Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Matius 14:1-36

14  Pada masa itu Herodes, penguasa distrik, mendengar laporan mengenai Yesus+  dan mengatakan kepada hamba-hambanya, ”Inilah Yohanes Pembaptis. Dia telah dibangkitkan dari antara orang mati, dan itulah sebabnya perbuatan-perbuatan penuh kuasa bekerja dalam dirinya.”+  Karena Herodes telah menangkap Yohanes dan mengikat dia serta memenjarakannya oleh karena Herodias, istri Filipus, saudaranya.+  Karena Yohanes mengatakan kepadanya, ”Menurut hukum engkau tidak diperbolehkan memiliki dia.”+  Akan tetapi, meskipun ia ingin membunuhnya, ia takut kepada kumpulan orang itu, sebab mereka menganggap dia seorang nabi.+  Tetapi sewaktu hari lahir+ Herodes sedang dirayakan, anak perempuan Herodias menari pada kesempatan itu dan begitu menyenangkan hati Herodes  sehingga ia berjanji dengan sumpah akan memberikan kepada dia apa pun yang dimintanya.+  Lalu dia, atas petunjuk ibunya, mengatakan, ”Berikan kepadaku di sini di atas sebuah pinggan, kepala Yohanes Pembaptis.”+  Meskipun pedih hati, raja oleh karena sumpah-sumpahnya dan karena orang-orang yang duduk berbaring bersamanya, memerintahkan agar itu diberikan;+ 10  dan ia mengutus orang dan menyuruh memancung kepala Yohanes di penjara. 11  Dan kepalanya dibawa di atas pinggan dan diberikan kepada gadis itu, dan dia membawanya kepada ibunya.+ 12  Akhirnya datanglah murid-muridnya dan memindahkan mayatnya serta menguburnya+ dan datang melapor kepada Yesus. 13  Mendengar hal ini Yesus pergi dari sana dengan perahu ke tempat yang sunyi untuk mengasingkan diri;+ tetapi orang banyak, ketika mendengar hal itu, mengikuti dia dengan berjalan kaki dari kota-kota. 14  Lalu ketika ia keluar dari perahu ia melihat sekumpulan besar orang; dan ia merasa kasihan+ kepada mereka, dan ia menyembuhkan orang-orang yang sakit+ di antara mereka. 15  Tetapi ketika malam tiba, murid-muridnya datang kepadanya dan mengatakan, ”Tempat ini sunyi dan jam sudah larut; suruhlah kumpulan orang itu pulang, agar mereka pergi ke desa-desa dan membeli makanan bagi diri mereka.”+ 16  Akan tetapi, Yesus mengatakan kepada mereka, ”Mereka tidak perlu pergi: kamu beri mereka makan.”+ 17  Mereka mengatakan kepadanya, ”Kami tidak punya apa-apa di sini kecuali lima roti dan dua ikan.”+ 18  Ia mengatakan, ”Bawalah itu ke sini kepadaku.” 19  Kemudian ia memerintahkan kumpulan orang itu duduk berbaring di atas rumput dan mengambil lima roti dan dua ikan itu, dan sambil menengadah ke langit, ia mengucapkan berkat+ dan setelah memecah-mecah roti ia membagikannya kepada murid-murid, selanjutnya murid-murid kepada kumpulan orang itu.+ 20  Maka semuanya makan dan dikenyangkan, dan mereka mengumpulkan kelebihan pecahan roti, dua belas keranjang penuh.+ 21  Padahal mereka yang makan ada kira-kira lima ribu pria selain wanita dan anak-anak kecil.+ 22  Lalu, tanpa menunda, ia mendesak murid-muridnya untuk naik ke perahu dan pergi mendahuluinya ke seberang, sementara ia menyuruh kumpulan orang itu pulang.+ 23  Akhirnya, setelah menyuruh kumpulan orang itu pulang, ia naik ke gunung sendirian untuk berdoa.+ Meskipun sudah larut, ia berada di sana sendirian. 24  Sementara itu perahu tersebut telah ratusan meter jauhnya dari darat, mengalami kesulitan akibat gelombang-gelombang,+ karena angin berlawanan arah. 25  Tetapi pada giliran jaga yang keempat malam itu ia datang kepada mereka, dengan berjalan di atas laut.+ 26  Ketika ia terlihat oleh mereka berjalan di atas laut, murid-murid bingung, dan mengatakan, ”Itu suatu bayang-bayang!”+ Dan mereka berteriak karena takut. 27  Tetapi saat itu juga Yesus berbicara kepada mereka dengan kata-kata, ”Tabahlah, ini aku;+ jangan takut.” 28  Sebagai jawaban Petrus mengatakan kepadanya, ”Tuan, jika itu engkau, perintahkanlah aku untuk datang kepadamu di atas air.” 29  Ia mengatakan, ”Marilah!” Maka Petrus, setelah turun dari perahu,+ berjalan di atas air dan pergi menuju Yesus. 30  Tetapi ketika memandang badai, ia menjadi takut dan, sewaktu mulai tenggelam, ia berteriak, ”Tuan, selamatkanlah aku!” 31  Segera dengan mengulurkan tangannya Yesus memegang dia dengan erat dan mengatakan kepadanya, ”Engkau yang imannya kecil, mengapa engkau mengalah kepada keraguan?”+ 32  Dan setelah mereka naik ke dalam perahu, badai itu reda. 33  Lalu mereka yang ada di perahu sujud kepadanya, dan mengatakan, ”Engkau benar-benar Putra Allah.”+ 34  Dan mereka tiba di seberang dan mendarat di Genesaret.+ 35  Ketika mengenali dia, orang-orang di tempat itu mengutus orang ke semua daerah di sekitarnya, dan orang-orang membawa kepadanya semua orang yang sakit.+ 36  Dan mereka selanjutnya memohon kepadanya agar mereka boleh menyentuh saja jumbai pakaian luarnya;+ dan mereka semua yang menyentuhnya menjadi sembuh sama sekali.

Catatan Kaki