Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Kejadian 41:1-57

41  Setelah dua tahun penuh, bermimpilah+ Firaun bahwa ia sedang berdiri di tepi Sungai Nil.  Lalu tampak keluar dari Sungai Nil itu tujuh sapi yang indah penampilannya dan gemuk badannya, dan mereka pergi makan di antara rerumputan Sungai Nil.+  Lalu tampak tujuh sapi lain keluar setelah mereka dari Sungai Nil, jelek penampilannya dan kurus badannya,+ dan mereka berdiri di samping sapi-sapi yang ada di tepi Sungai Nil itu.  Kemudian sapi-sapi yang jelek penampilannya dan kurus badannya itu memakan habis ketujuh sapi yang indah penampilannya dan gemuk itu.+ Lalu Firaun terbangun.+  Tetapi, ia tertidur kembali dan bermimpi untuk kedua kalinya. Tampak ada tujuh bulir biji-bijian muncul pada satu tangkai, gemuk dan baik.+  Lalu tampak tujuh bulir biji-bijian tumbuh setelah itu,+ kurus dan kering oleh angin timur.+  Kemudian bulir biji-bijian yang kurus itu menelan habis ketujuh bulir biji-bijian yang gemuk dan berisi itu.+ Lalu Firaun terbangun dan ternyata itu hanya mimpi.  Pada pagi harinya, rohnya menjadi resah.+ Maka ia mengutus orang untuk memanggil semua imam yang mempraktekkan ilmu gaib di Mesir+ dan semua orang berhikmat+ di sana, lalu Firaun menceritakan mimpi-mimpinya kepada mereka.+ Tetapi tidak seorang pun dari antara mereka dapat menafsirkannya bagi Firaun.  Lalu pengawas juru minuman berbicara kepada Firaun,+ demikian, ”Hari ini aku menyebutkan dosa-dosaku.+ 10  Firaun marah terhadap hamba-hambanya.+ Maka ia menjebloskan aku ke dalam penjara di rumah kepala pasukan pengawal,+ aku dan juga pengawas juru roti. 11  Setelah itu kami berdua mendapat mimpi pada malam yang sama, aku dan juga dia. Kami masing-masing mendapat mimpi dengan tafsirannya sendiri.+ 12  Bersama kami ada seorang pemuda, orang Ibrani,+ hamba dari kepala pasukan pengawal.+ Pada waktu kami menceritakannya kepada dia,+ dia pun menafsirkan mimpi-mimpi kami kepada kami. Dia menafsirkan kepada masing-masing sesuai dengan mimpinya. 13  Dan tepat seperti yang dia tafsirkan kepada kami, demikianlah itu terjadi. Aku dikembalikan pada jabatanku,+ tetapi juru roti digantung.”+ 14  Kemudian Firaun mengirim utusan untuk memanggil Yusuf,+ agar mereka segera mengeluarkan dia dari lubang penjara.+ Karena itu dia bercukur,+ mengganti mantelnya,+ dan pergi menghadap Firaun. 15  Lalu Firaun mengatakan kepada Yusuf, ”Aku mendapat mimpi, tetapi tidak ada yang dapat menafsirkannya. Nah, aku mendengar orang berbicara tentang engkau bahwa engkau dapat menafsirkan mimpi yang kaudengar.”+ 16  Maka Yusuf menjawab Firaun, ”Jangan perhatikan aku! Allah yang akan mengumumkan kesejahteraan bagi Firaun.”+ 17  Selanjutnya Firaun mengatakan kepada Yusuf, ”Dalam mimpiku tampak aku sedang berdiri di tepi Sungai Nil. 18  Dan tampak keluar dari Sungai Nil tujuh sapi yang gemuk badannya dan indah perawakannya, dan mereka mulai makan di antara rerumputan Nil.+ 19  Lalu tampak tujuh sapi lain keluar setelah mereka, kerempeng dan sangat jelek perawakannya dan kurus badannya.+ Belum pernah aku melihat yang sejelek itu di seluruh tanah Mesir. 