Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Ayub 4:1-21

4  Lalu Elifaz,+ orang Teman itu, menjawab,   ”Jika seseorang mencoba melontarkan sepatah kata kepadamu, apakah engkau akan menjadi kesal? Tetapi menahan kata-kata, siapakah yang sanggup?   Lihat! Engkau telah mengoreksi banyak orang,+ Tangan-tangan yang lemah, dahulu selalu engkau kuatkan.+   Siapa pun yang tersandung, kata-katamu akan membangkitkannya;+ Lutut yang lemah kaukokohkan.+   Tetapi kali ini hal-hal itu menimpamu, dan engkau menjadi kesal; Hal itu menyentuh bahkan engkau, dan engkau menjadi gelisah.   Bukankah rasa hormatmu menjadi dasar dari keyakinanmu? Bukankah harapanmu adalah integritas+ dari jalan-jalanmu?   Ingatlah kiranya: Siapakah yang tidak bersalah yang binasa? Di manakah orang yang lurus hati+ pernah dihapuskan?   Menurut apa yang telah kulihat, orang yang merancang apa yang mencelakakan Dan orang yang menabur kesusahan, mereka sendiri akan menuainya.+   Dengan napas Allah, mereka binasa, Dan dengan embusan kemarahannya, mereka berakhir. 10  Ada auman seekor singa, dan suara seekor singa muda, Tetapi gigi singa muda yang bersurai bisa patah. 11  Seekor singa binasa karena tidak ada mangsa, Dan anak-anak seekor singa tercerai-berai. 12  Sekarang kepadaku sepatah kata dibawa dengan diam-diam, Lalu telingaku mendengar bisikannya.+ 13  Dalam pikiran-pikiran yang menggelisahkan oleh karena penglihatan-penglihatan pada waktu malam, Sewaktu orang tidur pulas. 14  Aku ditimpa kegentaran, dan aku gemetar, Tulang-tulangku yang banyak jumlahnya dipenuhinya dengan kegentaran. 15  Suatu roh melintasi mukaku; Bulu romaku mulai merinding. 16  Ia berhenti, Tetapi aku tidak mengenali rupanya; Sebuah bentuk ada di depan mataku; Ada ketenangan, dan aku sekarang mendengar suatu suara, 17  ’Manusia yang berkematian—dapatkah ia lebih benar daripada Allah? Atau dapatkah laki-laki lebih tahir daripada Pembuatnya?’ 18  Lihat! Pada hamba-hambanya ia tidak percaya, Para utusannya ia tuduh bersalah. 19  Terlebih lagi dengan mereka yang tinggal di rumah-rumah dari tanah liat, Yang fondasinya di dalam debu!+ Orang lebih cepat meremukkan mereka daripada seekor ngengat. 20  Dari pagi sampai malam mereka diremukkan; Tanpa ada yang memperhatikannya mereka binasa selama-lamanya. 21  Bukankah tali kemah mereka yang ada dalam diri mereka telah dicabut? Mereka mati karena kekurangan hikmat.

Catatan Kaki