Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Yehezkiel 19:1-14

19  ”Mengenai engkau, nyanyikanlah nyanyian ratapan+ mengenai para pemimpin Israel,+  dan katakan, ’Siapakah ibumu? Seekor singa betina di antara singa-singa.+ Ia berbaring di antara singa-singa muda yang bersurai. Ia membesarkan anak-anaknya.  ”’Ia membesarkan salah satu anaknya.+ Dia menjadi singa muda yang bersurai, dan dia mulai belajar mencabik mangsa.+ Bahkan manusia dilahapnya.  Dan bangsa-bangsa terus mendengar mengenai dia. Dia tertangkap dalam lubang mereka, lalu mereka membawa dia dengan menggunakan kait ke tanah Mesir.+  ”Pada waktu induknya melihat bahwa penantian dan harapannya telah musnah, diambilnyalah anaknya yang lain.+ Ia membesarkannya menjadi singa muda yang bersurai.  Dan dia berjalan-jalan di antara singa-singa. Dia menjadi singa muda yang bersurai. Dia belajar mencabik mangsa.+ Bahkan manusia dilahapnya.+  Dia mengetahui menara-menara tempat tinggal manusia, dan dia menghancurkan kota-kota mereka,+ sehingga negeri itu dibiarkan telantar dan dia memenuhinya dengan suara aumannya.+  Dan bangsa-bangsa dari berbagai distrik yurisdiksi di sekelilingnya mulai melawan dia+ dan menebarkan jaring mereka ke atas dia.+ Dia tertangkap dalam lubang mereka.+  Akhirnya mereka memasukkan dia ke dalam kandang dengan menggunakan kait dan membawa dia kepada raja Babilon.+ Mereka membawa dia dengan jaring berburu, agar suaranya tidak terdengar lagi di atas gunung-gunung Israel.+ 10  ”’Ibumu+ seperti tanaman anggur dalam darahmu,+ ditanam di dekat air. Ia menghasilkan buah dan mempunyai banyak ranting karena air yang berlimpah.+ 11  Dan ranting-ranting itu menjadi cabang yang kuat baginya, untuk dijadikan tongkat para penguasa.+ Tingginya melebihi ranting-ranting lain, dan ia menjadi kelihatan karena tingginya itu dan karena dedaunannya yang banyak.+ 12  Tetapi dalam kemurkaan ia akhirnya dicabut.+ Ia dilemparkan ke bumi, dan angin timur mengeringkan buahnya.+ Cabangnya yang kuat dipatahkan dan menjadi kering.+ Api pun melalapnya.+ 13  Dan sekarang ia ditanam di padang belantara,+ di tanah yang gersang dan kering.+ 14  Lalu api keluar dari cabangnya.+ Api itu melalap cabang-cabang mudanya, buahnya, dan padanya tidak ada lagi cabang yang kuat, tongkat untuk memerintah.+ ”’Itulah nyanyian ratapan, dan itu akan menjadi nyanyian ratapan.’”+

Catatan Kaki