Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Kidung Agung 6:1-13

6  ”Ke manakah kekasihmu pergi, hai, yang paling jelita di antara para wanita?+ Ke manakah kekasihmu berbalik, agar kami dapat mencarinya bersamamu?”  ”Kekasihku telah pergi ke kebunnya,+ ke petak-petak tanaman rempah-rempah,+ untuk menggembalakan domba+ di antara kebun-kebun, dan untuk memetik bunga-bunga lili.  Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku.+ Ia menggembalakan domba+ di antara bunga-bunga lili.”  ”Engkau jelita, oh, gadisku,+ bagaikan Kota Kesenangan,+ molek bagaikan Yerusalem,+ dahsyat seperti pasukan-pasukan+ yang berkumpul di sekeliling panji-panji.+  Palingkanlah matamu+ dari hadapanku, sebab aku menjadi resah karenanya. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang meloncat-loncat turun dari Gilead.+  Gigimu bagaikan kawanan domba betina yang datang dari tempat pemandian, yang beranak kembar semuanya, tanpa ada yang kehilangan anak-anaknya.+  Di balik selubungmu, pelipismu bagaikan seiris buah delima.+  Ada enam puluh ratu dan delapan puluh gundik serta gadis-gadis yang tak terhitung jumlahnya.+  Namun hanya satu merpatiku,+ milikku yang tidak bercela.+ Hanya satu yang menjadi milik ibunya. Dialah yang murni bagi yang melahirkannya. Anak-anak perempuan melihat dia, dan mereka menyatakannya bahagia; para ratu dan para gundik, mereka memuji dia,+ 10  ’Siapakah wanita+ ini yang sedang memandang ke bawah bagaikan fajar,+ jelita bagaikan bulan purnama,+ murni bagaikan matahari yang membara,+ dahsyat seperti pasukan-pasukan yang berkumpul di sekeliling panji-panji?’”+ 11  ”Aku pergi ke kebun+ pohon-pohon kacang, untuk melihat kuncup-kuncup di wadi,+ untuk melihat apakah tanaman anggur telah bertunas, apakah pohon-pohon delima telah berbunga.+ 12  Sebelum aku menyadarinya, jiwaku sudah menempatkan aku di atas kereta milik bangsaku yang merelakan diri.” 13  ”Kembalilah, kembalilah, oh, Syulamit! Kembalilah, kembalilah, agar kami dapat memandang engkau!”+ ”Apa yang kamu pandang dalam diri Syulamit?”+ ”Sesuatu yang bagaikan tarian dua pasukan!”

Catatan Kaki