Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Markus 15:1-47

15  Dan segera pada waktu fajar, imam-imam kepala bersama para tua-tua dan penulis-penulis, bahkan segenap Sanhedrin, mengadakan perundingan,+ lalu mereka mengikat Yesus dan membawanya dan menyerahkannya kepada Pilatus.+  Maka Pilatus mengajukan pertanyaan kepadanya, ”Apakah engkau raja+ orang Yahudi?” Sebagai jawaban kepadanya ia mengatakan, ”Engkau sendiri mengatakannya.”+  Tetapi imam-imam kepala mulai menuduh dia tentang banyak perkara.+  Lalu Pilatus menanyai dia lagi, dengan mengatakan, ”Tidak maukah engkau memberikan jawaban?+ Lihat betapa banyak tuduhan yang mereka lancarkan terhadap engkau.”+  Tetapi Yesus tidak memberikan jawaban lagi, sehingga Pilatus heran.+  Pada setiap perayaan ia biasa melepaskan bagi mereka seorang tahanan, yaitu orang yang diminta oleh mereka.+  Pada waktu itu, ada orang yang disebut Barabas sedang dibelenggu bersama para penghasut. Mereka telah melakukan pembunuhan dalam penghasutan mereka.+  Maka orang banyak itu naik mendekat dan mulai membuat permohonan sesuai dengan apa yang biasa ia lakukan bagi mereka.  Pilatus menanggapi mereka, dengan mengatakan, ”Apakah kamu ingin agar aku melepaskan bagimu raja orang Yahudi?”+ 10  Sebab ia sadar bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan dia+ karena dengki.+ 11  Tetapi imam-imam kepala menghasut orang banyak itu supaya ia melepaskan Barabas bagi mereka sebagai gantinya.+ 12  Sekali lagi Pilatus mengatakan kepada mereka sebagai jawaban, ”Kalau begitu, apa yang harus kulakukan terhadap dia yang kamu sebut raja+ orang Yahudi?”+ 13  Sekali lagi mereka berteriak, ”Pantek dia!”+ 14  Tetapi Pilatus selanjutnya mengatakan kepada mereka, ”Mengapa, perkara buruk apa yang telah dia lakukan?” Namun mereka berteriak lebih keras lagi, ”Pantek dia!”+ 15  Dan karena Pilatus ingin memuaskan hati orang banyak itu,+ ia pun melepaskan Barabas bagi mereka, dan setelah menyuruh Yesus dicambuk, ia menyerahkan dia untuk dipantek.+ 16  Kemudian prajurit-prajurit membawa dia ke halaman, yaitu ke istana gubernur; dan mereka mengumpulkan segenap pasukan tentara,+ 17  dan mereka mengenakan padanya pakaian ungu dan menganyam sebuah mahkota dari tanaman berduri dan menaruhnya di atas kepalanya.+ 18  Lalu mereka mulai menyalami dia, ”Salam,+ hai, Raja orang Yahudi!” 19  Juga, mereka memukul kepalanya dengan sebatang buluh dan meludahi dia dan, sambil berlutut, mereka bersujud kepadanya.+ 20  Akhirnya, setelah mereka mengolok-olok dia, mereka melucuti pakaian ungu itu darinya dan mengenakan pakaian luarnya padanya. Dan mereka membawa dia ke luar untuk memanteknya.+ 21  Mereka juga memaksa seseorang yang sedang lewat, yaitu Simon dari Kirene, yang datang dari daerah pedesaan, bapak dari Aleksander dan Rufus, agar ia mengangkat tiang siksaan Yesus.+ 22  Maka mereka membawa dia ke tempat yang bernama Golgota, yang bila diterjemahkan berarti: Tempat Tengkorak.+ 23  Di sini mereka mencoba memberi dia anggur yang dicampur dengan mur yang memabukkan,+ tetapi dia tidak mau menerimanya.+ 24  Dan mereka memantek dia dan membagi-bagikan pakaian luarnya+ dengan melempar undi atasnya untuk menentukan bagian masing-masing.+ 25  Sekarang jam ketiga,+ dan mereka memantek dia. 26  Dan tulisan berisi tuduhan+ terhadapnya ditulis di atas: ”Raja orang Yahudi”.+ 27  Lagi pula, mereka memantek dua orang perampok bersama dia, satu di kanannya dan satu di kirinya.+ 28  —— 29  Dan orang-orang yang lewat mencaci+ dia, dan sambil menggeleng-gelengkan kepala, mereka mengatakan, ”Cih, engkau yang mau merobohkan bait dan membangunnya dalam tiga hari,+ 30  selamatkanlah dirimu dengan turun dari tiang siksaan itu!”+ 31  Demikian pula imam-imam kepala bersama penulis-penulis berolok-olok di antara mereka dan mengatakan, ”Orang lain dia selamatkan; dirinya sendiri tidak dapat dia selamatkan!+ 32  Biarlah KRISTUS, Raja Israel, sekarang turun dari tiang siksaan, agar kita melihat dan percaya.”+ Bahkan mereka yang dipantek bersama dengan dia mencelanya.+ 33  Ketika tiba jam keenam, kegelapan meliputi seluruh negeri sampai jam kesembilan.+ 34  Dan pada jam kesembilan, Yesus berseru dengan suara keras, ”Eli, Eli, lama sabakhtani?” yang bila diterjemahkan berarti, ”Allahku, Allahku, mengapa engkau meninggalkan aku?”+ 35  Pada waktu mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di sana mengatakan, ”Lihat! Dia memanggil Elia.”+ 36  Akan tetapi, seseorang berlari, merendam bunga karang dengan anggur asam, menaruhnya pada sebatang buluh, dan memberi dia minum,+ sambil mengatakan, ”Biarkan dia! Mari kita lihat apakah Elia datang untuk menurunkan dia.”+ 37  Tetapi Yesus mengeluarkan seruan keras dan mengembuskan napas terakhir.+ 38  Dan tirai+ tempat suci sobek menjadi dua dari atas sampai ke bawah.+ 39  Sewaktu perwira yang berdiri di hadapannya itu melihat dia mengembuskan napas terakhir dalam keadaan demikian, ia mengatakan, ”Pastilah pria ini Putra Allah.”+ 40  Ada juga wanita-wanita yang memandang dari jauh,+ di antaranya Maria Magdalena dan juga Maria, ibu Yakobus Kecil dan Yoses, serta Salome,+ 41  yang biasa menyertai dia+ dan melayaninya ketika dia berada di Galilea, dan banyak wanita lain yang datang bersamanya ke Yerusalem.+ 42  Lalu menjelang malam, dan mengingat hari itu adalah hari Persiapan, yaitu hari sebelum sabat, 43  datanglah Yusuf dari Arimatea, seorang anggota Dewan yang mempunyai nama baik, yang juga menantikan kerajaan Allah.+ Ia memberanikan diri menghadap Pilatus dan meminta mayat+ Yesus. 44  Tetapi Pilatus ragu-ragu apakah dia sudah mati dan, setelah memanggil perwira itu, ia bertanya kepadanya apakah dia sudah mati. 45  Maka setelah mendapat kepastian dari perwira itu, ia memberikan mayat tersebut kepada Yusuf.+ 46  Lalu Yusuf membeli linen halus dan menurunkan dia, membungkus dia dengan linen halus itu dan membaringkannya+ dalam sebuah makam+ yang digali dari sebuah bukit batu; dan ia menggulingkan sebuah batu sampai ke pintu makam peringatan itu.+ 47  Tetapi Maria Magdalena dan Maria, ibu Yoses, terus memandangi tempat dia dibaringkan.+

Catatan Kaki