Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Kejadian 38:1-30

38  Sementara itu, Yehuda pergi meninggalkan saudara-saudaranya dan ia mendirikan kemahnya berdekatan dengan seorang pria, orang Adulam+ yang bernama Hira.  Di sana Yehuda melihat putri dari seorang Kanaan,+ dan orang itu bernama Syua. Maka ia mengambil wanita itu dan melakukan hubungan dengannya.  Dan dia pun hamil. Belakangan dia melahirkan seorang anak laki-laki dan Yehuda menamainya Er.+  Dia hamil lagi. Pada waktunya dia melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Onan.  Kemudian dia melahirkan lagi seorang anak laki-laki lalu menamainya Syela. Yehuda sedang berada di Akhzib ketika anak itu dilahirkan.+  Beberapa waktu kemudian, Yehuda mengambil seorang istri bagi Er, anak sulungnya, dan namanya Tamar.+  Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, jahat di mata Yehuwa;+ maka Yehuwa membunuhnya.+  Maka Yehuda mengatakan kepada Onan, ”Lakukanlah hubungan dengan istri kakakmu itu, adakanlah perkawinan ipar dengannya dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu.”+  Tetapi Onan tahu bahwa keturunan itu tidak akan menjadi miliknya;+ maka apabila ia melakukan hubungan dengan istri kakaknya, ia membuang maninya ke tanah agar tidak memberikan keturunan kepada kakaknya.+ 10  Apa yang dilakukannya itu jahat di mata Yehuwa;+ karena itu ia membunuhnya juga.+ 11  Maka Yehuda mengatakan kepada Tamar, menantunya, ”Tinggallah sebagai janda di rumah bapakmu sampai Syela, putraku, besar.”+ Sebab ia mengatakan kepada dirinya sendiri, ”Ia juga bisa mati seperti kakak-kakaknya.”+ Oleh karena itu, Tamar pergi dan tinggal di rumah bapaknya sendiri.+ 12  Setelah beberapa waktu, putri Syua, istri Yehuda,+ mati; dan Yehuda memenuhi masa berkabungnya.+ Setelah itu ia pergi ke Timnah+ untuk menemui para pemangkas bulu domba-dombanya, ia dan Hira, temannya, orang Adulam+ itu. 13  Kemudian diberitahukanlah kepada Tamar, ”Lihat, bapak mertuamu sedang pergi ke Timnah untuk memangkas bulu domba-dombanya.”+ 14  Maka dia menanggalkan pakaian kejandaannya lalu menutupi dirinya dengan selendang serta menyelubungi dirinya dan duduk di pintu masuk Enaim, yang terletak di jalan menuju Timnah. Sebab dia melihat bahwa Syela sudah besar tetapi dia belum juga diberikan kepadanya sebagai istri.+ 15  Ketika dia terlihat oleh Yehuda, ia langsung mengira bahwa dia seorang sundal,+ karena dia menutupi mukanya.+ 16  Maka menyimpanglah ia mendapatkannya di tepi jalan dan berkata, ”Perkenankanlah kiranya aku melakukan hubungan denganmu.”+ Sebab ia tidak tahu bahwa wanita itu menantunya.+ Tetapi dia berkata, ”Apa yang akan kauberikan kepadaku agar engkau melakukan hubungan denganku?”+ 17  Jawabnya, ”Aku akan mengirimkan seekor anak kambing dari kawanan.” Tetapi dia berkata, ”Maukah engkau memberikan jaminan sampai engkau mengirimkannya?”+ 18  Dan ia melanjutkan, ”Jaminan apa yang harus kuberikan kepadamu?” yang dijawabnya, ”Cincin meteraimu+ dan talimu serta tongkat yang ada di tanganmu.” Ia pun memberikan semuanya itu kepadanya dan melakukan hubungan dengannya, sehingga dia pun hamil olehnya. 19  Setelah itu bangkitlah wanita itu lalu pergi serta menanggalkan selendangnya dan mengenakan pakaian kejandaannya.+ 20  Kemudian Yehuda mengirimkan anak kambing tersebut melalui temannya, orang Adulam+ itu, untuk mendapatkan kembali jaminan dari tangan wanita itu, tetapi ia tidak dapat menemukannya. 21  Ia bertanya kepada orang-orang di tempat wanita itu, ”Di manakah pelacur bait di Enaim, yang ada di tepi jalan itu?” Tetapi mereka berkata, ”Tidak pernah ada pelacur bait+ di tempat ini.” 22  Akhirnya ia kembali kepada Yehuda dan berkata, ”Aku tidak dapat menemukannya, lagi pula, orang-orang di tempat itu berkata, ’Tidak pernah ada pelacur bait di tempat ini.’” 23  Maka Yehuda berkata, ”Biarlah dia mengambil barang-barang itu, agar kita tidak mendapat hinaan.+ Bagaimanapun juga, aku telah mengirimkan anak kambing ini, tetapi engkau—engkau tidak dapat menemukan dia.” 24  Akan tetapi, kira-kira tiga bulan kemudian, Yehuda diberi tahu, ”Tamar, menantumu, telah bersundal,+ dan sekarang dia pun hamil+ karena persundalannya.” Maka Yehuda berkata, ”Bawa dia ke luar dan biarlah dia dibakar.”+ 25  Pada waktu dia dibawa ke luar, dia menyuruh orang menemui mertuanya untuk mengatakan, ”Oleh pria yang memiliki barang-barang inilah aku hamil.”+ Dan dia menambahkan, ”Tolong periksa,+ milik siapakah barang-barang ini, cincin meterai dan tali serta tongkat.”+ 26  Lalu Yehuda memeriksanya dan berkata,+ ”Dia lebih adil-benar daripada aku,+ karena aku tidak memberikan dia kepada Syela, putraku.”+ Dan Yehuda tidak melakukan hubungan lagi dengannya setelah itu.+ 27  Ketika tiba saatnya dia akan melahirkan, lihat, ternyata ada anak kembar dalam perutnya. 28  Selanjutnya, pada waktu dia melahirkan, anak yang satu mengulurkan tangannya, dan bidan segera mengambil lalu mengikatkan sepotong kain berwarna merah marak pada tangannya, dan mengatakan, ”Yang ini keluar lebih dahulu.” 29  Akhirnya, segera setelah anak itu menarik kembali tangannya, lihat, saudaranya keluar, sehingga bidan itu berseru, ”Apa maksudnya ini, engkau telah membuat robekan kelangkang bagi dirimu sendiri?” Karena itu ia dinamai Perez.+ 30  Setelah itu keluarlah saudaranya, yang tangannya berikatkan potongan kain berwarna merah marak itu, dan ia dinamai Zerah.+

Catatan Kaki