Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Yohanes 11:1-57

11  Ada seorang pria yang sakit, Lazarus dari Betani, dari desa Maria dan saudara perempuannya, Marta.+  Sesungguhnya, Maria inilah yang pernah mengoles TUAN dengan minyak wangi+ dan menyeka kakinya sampai kering dengan rambutnya,+ yang saudaranya, Lazarus, sedang sakit.  Karena itu saudara-saudara perempuannya mengirim berita kepada dia, demikian, ”Tuan, lihatlah! orang yang engkau kasihi+ sedang sakit.”  Tetapi ketika Yesus mendengarnya ia mengatakan, ”Penyakit ini tujuannya bukan untuk membawa kematian, melainkan untuk kemuliaan Allah,+ agar Putra Allah dapat dimuliakan melalui hal itu.”  Yesus mengasihi Marta dan saudara perempuannya dan Lazarus.  Akan tetapi, ketika ia mendengar bahwa dia sakit, ia masih tinggal dua hari lagi di tempat ia berada.  Setelah itu ia mengatakan kepada murid-muridnya, ”Marilah kita pergi lagi ke Yudea.”  Murid-murid itu mengatakan kepadanya, ”Rabi,+ baru-baru ini orang-orang Yudea berupaya merajam engkau,+ dan engkau akan pergi lagi ke sana?”  Yesus menjawab, ”Bukankah ada dua belas jam pada waktu siang? Jika seseorang berjalan pada waktu siang+ ia tidak terbentur sesuatu pun, karena ia melihat terang dunia ini. 10  Tetapi jika seseorang berjalan pada waktu malam,+ ia terbentur sesuatu, karena terang itu tidak ada dalam dirinya.” 11  Ia mengatakan hal-hal itu, dan setelah itu ia mengatakan kepada mereka, ”Lazarus, sahabat kita, telah pergi beristirahat, tetapi aku mengadakan perjalanan ke sana untuk membangunkan dia dari tidur.”+ 12  Maka murid-murid itu mengatakan kepadanya, ”Tuan, jika dia pergi beristirahat, dia akan sembuh.” 13  Namun, Yesus berbicara tentang kematiannya. Tetapi mereka menyangka ia berbicara tentang beristirahat dalam tidur. 14  Maka, pada waktu itu Yesus mengatakan kepada mereka dengan terus terang, ”Lazarus telah mati,+ 15  dan aku bersukacita karena kamu bahwa aku tidak ada di sana, agar kamu percaya. Tetapi marilah kita pergi kepadanya.” 16  Maka Tomas, yang disebut Si Kembar, mengatakan kepada sesama murid, ”Marilah kita pergi juga, agar kita mati bersamanya.”+ 17  Oleh karena itu, ketika Yesus tiba, ia mendapati bahwa dia sudah empat hari dalam makam peringatan.+ 18  Betani letaknya dekat Yerusalem, jaraknya kira-kira tiga kilometer. 19  Maka banyak orang Yahudi telah datang kepada Marta dan Maria untuk menghibur+ mereka sehubungan dengan saudara laki-laki mereka. 20  Karena itu, ketika Marta mendengar bahwa Yesus datang, ia pergi menemuinya; tetapi Maria+ tetap duduk di rumah. 21  Karena itu Marta mengatakan kepada Yesus, ”Tuan, seandainya engkau ada di sini, saudaraku tidak akan mati.+ 22  Meskipun demikian, saat ini aku tahu bahwa seberapa banyak yang engkau minta dari Allah,+ Allah akan memberikannya kepadamu.” 23  Yesus mengatakan kepadanya, ”Saudaramu akan bangkit.”+ 24  Marta mengatakan kepadanya, ”Aku tahu ia akan bangkit dalam kebangkitan+ pada hari terakhir.” 25  Yesus mengatakan kepadanya, ”Akulah kebangkitan dan kehidupan.+ Ia yang memperlihatkan iman akan aku, meskipun ia mati, ia akan hidup;+ 26  dan setiap orang yang hidup dan memperlihatkan iman akan aku tidak akan pernah mati.+ Apakah engkau percaya akan hal ini?” 27  Ia mengatakan kepadanya, ”Ya, Tuan; aku percaya bahwa engkau adalah KRISTUS Putra Allah, Pribadi yang datang ke dunia.”+ 28  Dan setelah ia mengatakan hal itu, ia pergi dan memanggil Maria, saudaranya, dan dengan diam-diam mengatakan, ”Guru+ sudah hadir dan memanggilmu.” 29  Yang disebut belakangan, ketika mendengar hal itu, segera berdiri dan pergi menjumpai dia. 30  Yesus sebenarnya belum tiba di desa itu, tetapi ia masih berada di tempat Marta menemuinya. 31  Maka orang-orang Yahudi yang ada bersamanya di rumah itu+ dan yang sedang menghiburnya, ketika melihat Maria berdiri dengan segera dan pergi ke luar, mereka mengikuti dia, menyangka bahwa dia pergi ke makam peringatan+ untuk menangis di sana. 32  Dan Maria, setibanya di tempat Yesus berada dan melihatnya, sujud di kakinya, sambil mengatakan kepadanya, ”Tuan, seandainya engkau ada di sini, saudaraku tidak akan mati.”