari. Namun, banyak orang sekarang tidak terlalu mengenal Alkitab. Tidak soal Anda orang yang religius atau tidak, boleh jadi Anda ingin tahu tentang Alkitab. Brosur ini dirancang untuk memberi Anda tinjauan singkat tentang Alkitab.

SEBELUM mulai membaca Alkitab, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal tentang buku ini. Alkitab, yang juga disebut Kitab Suci, sebenarnya adalah kumpulan 66 buku, atau bagian, yang dimulai dengan buku Kejadian dan diakhiri dengan buku Penyingkapan, atau buku Wahyu.

Siapa pengarang Alkitab? Itu pertanyaan yang menarik sekali. Faktanya adalah Alkitab ditulis oleh sekitar 40 pria dalam jangka waktu sekitar 1.600 tahun. Yang luar biasa, pria-pria itu tidak mengaku sebagai pengarang Alkitab. Salah satu penulisnya mengatakan, ”Segenap Tulisan Kudus diilhamkan Allah.” (2 Timotius 3:16) Penulis lain berkata, ”Roh Yehuwa-lah yang berbicara melalui aku, dan firmannya ada pada lidahku.” (2 Samuel 23:2) Jadi, para penulisnya menyatakan bahwa Allah Yehuwa, Penguasa Tertinggi alam semesta, adalah Pengarang Alkitab. Allah, sebagaimana diungkapkan para penulis itu, ingin dekat dengan manusia.

Ada hal lain lagi yang mutlak perlu diketahui untuk memahami Alkitab. Alkitab memiliki satu tema: pembenaran hak Allah untuk memerintah umat manusia melalui Kerajaan surgawi-Nya. Di halaman-halaman berikut, Anda akan melihat bagaimana tema ini muncul dalam setiap bagian Alkitab, dari Kejadian sampai Penyingkapan.

Setelah mengetahui hal-hal tersebut, mari kita simak isi buku paling populer di dunia, Alkitab.

^ par. 9 Ada beragam cara untuk menyatakan penanggalan. Dalam brosur ini, M berarti ”Masehi” dan SM berarti ”Sebelum Masehi”. Anda akan melihat ini pada garis waktu di bagian bawah halaman.