Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Matius 22:1-46

22  Sebagai jawaban lebih lanjut Yesus berbicara lagi kepada mereka dengan perumpamaan, katanya,+  ”Kerajaan surga diumpamakan seperti seorang pria, seorang raja, yang mengadakan pesta pernikahan+ bagi putranya.  Dan ia mengutus budak-budaknya untuk memanggil orang-orang yang diundang ke pesta pernikahan,+ tetapi mereka tidak mau datang.+  Ia mengutus lagi budak-budak lain,+ katanya, ’Beri tahukanlah kepada orang-orang yang diundang itu, ”Lihat! Aku telah menyiapkan jamuan makanku,+ lembu-lembu jantan dan binatang-binatangku yang digemukkan sudah disembelih, dan segala sesuatu sudah siap. Datanglah ke pesta pernikahan.”’+  Tetapi tanpa peduli mereka pergi, yang seorang ke ladangnya, yang lain ke usaha dagangnya;+  tetapi yang selebihnya, menangkap budak-budaknya, memperlakukan mereka dengan hina dan membunuhnya.+  ”Akan tetapi, raja menjadi murka, dan mengirim bala tentaranya dan membinasakan pembunuh-pembunuh itu serta membakar kota mereka.+  Lalu ia mengatakan kepada budak-budaknya, ’Sesungguhnya pesta pernikahan sudah siap, tetapi orang-orang yang diundang itu tidak layak.+  Karena itu pergilah ke jalan-jalan yang menuju ke luar kota, dan siapa pun yang kamu temui undanglah ke pesta pernikahan.’+ 10  Maka budak-budak tersebut pergi ke jalan-jalan dan mengumpulkan semua orang yang mereka temui, yang fasik maupun yang baik;+ dan ruangan upacara pernikahan pun penuh dengan orang-orang yang duduk berbaring+ pada meja. 11  ”Ketika raja itu masuk untuk memeriksa para tamu, terlihat olehnya di sana seorang pria yang tidak mengenakan pakaian pernikahan.+ 12  Maka ia mengatakan kepadanya, ’Kawan, bagaimana engkau masuk ke sini tanpa mengenakan pakaian pernikahan?’+ Dia diam saja. 13  Lalu raja mengatakan kepada hamba-hambanya, ’Ikatlah tangan dan kakinya dan campakkan dia ke dalam kegelapan di luar. Di sanalah kelak ia menangis dan mengertakkan gigi.’+ 14  ”Karena banyak yang diundang, tetapi sedikit yang dipilih.”+ 15  Lalu orang-orang Farisi pergi dan bermufakat untuk menjebak dia dalam perkataannya.+ 16  Maka mereka mengutus kepadanya murid-murid mereka, bersama pengikut-pengikut partai Herodes,+ untuk mengatakan, ”Guru, kami tahu engkau selalu mengatakan yang benar dan mengajarkan jalan Allah sesuai kebenaran, dan engkau tidak peduli kepada siapa pun, karena engkau tidak memandang penampilan luar orang.+ 17  Karena itu, katakanlah kepada kami: Bagaimana pendapatmu? Apakah menurut hukum diperbolehkan membayar pajak kepala kepada Kaisar atau tidak?”+ 18  Tetapi Yesus, karena mengetahui kefasikan mereka, mengatakan, ”Mengapa kamu menguji aku, hai, orang-orang munafik?+ 19  Perlihatkan kepadaku uang logam pajak kepala.” Mereka membawa kepadanya sebuah dinar. 20  Dan ia mengatakan kepada mereka, ”Gambar dan tulisan siapakah ini?”+ 21  Mereka mengatakan, ”Kaisar.” Lalu ia mengatakan kepada mereka, ”Karena itu, bayarlah kembali perkara-perkara Kaisar kepada Kaisar, tetapi perkara-perkara Allah kepada Allah.”+ 22  Nah, ketika mereka mendengar itu, mereka heran dan pergi meninggalkan dia.+ 23  Pada hari itu orang-orang Saduki, yang mengatakan tidak ada kebangkitan, datang kepadanya dan bertanya kepadanya,+ 24  ”Guru, Musa mengatakan, ’Jika seorang pria mati tanpa mempunyai anak, saudaranya harus mengambil istri pria itu untuk dinikahi dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.’+ 25  Nah, ada tujuh orang bersaudara bersama kami; dan yang pertama menikah dan wafat, dan, karena tidak mempunyai keturunan, ia meninggalkan istrinya untuk saudaranya.+ 26  Hal yang sama terjadi juga dengan yang kedua dan yang ketiga, semuanya hingga yang ketujuh.+ 27  Yang terakhir dari semuanya, wanita itu mati. 28  Oleh karena itu, pada waktu kebangkitan, wanita itu akan menjadi istri yang mana dari antara ketujuh orang itu? Karena mereka semua dahulu memiliki dia.”+ 29  Sebagai jawaban Yesus mengatakan kepada mereka, ”Kamu keliru, karena kamu tidak tahu Tulisan-Tulisan Kudus maupun kuasa Allah;+ 30  karena dalam kebangkitan pria tidak menikah dan wanita juga tidak diberikan untuk dinikahkan,+ tetapi menjadi seperti malaikat di surga. 31  Berkenaan dengan kebangkitan orang mati, tidakkah kamu baca apa yang dikatakan kepadamu oleh Allah, dengan mengatakan,+ 32  ’Aku adalah Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub’?+ Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.”+ 33  Ketika mendengar itu, kumpulan orang itu terpukau atas pengajarannya.+ 34  Setelah orang-orang Farisi mendengar bahwa ia telah membungkam orang-orang Saduki, mereka berkumpul dalam satu kelompok. 35  Dan salah seorang dari antara mereka, seorang yang ahli dalam Hukum,+ bertanya untuk menguji dia, 36  ”Guru, yang manakah perintah terbesar dalam Hukum?”+ 37  Ia mengatakan kepadanya, ”’Engkau harus mengasihi Yehuwa, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap pikiranmu.’+ 38  Inilah perintah yang terbesar dan yang pertama. 39  Perintah yang kedua, yang seperti itu, adalah ini, ’Engkau harus mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri.’+ 40  Pada kedua perintah ini tergantung seluruh Hukum dan Kitab Para Nabi.”+ 41  Lalu sementara orang-orang Farisi berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka,+ 42  ”Bagaimana pendapatmu mengenai KRISTUS? Putra siapakah dia?” Mereka mengatakan kepadanya, ”Putra Daud.”+ 43  Ia mengatakan kepada mereka, ”Maka, bagaimana mungkin Daud melalui ilham+ menyebut dia ’Tuan’, dengan mengatakan, 44  ’Yehuwa berfirman kepada Tuanku, ”Duduklah di sebelah kananku sampai aku menaruh musuh-musuhmu di bawah kakimu”’?+ 45  Karena itu, jika Daud menyebut dia ’Tuan’, bagaimana mungkin dia adalah putranya?”+ 46  Dan tidak seorang pun dapat mengatakan sepatah kata sebagai jawaban kepadanya, dan juga tidak seorang pun sejak hari itu berani bertanya kepadanya lebih jauh lagi.+

Catatan Kaki