Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Yunus 4:1-11

4  Namun, bagi Yunus, hal itu sangat tidak menyenangkan,+ dan kemarahannya berkobar.  Maka ia berdoa kepada Yehuwa dan mengatakan, ”Ya, Yehuwa, bukankah ini yang kukhawatirkan ketika aku berada di tanahku sendiri? Itulah sebabnya aku dahulu pergi dan melarikan diri ke Tarsyis;+ karena aku tahu bahwa engkau adalah Allah yang murah hati dan berbelaskasihan,+ lambat marah dan berlimpah dengan kebaikan hati yang penuh kasih,+ dan merasa menyesal atas malapetaka itu.+  Maka sekarang, oh, Yehuwa, cabutlah kiranya jiwaku+ dari diriku, karena lebih baik aku mati daripada aku hidup.”+  Lalu Yehuwa berfirman, ”Layakkah kemarahanmu berkobar?”+  Kemudian Yunus keluar dari kota itu dan duduk di timur kota; dan ia membuat sebuah pondok untuk duduk di bawah naungannya+ hingga ia melihat apa yang akan terjadi dengan kota itu.+  Lalu Allah Yehuwa menetapkan agar sebuah tanaman labu air tumbuh melampaui Yunus, sehingga menjadi naungan di atas kepalanya, untuk membebaskannya dari keadaannya yang membawa malapetaka.+ Dan Yunus sangat bersukacita atas tanaman labu air itu.  Tetapi Allah yang benar menetapkan agar seekor ulat+ menyerang tanaman labu air itu ketika fajar menyingsing pada hari berikutnya; sehingga tanaman itu mengering.+  Dan segera setelah matahari bersinar, Allah juga menetapkan agar angin timur yang panas menyengat,+ dan matahari terus memancar ke atas kepala Yunus, sehingga ia hampir pingsan;+ ia terus meminta agar jiwanya mati, dan ia berulang-ulang mengatakan, ”Lebih baik aku mati daripada aku hidup.”+  Kemudian Allah berfirman kepada Yunus, ”Layakkah kemarahanmu berkobar atas tanaman labu air itu?”+ Maka ia mengatakan, ”Selayaknyalah kemarahanku berkobar, sampai di ambang kematian.” 10  Tetapi Yehuwa berfirman, ”Engkau, engkau merasa kasihan terhadap tanaman labu air, yang atasnya engkau tidak berjerih lelah atau membuatnya jadi besar, yang tumbuh dalam semalam dan binasa dalam semalam sebagaimana ia tumbuh. 11  Dan aku, tidakkah seharusnya aku merasa kasihan kepada Niniwe, kota besar itu,+ yang di dalamnya terdapat lebih dari seratus dua puluh ribu orang yang sama sekali tidak mengetahui perbedaan antara tangan kanan dan kiri mereka, belum lagi binatang peliharaan yang banyak?”+

Catatan Kaki