Setelah Air Bah, anak-anak Nuh dan istri mereka punya banyak anak. Keluarga mereka semakin besar. Mereka pun menyebar ke daerah lain di bumi, seperti yang Yehuwa suruh.

Tapi, ada yang tidak taat kepada Yehuwa. Mereka berkata, ’Ayo kita bangun sebuah kota dan tetap tinggal di sini. Kita akan buat menara yang tingginya sampai ke langit. Kita akan jadi terkenal.’

 Yehuwa tidak senang dengan apa yang mereka lakukan, jadi Dia mau menghentikan mereka. Apa kamu tahu cara Dia melakukannya? Dia membuat bahasa mereka jadi berbeda-beda. Karena tidak bisa mengerti apa yang dikatakan temannya, mereka berhenti bekerja. Kota yang mereka bangun disebut Babel, yang artinya ”Kekacauan”. Maka, orang-orang pergi dari situ dan tersebar ke seluruh bumi. Tapi di tempat mereka yang baru, mereka terus berbuat jahat. Apa masih ada yang menyayangi Yehuwa? Ayo kita cari tahu di cerita berikutnya.

”Allah menentang orang sombong, tapi menunjukkan kebaikan hati yang luar biasa kepada orang rendah hati.”—Yakobus 4:6