Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Kejadian 22:1-24

22  Setelah peristiwa-peristiwa itu, Allah yang benar menguji+ Abraham. Ia berfirman kepadanya, ”Abraham!” yang dijawabnya, ”Ini aku!”+  Selanjutnya ia berfirman, ”Ambillah kiranya putramu, putra satu-satunya yang sangat kaukasihi,+ Ishak,+ pergilah ke tanah Moria+ dan di sana persembahkan dia sebagai persembahan bakaran di atas salah satu gunung yang akan kutunjukkan kepadamu.”+  Maka Abraham bangun pagi-pagi sekali dan memasang pelana pada keledainya dan membawa dua orang pelayan bersamanya beserta Ishak, putranya;+ dan ia membelah kayu untuk persembahan bakaran itu. Lalu ia berangkat dan mengadakan perjalanan ke tempat yang ditunjukkan Allah yang benar kepadanya.  Baru pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangannya dan melihat tempat itu dari kejauhan.  Lalu Abraham mengatakan kepada para pelayannya,+ ”Tinggallah kamu di sini bersama keledai ini, tetapi aku dan anak ini akan pergi ke sana dan beribadat+ lalu kembali kepadamu.”  Setelah itu Abraham mengambil kayu untuk persembahan bakaran dan memikulkannya pada Ishak, putranya,+ serta mengambil api dan pisau penyembelih, lalu mereka berdua pergi bersama-sama.+  Dan Ishak mengatakan kepada Abraham, bapaknya, ”Bapakku!”+ Jawabnya, ”Ini aku, nak!”+ Maka Ishak melanjutkan, ”Di sini ada api dan kayu, tetapi di mana domba untuk persembahan bakaran?”+  Lalu Abraham mengatakan, ”Allah sendiri akan menyediakan domba untuk persembahan bakaran itu,+ anakku.” Dan mereka berdua terus berjalan bersama-sama.  Akhirnya mereka sampai di tempat yang ditunjukkan Allah yang benar kepadanya, dan di sana Abraham mendirikan mezbah+ lalu menata kayu-kayunya dan mengikat tangan serta kaki Ishak, putranya, dan menaruh dia pada mezbah di atas kayu-kayu itu.+ 10  Lalu Abraham mengulurkan tangannya dan mengambil pisau penyembelih untuk membunuh putranya.+ 11  Tetapi malaikat Yehuwa memanggilnya dari langit dan berkata,+ ”Abraham, Abraham!” yang dijawabnya, ”Ini aku!” 12  Selanjutnya malaikat itu berkata, ”Jangan ulurkan tanganmu terhadap anak itu dan jangan apa-apakan dia sama sekali,+ karena sekarang aku tahu bahwa engkau takut akan Allah sehingga engkau tidak menahan dariku putramu, putramu satu-satunya.”+ 13  Lalu Abraham melayangkan pandangannya dan melihat di sana, jauh di depan, ada seekor domba jantan yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Maka Abraham pergi dan mengambil domba jantan itu lalu mempersembahkannya sebagai persembahan bakaran menggantikan putranya.+ 14  Dan Abraham menamai tempat itu Yehuwa-yireh. Itulah sebabnya sekarang biasa dikatakan, ”Di gunung Yehuwa, itu akan disediakan.”+ 15  Kemudian malaikat Yehuwa memanggil Abraham untuk kedua kalinya dari langit 16  dan berkata, ”’Demi diriku sendiri aku bersumpah,’ demikian ucapan Yehuwa,+ ’oleh karena engkau telah melakukan hal ini dan engkau tidak menahan putramu, putramu satu-satunya,+ 17  aku pasti akan memberkati engkau dan aku pasti akan melipatgandakan benihmu seperti bintang-bintang di langit dan seperti butir-butir pasir yang ada di tepi laut;+ dan benihmu akan merebut gerbang musuh-musuhnya.+ 18  Dan melalui benihmu,+ semua bangsa di bumi pasti akan memperoleh berkat oleh karena engkau telah mendengarkan perkataanku.’”+ 19  Setelah itu Abraham kembali kepada pelayan-pelayannya, dan mereka berangkat bersama-sama ke Beer-syeba;+ dan Abraham terus tinggal di Beer-syeba. 20  Setelah peristiwa-peristiwa itu, laporan ini sampai kepada Abraham, ”Milka+ pun telah melahirkan anak-anak lelaki bagi Nahor,+ saudaramu: 21  Uz, anak sulungnya, Buz,+ adiknya, dan Kemuel, bapak Aram, 22  dan Khesed, Hazo, Pildas, Yidlaf, dan Betuel.”+ 23  Dan Betuel memperanakkan Ribka.+ Delapan anak inilah yang Milka lahirkan bagi Nahor, saudara Abraham. 24  Ada juga gundiknya, yang bernama Reuma. Belakangan dia pun melahirkan Tebah, Gaham, Tahas, dan Maaka.+

Catatan Kaki