20  Dan sapi-sapi yang kurus kering dan jelek itu memakan habis ketujuh sapi gemuk yang pertama.+ 21  Itu semua masuk ke perut mereka, namun tidak dapat diketahui bahwa itu semua telah masuk ke perut mereka, sebab penampilan mereka tetap jelek sebagaimana pada mulanya.+ Lalu aku terbangun. 22  ”Setelah itu, aku melihat dalam mimpiku tampak tujuh bulir biji-bijian muncul pada satu tangkai, berisi dan baik.+ 23  Lalu tampak tujuh bulir biji-bijian tumbuh setelah itu, yang lisut, kurus, dan kering oleh angin timur.+ 24  Dan bulir biji-bijian yang kurus menelan habis ketujuh bulir biji-bijian yang baik.+ Demikianlah aku telah menyatakannya kepada para imam yang mempraktekkan ilmu gaib,+ tetapi tidak ada yang dapat menjelaskannya kepadaku.”+ 25  Lalu Yusuf mengatakan kepada Firaun, ”Mimpi Firaun hanya satu. Apa yang akan dilakukan oleh Allah yang benar telah diberitahukannya kepada Firaun.+ 26  Ketujuh sapi yang baik itu adalah tujuh tahun. Demikian pula ketujuh bulir biji-bijian yang baik itu adalah tujuh tahun. Mimpi itu hanya satu. 27  Dan ketujuh sapi yang kurus kering dan jelek, yang muncul setelah mereka, adalah tujuh tahun; dan ketujuh bulir biji-bijian yang kosong, yang kering oleh angin timur,+ akan menjadi tujuh tahun bala kelaparan.+ 28  Inilah hal yang telah kukatakan kepada Firaun: Apa yang akan dilakukan oleh Allah yang benar telah diperlihatkannya kepada Firaun.+ 29  ”Akan datang tujuh tahun kelimpahan besar di seluruh tanah Mesir. 30  Tetapi tujuh tahun bala kelaparan pasti akan timbul sesudahnya, dan seluruh kelimpahan di tanah Mesir pasti akan terlupakan dan bala kelaparan itu akan benar-benar memakan habis negeri ini.+ 31  Kelimpahan yang pernah ada di negeri ini tidak akan diketahui oleh karena bala kelaparan sesudah itu, sebab bala kelaparan itu pasti akan sangat hebat. 32  Dan fakta bahwa mimpi itu diulangi dua kali kepada Firaun mengartikan bahwa hal tersebut telah ditetapkan dengan teguh oleh Allah yang benar,+ dan Allah yang benar bergerak cepat untuk melaksanakannya.+ 33  ”Maka sekarang hendaklah Firaun mencari seorang yang bijaksana dan berhikmat, dan memberi dia wewenang atas tanah Mesir.+ 34  Hendaklah Firaun bertindak dan menetapkan pengawas-pengawas atas tanah ini,+ dan ia harus memungut seperlima dari hasil tanah Mesir selama tujuh tahun kelimpahan.+ 35  Hendaklah mereka mengumpulkan semua bahan makanan dari tahun-tahun baik yang akan datang ini, dan di bawah kuasa Firaun, hendaklah mereka menimbun biji-bijian di kota-kota sebagai bahan makanan,+ dan haruslah mereka menjaganya. 36  Maka bahan makanan itu akan menjadi persediaan bagi negeri ini selama tujuh tahun bala kelaparan yang akan terjadi di tanah Mesir,+ agar negeri ini tidak musnah oleh karena bala kelaparan itu.”+ 37  Hal itu baik di mata Firaun dan semua hambanya.+ 38  Maka Firaun mengatakan kepada para hambanya, ”Dapatkah ditemukan orang lain seperti orang ini, yang memiliki roh Allah?”+ 39  Setelah itu Firaun mengatakan kepada Yusuf, ”Karena Allah telah memberitahukan semuanya ini kepadamu,+ tidak ada seorang pun yang demikian bijaksana dan berhikmat seperti engkau.