Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Ulangan 21:1-23

21  ”Apabila di tanah yang Yehuwa, Allahmu, berikan kepadamu untuk diambil sebagai milik, ditemukan seseorang yang terbunuh, tergeletak di padang, dan tidak diketahui siapa yang membunuhnya,+  maka para tua-tuamu dan para hakimmu+ harus keluar dan mengukur jarak ke kota-kota yang ada di sekeliling orang yang terbunuh itu;  dan harus ditentukan kota yang paling dekat dengan tempat orang yang terbunuh itu. Para tua-tua dari kota itu harus mengambil dari antara ternak, seekor sapi muda yang belum pernah dipekerjakan, yang belum pernah menghela dengan kuk;  lalu para tua-tua kota itu harus membawa sapi muda itu turun ke wadi yang dialiri air yang belum pernah digarap atau ditaburi benih, dan mereka harus mematahkan leher sapi muda itu di sana, di wadi itu.+  ”Para imam, putra-putra Lewi, harus datang mendekat, karena merekalah yang dipilih Yehuwa, Allahmu, untuk melayani dia+ dan untuk memberkati+ dengan nama Yehuwa dan melalui mulut mereka setiap persengketaan yang melibatkan perbuatan kekerasan harus diputuskan.+  Lalu semua tua-tua dari kota yang paling dekat dengan tempat orang yang terbunuh itu harus mencuci tangan mereka+ di atas sapi muda yang lehernya telah dipatahkan di wadi;  dan mereka harus menyatakan, demikian, ’Tangan kami tidak menumpahkan darah itu, dan mata kami juga tidak melihatnya ditumpahkan.+  Janganlah menuntut pertanggungjawabannya dari umatmu, Israel, yang telah kautebus,+ oh, Yehuwa, dan jangan menimpakan kesalahan karena darah+ orang yang tidak bersalah ke tengah-tengah umatmu, Israel’; dan jangan menuntut pertanggungjawaban dari mereka karena utang darah itu.  Maka engkau—engkau akan menyingkirkan utang darah orang yang tidak bersalah itu dari tengah-tengahmu,+ karena engkau melakukan apa yang benar di mata Yehuwa.+ 10  ”Apabila engkau pergi berperang melawan musuhmu dan Yehuwa, Allahmu, menyerahkan mereka ke tanganmu+ dan engkau membawa mereka sebagai tawanan;+ 11  dan engkau melihat di antara para tawanan itu seorang wanita yang elok perawakannya, dan engkau tertarik kepadanya+ dan mengambilnya untuk menjadi istrimu, 12  maka engkau harus membawa dia ke dalam rumahmu. Ia harus mencukur kepalanya+ dan mengurus kukunya, 13  menanggalkan pakaian yang dikenakannya pada waktu ia ditawan dan tinggal di rumahmu dan menangisi bapak dan ibunya selama satu bulan kamariah penuh;+ setelah itu hendaklah engkau melakukan hubungan dengannya dan mengambilnya menjadi milik, sebagai pengantin perempuanmu, dan dia akan menjadi istrimu. 14  Apabila engkau tidak senang lagi kepadanya, engkau harus membiarkan dia pergi+ sekehendak jiwanya; tetapi engkau sama sekali tidak boleh menjualnya untuk mendapatkan uang. Jangan memperlakukan dia dengan lalim+ setelah engkau merendahkan dia. 15  ”Apabila seorang pria mempunyai dua orang istri, yang seorang dicintai dan yang lain dibenci, dan mereka, yang dicintai dan yang dibenci, melahirkan anak-anak lelaki baginya, dan yang sulung adalah putra istri yang dibenci,+ 16  maka pada hari ia memberikan apa yang ia miliki kepada putra-putranya sebagai warisan, ia tidak boleh menetapkan putra dari istri yang dicintai sebagai yang sulung dan merugikan putra dari istri yang dibenci, yang adalah putra sulung.+ 17  Ia harus mengakui putra dari istri yang dibenci sebagai yang sulung dengan memberikan kepadanya dua bagian dari segala yang dimilikinya,+ karena dialah yang awal dari kekuatannya untuk menghasilkan keturunan.+ Hak atas kedudukan sebagai anak sulung adalah miliknya.+ 18  ”Apabila seorang pria mempunyai seorang putra yang keras kepala dan suka memberontak,+ yang tidak mendengarkan perkataan bapaknya atau perkataan ibunya,+ dan mereka telah mengoreksi dia, tetapi dia tidak juga mendengarkan mereka,+ 19  maka bapaknya dan ibunya harus memegang dia dan membawanya kepada para tua-tua kotanya dan ke gerbang kota tempat tinggalnya,+ 20  dan mereka harus mengatakan kepada para tua-tua kotanya, ’Putra kami ini keras kepala dan suka memberontak; dia tidak mendengarkan perkataan kami,+ dia gelojoh+ dan suka mabuk.’+ 21  Maka semua orang di kotanya harus melontari dia dengan batu, dan dia harus mati. Demikianlah engkau menyingkirkan apa yang jahat dari tengah-tengahmu, dan seluruh Israel akan mendengar dan menjadi takut.+ 22  ”Apabila dalam diri seseorang didapati suatu dosa yang membuat dia patut dihukum mati, dan dia dibunuh,+ dan engkau menggantungnya pada sebuah tiang,+ 23  maka mayatnya tidak boleh ditinggalkan pada tiang itu sepanjang malam;+ tetapi engkau harus menguburkannya pada hari itu, karena orang yang digantung adalah sesuatu yang dikutuk Allah;+ dan jangan mencemari tanahmu, yang diberikan Yehuwa, Allahmu, kepadamu sebagai milik pusaka.+

Catatan Kaki