Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Ibrani 9:1-28

9  Maka, dalam perjanjian yang sebelumnya ada peraturan untuk dinas suci+ dan tempat kudusnya yang dibuat dengan tangan manusia.+  Sebab orang membangun ruang pertama dari kemah itu,+ yang di dalamnya terdapat kaki pelita,+ juga meja+ dan roti pertunjukan;+ ruang itu disebut ”Tempat Kudus”.+  Namun di belakang tirai kedua+ terdapat ruang kemah yang disebut ”Ruang Mahakudus”.+  Di sini terdapat pedupaan emas,+ juga tabut perjanjian+ yang seluruhnya dilapisi emas+ dan berisi tempayan emas dengan manna,+ tongkat Harun yang berkuncup,+ dan lempeng-lempeng+ perjanjian;  namun di atasnya terdapat kerub-kerub yang mulia+ yang menaungi tutup pendamaian.+ Tetapi sekarang bukan saatnya untuk berbicara secara terperinci mengenai perkara-perkara ini.  Setelah perkara-perkara tersebut diatur seperti itu, setiap waktu imam-imam memasuki ruang pertama dari kemah itu+ untuk melaksanakan dinas suci;+  tetapi mengenai ruang kedua, imam besar saja yang masuk ke dalamnya sekali setahun,+ namun bukannya tanpa darah,+ yang ia persembahkan bagi dirinya+ dan bagi dosa bangsa itu yang dilakukan karena ketidaktahuan.+  Demikianlah roh kudus membuat jelas bahwa jalan+ memasuki tempat kudus belum menjadi nyata pada waktu kemah yang pertama itu masih berdiri.+  Kemah ini adalah suatu gambaran+ untuk waktu yang ditetapkan yang sekarang telah tiba,+ dan sesuai dengan itu, pemberian maupun korban dipersembahkan.+ Namun, semuanya itu tidak dapat menyempurnakan+ orang yang melakukan dinas suci, sehubungan dengan hati nuraninya,+ 10  melainkan hanya berkaitan dengan makanan+ dan minuman+ dan berbagai pemandian.+ Semuanya itu adalah tuntutan hukum yang ada hubungannya dengan daging+ dan berlaku hingga waktu yang ditetapkan untuk meluruskan perkara-perkara.+ 11  Akan tetapi, ketika Kristus datang sebagai imam besar+ dari hal-hal baik yang telah terjadi, melintasi kemah yang lebih besar dan lebih sempurna yang tidak dibuat dengan tangan, yaitu yang bukan dari ciptaan ini,+ 12  ia masuk, bukan dengan darah+ kambing dan darah lembu jantan muda, tetapi dengan darahnya sendiri,+ sekali untuk selamanya ke dalam tempat kudus, dan memperoleh pembebasan abadi bagi kita.+ 13  Karena jika darah kambing+ dan darah lembu jantan+ dan abu+ sapi dara, yang dipercikkan ke atas orang-orang yang tercemar,+ dapat menyucikan tubuh mereka sehingga tahir,+ 14  betapa terlebih lagi darah+ KRISTUS, yang melalui roh abadi mempersembahkan+ dirinya tanpa cacat kepada Allah, akan membersihkan+ hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan mati+ sehingga kita dapat memberikan dinas suci+ kepada Allah yang hidup! 15  Maka, itulah sebabnya ia adalah perantara+ suatu perjanjian baru, supaya orang-orang yang telah dipanggil itu menerima janji warisan abadi,+ karena ia telah mati untuk melepaskan mereka dari pelanggaran di bawah perjanjian yang sebelumnya,+ yaitu melalui tebusan.+ 16  Sebab apabila ada perjanjian,+ manusia pembuat perjanjian itu harus mati. 17  Karena suatu perjanjian adalah sah atas dasar kematian korban, mengingat itu tidak berlaku selama manusia pembuat perjanjian itu masih hidup. 18  Itulah sebabnya perjanjian yang sebelumnya+ juga tidak diresmikan tanpa darah.+ 19  Sebab ketika setiap perintah menurut Hukum itu telah disampaikan oleh Musa kepada seluruh bangsa itu,+ ia mengambil darah lembu jantan muda dan darah kambing bersama air dan wol merah marak dan hisop+ serta memerciki buku itu dan seluruh bangsa itu, 20  dengan mengatakan, ”Inilah darah perjanjian yang telah Allah tetapkan sebagai kewajiban atasmu.”+ 21  Dan dengan darah+ itu ia juga memerciki kemah+ itu serta semua bejana untuk dinas kepada umum. 22  Ya, menurut Hukum, hampir segala sesuatu ditahirkan dengan darah,+ dan jika darah tidak dicurahkan+ tidak akan ada pengampunan.+ 23  Karena itu, gambaran simbolis+ dari perkara-perkara yang ada di surga perlu ditahirkan dengan cara ini,+ tetapi perkara-perkara surgawi itu sendiri, dengan korban-korban yang lebih baik daripada korban-korban demikian. 24  Karena Kristus tidak masuk ke suatu tempat kudus yang dibuat dengan tangan,+ yang adalah tiruan dari yang sebenarnya,+ tetapi ke dalam surga itu sendiri,+ untuk menghadap pribadi Allah bagi kita.+ 25  Bukan supaya ia berulang-kali mempersembahkan dirinya, sebagaimana imam besar masuk ke dalam tempat kudus+ dari tahun ke tahun+ dengan darah yang bukan darahnya sendiri. 26  Jika demikian, ia harus berulang-kali menderita sejak dunia dijadikan.+ Namun sekarang ia telah menyatakan dirinya+ sekali+ untuk selamanya pada penutup sistem-sistem ini+ untuk menyingkirkan dosa melalui korban yang adalah dirinya sendiri.+ 27  Dan sebagaimana manusia+ disediakan untuk mati sekali untuk selamanya, tetapi setelah itu ada penghakiman,+ 28  demikian juga KRISTUS dipersembahkan sekali+ untuk selamanya guna menanggung dosa banyak orang;+ dan pada waktu ia muncul+ untuk kedua kalinya,+ ini bukan berkaitan dengan dosa,+ namun dengan keselamatan bagi mereka yang mencarinya dengan sungguh-sungguh.+

Catatan Kaki