+ 33  Karena itu, ketika Yesus melihat dia menangis dan orang-orang Yahudi yang datang bersama dia menangis, ia mengerang dalam roh dan merasa susah;+ 34  dan ia mengatakan, ”Di manakah kamu membaringkan dia?” Mereka mengatakan kepadanya, ”Tuan, mari dan lihatlah.” 35  Yesus meneteskan air mata.+ 36  Maka orang-orang Yahudi mengatakan, ”Lihat, betapa besar kasih sayangnya bagi dia!”+ 37  Tetapi beberapa di antara mereka mengatakan, ”Tidak sanggupkah pria ini, yang telah mencelikkan mata+ orang buta, mencegah orang ini mati?” 38  Karena itu Yesus, setelah mengerang lagi dalam dirinya, datang ke makam peringatan.+ Sebenarnya, itu adalah sebuah gua, dan sebuah batu+ diletakkan padanya. 39  Yesus mengatakan, ”Singkirkanlah batu+ itu.” Marta, saudara orang yang meninggal itu, mengatakan kepadanya, ”Tuan, sekarang ini ia pasti sudah berbau, karena sudah empat hari.” 40  Yesus mengatakan kepadanya, ”Bukankah telah kuberitahukan kepadamu bahwa jika engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?”+ 41  Maka mereka menyingkirkan batu itu. Kemudian Yesus melayangkan pandangannya ke langit+ dan mengatakan, ”Bapak, aku bersyukur kepadamu bahwa engkau telah mendengar aku.+ 42  Memang, aku tahu bahwa engkau selalu mendengar aku; tetapi demi orang banyak+ yang berdiri di sekelilingku aku berbicara, agar mereka percaya bahwa engkau yang telah mengutus aku.”+ 43  Dan setelah ia mengatakan hal-hal itu, ia berseru dengan suara keras, ”Lazarus, marilah ke luar!”+ 44  Orang yang telah mati itu keluar dengan kaki dan tangannya masih terikat pembungkus,+ dan wajahnya terbalut kain. Yesus mengatakan kepada mereka, ”Lepaskan pembungkusnya dan biarkan dia pergi.” 45  Oleh karena itu, banyak orang Yahudi yang telah datang kepada Maria dan yang melihat apa yang telah dia lakukan, beriman kepadanya;+ 46  tetapi beberapa dari antara mereka pergi kepada orang-orang Farisi dan memberitahukan kepada mereka apa yang telah Yesus lakukan.+ 47  Oleh karena itu, imam-imam kepala dan orang-orang Farisi mengumpulkan Sanhedrin+ dan mengatakan, ”Apa yang harus kita lakukan, karena orang itu mengadakan banyak tanda?+ 48  Jika kita membiarkan dia seperti ini, mereka semua akan beriman kepadanya,+ dan orang-orang Romawi+ akan datang dan mengambil tempat ibadat kita+ dan juga bangsa kita.” 49  Tetapi salah seorang dari antara mereka, Kayafas, yakni imam besar tahun itu,+ mengatakan kepada mereka, ”Kamu tidak tahu apa-apa, 50  dan kamu tidak menyadari bahwa adalah demi manfaatmu agar satu orang mati+ demi kepentingan orang-orang dan bukan agar seluruh bangsa dibinasakan.”+ 51  Namun, ia tidak mengatakan hal itu dari dirinya sendiri; tetapi karena ia adalah imam besar tahun itu, ia bernubuat bahwa Yesus ditentukan untuk mati bagi bangsa itu, 52  dan bukan bagi bangsa itu saja, tetapi agar anak-anak Allah yang tercerai-berai+ dapat juga ia kumpulkan menjadi satu.+ 53  Maka sejak hari itu mereka bermufakat membunuh dia.+ 54  Karena itu Yesus tidak lagi berjalan di hadapan umum+ di antara orang-orang Yahudi,+ tetapi ia berangkat dari sana ke daerah dekat padang belantara, ke sebuah kota yang bernama Efraim,+ dan di sana ia tinggal bersama murid-muridnya. 55  Pada waktu itu paskah+ orang-orang Yahudi sudah dekat, dan banyak orang pergi dari daerah pedesaan ke Yerusalem sebelum paskah itu untuk mentahirkan diri.+ 56  Maka mereka pergi mencari Yesus dan sambil berdiri di sekitar bait, mereka berkata satu sama lain, ”Bagaimana pendapatmu? Bahwa dia sama sekali tidak akan datang ke perayaan?” 57  Sementara itu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah memberikan perintah agar jika seseorang tahu di mana dia berada, ia harus mengungkapkannya, supaya mereka dapat menangkap dia.

Catatan Kaki