Coba lihat gambar anak kecil ini. Sepertinya dia merasa sendirian dan takut. Apakah kamu pernah merasa seperti itu?— Semua orang pasti pernah merasa begitu. Alkitab bercerita tentang sahabat-sahabat Yehuwa yang pernah merasa sendirian dan takut. Salah satunya adalah Elia. Ayo kita belajar tentang dia.

Izebel mau membunuh Elia

Elia hidup jauh sebelum Yesus lahir. Dia tinggal di Israel. Waktu itu, yang menjadi raja adalah Ahab. Dia tidak menyembah Yehuwa. Ahab dan istrinya, Izebel, menyembah allah palsu Baal. Karena itu, banyak orang Israel jadi ikut-ikutan menyembah Baal. Ratu Izebel sangat jahat. Dia mau membunuh semua penyembah Yehuwa. Dia juga mau membunuh Elia! Lalu, apa yang Elia lakukan?—

Elia melarikan diri! Dia pergi ke gurun dan bersembunyi di sebuah gua. Menurutmu,  kenapa dia sembunyi?— Ya, karena dia takut. Sebenarnya, Elia tidak perlu takut, karena dia tahu bahwa Yehuwa bisa bantu dia. Yehuwa sudah pernah memperlihatkan kehebatan-Nya kepada Elia. Misalnya, Yehuwa pernah menjawab doa Elia dengan menurunkan api dari langit. Sekarang pun Yehuwa pasti bisa bantu Elia!

Bagaimana Yehuwa membantu Elia?

Ketika Elia berada di gua, Yehuwa bertanya kepadanya, ’Sedang apa kamu di sini?’ Elia menjawab, ’Hanya aku satu-satunya yang masih menyembah-Mu. Sekarang cuma tinggal aku sendiri, dan aku takut dibunuh.’ Elia kira para penyembah Yehuwa lainnya sudah dibunuh. Tapi Yehuwa meyakinkan Elia, ’Tidak, masih ada 7.000 orang lainnya yang menyembahku. Jangan takut. Ada banyak tugas lain yang harus kamu lakukan!’ Menurutmu, apakah Elia senang mendengar itu?—

Apa yang bisa kamu pelajari dari cerita Elia?— Kamu tidak perlu merasa sendirian dan takut. Kamu punya teman-teman yang sayang sama Yehuwa dan sayang sama kamu juga. Selain itu, Yehuwa juga sangat kuat dan selalu mau bantu kamu! Jadi kamu sebenarnya tidak sendirian. Apakah itu membuatmu senang?—