Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Matius 18:1-35

18  Pada jam itu murid-murid datang mendekat kepada Yesus dan mengatakan, ”Siapa sebenarnya yang terbesar dalam kerajaan surga?”+  Maka, setelah memanggil seorang anak kecil datang kepadanya, ia menempatkannya di tengah-tengah mereka+  dan mengatakan, ”Dengan sungguh-sungguh aku mengatakan kepadamu: Jika kamu tidak berubah haluan dan menjadi bagaikan anak kecil,+ kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.+  Karena itu, barang siapa merendahkan dirinya+ seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam kerajaan surga;+  dan barang siapa menerima seorang anak kecil seperti ini atas dasar namaku menerima aku juga.+  Akan tetapi, barang siapa membuat tersandung salah seorang dari mereka yang kecil ini yang menaruh iman kepadaku, lebih bermanfaat baginya apabila pada lehernya digantungkan sebuah batu kilangan+ seperti yang diputar oleh seekor keledai dan ditenggelamkan di laut yang luas.+  ”Celakalah dunia oleh karena balok-balok sandungan! Tentu, balok-balok sandungan memang harus datang,+ tetapi celaka bagi orang yang melalui dia balok sandungan+ itu datang!  Maka, jika tanganmu atau kakimu membuat engkau tersandung, potonglah itu dan buanglah darimu;+ lebih baik engkau masuk ke dalam kehidupan dengan keadaan cacat atau buntung daripada dilemparkan dengan dua tangan atau dua kaki ke dalam api abadi.+  Juga, jika matamu membuat engkau tersandung, cungkillah itu dan buanglah itu darimu; lebih baik engkau masuk dengan satu mata ke dalam kehidupan daripada dilemparkan dengan dua mata ke dalam Gehena yang bernyala-nyala.+ 10  Pastikan bahwa kamu sekalian tidak memandang rendah salah seorang dari mereka yang kecil ini; sebab aku memberi tahu kamu bahwa malaikat-malaikat+ mereka di surga selalu melihat muka Bapakku yang di surga.+ 11  —— 12  ”Bagaimana pendapatmu? Jika seseorang mempunyai seratus ekor domba dan salah satu dari antaranya tersesat,+ tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor itu di pegunungan dan pergi mencari yang tersesat?+ 13  Dan jika ternyata ia menemukannya, aku mengatakan kepada kamu, ia lebih bersukacita atasnya daripada atas yang sembilan puluh sembilan yang tidak tersesat.+ 14  Demikian pula Bapakku yang di surga tidak menginginkan salah seorang dari mereka yang kecil ini binasa.+ 15  ”Lagi pula, jika saudaramu berbuat dosa, pergilah dan ungkapkan kesalahannya antara engkau dan dia saja.+ Jika dia mendengarkan engkau, engkau telah memperoleh saudaramu.+ 16  Tetapi jika dia tidak mendengarkan, bawalah serta bersamamu satu atau dua orang lagi, agar berdasarkan keterangan dari mulut dua atau tiga orang saksi, setiap perkara dapat diteguhkan.+ 17  Jika dia tidak mendengarkan kepada mereka, berbicaralah kepada sidang jemaat. Jika dia tidak mendengarkan bahkan kepada sidang jemaat, biarlah dia bagimu menjadi sama seperti orang dari bangsa-bangsa+ dan seperti seorang pemungut pajak.+ 18  ”Dengan sungguh-sungguh aku mengatakan kepada kamu sekalian: Hal-hal apa pun yang kamu ikat di bumi akan menjadi hal-hal yang sudah terikat di surga, dan hal-hal apa pun yang kamu lepaskan di bumi akan menjadi hal-hal yang sudah terlepas di surga.+ 19  Sekali lagi dengan sungguh-sungguh aku mengatakan kepadamu: Jika dua dari antara kamu di bumi setuju mengenai apa pun yang penting yang akan mereka minta, hal itu akan terjadi bagi mereka oleh karena Bapakku di surga.+ 20  Sebab di mana ada dua atau tiga orang berkumpul dalam namaku,+ aku ada di tengah-tengah mereka.”+ 21  Lalu Petrus datang dan mengatakan kepadanya, ”Tuan, berapa kali saudaraku berdosa terhadap aku dan aku harus mengampuni dia?+ Sampai tujuh kali?”+ 22  Yesus mengatakan kepadanya, ”Aku mengatakan kepadamu, bukan: Sampai tujuh kali, tetapi: Sampai tujuh puluh tujuh kali.+ 23  ”Itulah sebabnya kerajaan surga diumpamakan seperti seorang pria, seorang raja,+ yang ingin mengadakan perhitungan+ dengan budak-budaknya. 24  Ketika ia mulai menyelesaikannya, dibawalah masuk seorang pria yang berutang kepadanya sepuluh ribu talenta [=60.000.000 dinar]. 25  Tetapi karena dia tidak memiliki kemampuan untuk membayarnya kembali, majikannya memerintahkan agar dia dan istrinya serta anak-anaknya dan segala sesuatu yang dia punyai dijual dan pembayaran dilakukan.+ 26  Maka budak itu menjatuhkan diri dan sujud kepadanya, sambil mengatakan, ’Sabarlah terhadap aku dan aku akan membayar kembali segala sesuatu kepadamu.’ 27  Digerakkan oleh rasa kasihan, majikan budak itu membebaskan dia+ dan membatalkan utangnya.+ 28  Tetapi budak itu keluar dan bertemu dengan salah seorang rekan budaknya yang berutang seratus dinar+ kepadanya; dan, sambil menangkap dia, ia mencekiknya, dengan mengatakan, ’Bayar kembali apa pun utangmu.’ 29  Maka rekan budaknya itu menjatuhkan diri dan memohon kepadanya, dengan mengatakan, ’Sabarlah+ terhadap aku dan aku akan membayar kembali kepadamu.’ 30  Akan tetapi, ia tidak mau, tetapi pergi dan menyuruhnya dilemparkan ke dalam penjara sampai dia membayar kembali apa yang terutang. 31  Karena itu, sewaktu rekan-rekan budaknya melihat hal-hal yang telah terjadi, mereka menjadi sangat pedih hati, lalu mereka pergi dan menjelaskan kepada majikan mereka semua hal yang telah terjadi.+ 32  Lalu majikannya memanggil dia dan mengatakan kepadanya, ’Budak yang fasik, aku membatalkan semua utang itu untukmu, pada waktu engkau memohon kepadaku. 33  Bukankah seharusnya engkau pun menaruh belas kasihan+ kepada rekan budakmu, seperti aku juga menaruh belas kasihan+ kepadamu?’ 34  Lalu, karena menjadi murka,+ majikannya menyerahkan dia kepada penjaga-penjaga penjara, sampai dia membayar kembali semua yang terutang. 35  Dengan cara yang sama+ Bapak surgawiku akan memperlakukan kamu, jika kamu masing-masing tidak mengampuni saudaranya dari hatimu.”+

Catatan Kaki