+ 40  Engkau secara pribadi akan mengawasi rumahku,+ dan seluruh rakyatku akan taat kepadamu secara mutlak.+ Hanya takhta inilah yang akan membuat aku lebih besar daripada engkau.”+ 41  Selanjutnya Firaun mengatakan kepada Yusuf, ”Lihat, aku memberi engkau wewenang atas seluruh tanah Mesir.”+ 42  Kemudian Firaun menanggalkan cincin cap+ dari tangannya dan mengenakannya pada tangan Yusuf dan mengenakan padanya pakaian dari linen halus dan menaruh seuntai kalung emas pada lehernya.+ 43  Selain itu, ia menyuruh agar dia naik ke kereta-kehormatan kedua miliknya,+ sehingga haruslah orang-orang berseru di depan dia, ”Avrekh!” dengan demikian dia diberi wewenang atas seluruh tanah Mesir. 44  Firaun selanjutnya mengatakan kepada Yusuf, ”Aku Firaun, tetapi tanpa mendapat wewenang darimu, tidak seorang pun boleh mengangkat tangannya atau kakinya di seluruh tanah Mesir.”+ 45  Setelah itu, Firaun menamai Yusuf: Zafenat-paneah, dan memberikan kepadanya Asenat+ putri Potifera, imam di On,+ sebagai istrinya. Dan Yusuf mulai tampil atas tanah Mesir.+ 46  Yusuf berumur tiga puluh tahun+ pada waktu dia berdiri di hadapan Firaun, raja Mesir. Lalu Yusuf pergi dari hadapan Firaun dan mengadakan perjalanan mengelilingi seluruh tanah Mesir. 47  Dan selama tujuh tahun kelimpahan, tanah itu memberikan hasil yang sangat banyak.+ 48  Dia terus mengumpulkan semua bahan makanan selama tujuh tahun yang berlangsung di tanah Mesir dan dia menyimpan bahan makanan itu di kota-kota.+ Bahan makanan dari ladang di sekitar sebuah kota disimpannya di tengah-tengah kota itu.+ 49  Yusuf terus menimbun biji-bijian dalam jumlah yang sangat besar,+ seperti pasir di laut, hingga akhirnya mereka berhenti menghitungnya, karena tidak terhitung banyaknya.+ 50  Sebelum tahun bala kelaparan tiba, lahirlah bagi Yusuf dua orang putra,+ yang dilahirkan baginya oleh Asenat putri Potifera, imam di On. 51  Maka Yusuf menamai anak sulungnya Manasye,+ karena seperti yang dikatakannya, ”Allah telah membuatku lupa akan seluruh kesusahanku dan seluruh keluarga bapakku.”+ 52  Dan yang kedua dinamainya Efraim,+ karena seperti yang dikatakannya, ”Allah telah membuat aku beranak cucu di tanah kesusahanku.”+ 53  Dan tujuh tahun kelimpahan yang telah berlangsung di tanah Mesir itu pun berakhir,+ 54  selanjutnya datanglah tujuh tahun bala kelaparan, tepat seperti yang Yusuf katakan.+ Dan bala kelaparan terjadi di semua negeri, tetapi di seluruh tanah Mesir ada roti.+ 55  Akhirnya seluruh tanah Mesir menderita kelaparan yang hebat dan rakyat mulai berteriak meminta roti+ kepada Firaun. Lalu Firaun mengatakan kepada semua orang Mesir, ”Pergilah kepada Yusuf. Apa pun yang ia katakan kepadamu, lakukanlah.”+ 56  Dan bala kelaparan melanda seluruh permukaan bumi.+ Lalu Yusuf mulai membuka semua tempat penyimpanan biji-bijian yang ada di tengah-tengah mereka dan menjual kepada orang-orang Mesir,+ sebab bala kelaparan mencengkeram tanah Mesir dengan kuat. 57  Selain itu, orang-orang dari seluruh bumi datang ke Mesir untuk membeli dari Yusuf, karena bala kelaparan mencengkeram seluruh bumi dengan kuat.+

Catatan Kaki