Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Ayub 21:1-34

21  Lalu Ayub menjawab dengan mengatakan,   ”Kamu sekalian, dengarkanlah perkataanku dengan penuh perhatian, Dan biarlah ini menjadi penghiburanmu.   Bersabarlah terhadap aku, dan aku sendiri akan berbicara; Dan setelah aku berbicara kamu masing-masing boleh mengejek.+   Mengenai aku, apakah keprihatinanku dinyatakan kepada manusia? Atau mengapakah rohku tidak menjadi tidak sabar?   Palingkanlah mukamu kepadaku dan tercenganglah, Dan taruhlah tanganmu pada mulutmu.+   Dan jika aku ingat, aku pun menjadi gelisah, Dan tubuhku gemetar.   Apa sebabnya orang fasik terus hidup,+ Menjadi tua, juga menjadi unggul dalam kekayaan?+   Anak-anak mereka ditetapkan dengan kokoh bersama mereka di hadapan mereka, Dan keturunan mereka di depan mata mereka.   Rumah-rumah mereka adalah kedamaian itu sendiri, bebas dari rasa gentar,+ Dan tongkat Allah tidak menimpa mereka. 10  Lembu jantannya menjantani, dan tidak membuang maninya; Sapinya melahirkan+ dan tidak mengalami keguguran. 11  Mereka terus mengirim anak-anak lelaki mereka yang masih kecil seperti suatu kawanan, Dan anak-anak lelaki mereka sendiri melompat-lompat kian kemari. 12  Mereka terus bernyanyi diiringi rebana dan harpa,+ Dan terus bersukacita mendengar suara seruling. 13  Mereka menghabiskan hari-hari mereka dengan bersenang-senang,+ Dan dalam sesaat, mereka turun ke Syeol. 14  Dan mereka mengatakan kepada Allah yang benar, ’Berpalinglah dari kami!+ Dan akan pengetahuan tentang jalan-jalanmu kami tidak merasa senang.+ 15  Apa sebenarnya Yang Mahakuasa itu, sehingga kami harus melayani dia,+ Dan bagaimana kami memperoleh manfaat dengan berhubungan dengan dia?’+ 16  Lihat! Kesejahteraan mereka tidaklah dalam kuasa mereka sendiri.+ Rencana orang fasik tetap jauh dariku.+ 17  Berapa kali pelita orang fasik dipadamkan,+ Dan berapa kali bencana mereka menimpa mereka? Berapa kali ia membagi-bagikan kebinasaan dalam kemarahannya?+ 18  Apakah mereka menjadi seperti jerami yang ditiup angin,+ Dan seperti sekam yang dibawa pergi oleh angin badai? 19  Allah menyimpan perbuatan celaka seseorang bagi putra-putranya sendiri;+ Ia akan mengupahinya agar dia mengetahuinya.+ 20  Matanya akan melihat kemundurannya, Dan dari murka Yang Mahakuasa dia akan minum.+ 21  Karena apa yang akan menjadi kesenangannya di rumahnya setelah dia, Apabila jumlah bulannya dipotong menjadi dua?+ 22  Apakah dia akan mengajarkan pengetahuan bahkan kepada Allah,+ Sedangkan Pribadi itu sendiri menghakimi orang-orang yang berkedudukan tinggi?+ 23  Orang ini akan mati dalam keadaannya yang berkecukupan sepenuhnya,+ Pada waktu dia benar-benar bebas dari kecemasan dan merasa tenteram; 24  Pada waktu pahanya telah menjadi penuh dengan lemak Dan sumsum tulang-tulangnya tetap basah. 25  Dan orang yang lain akan mati dengan jiwa yang pahit Pada waktu ia belum memakan hal-hal yang baik.+ 26  Dalam debu, mereka akan berbaring bersama+ Dan belatung akan membentuk suatu penutup di atas mereka.+ 27  Lihat! Aku tahu benar pikiran kamu sekalian Dan siasat-siasatmu untuk bertindak dengan kekerasan terhadap aku.+ 28  Karena kamu mengatakan, ’Di manakah rumah orang yang mulia, Dan di manakah kemah, tempat kediaman orang-orang fasik?’+ 29  Tidakkah kamu bertanya kepada mereka yang bepergian di jalan-jalan? Dan tidakkah kamu memeriksa tanda-tanda mereka dengan teliti, 30  Bahwa pada hari bencana orang yang jahat diluputkan,+ Pada hari kemurkaan dia dibebaskan? 31  Siapa yang akan memberi tahu dia di mukanya tentang jalan-jalannya?+ Dan untuk apa yang telah dilakukannya, siapa yang akan memberi dia upah?+ 32  Mengenai dia, ke pekuburan dia akan dibawa,+ Dan atas makam, akan ada yang berjaga. 33  Baginya gumpalan tanah wadi pasti akan menjadi manis,+ Dan dia akan menyeret semua manusia mengikutinya,+ Dan orang-orang sebelum dia tidak terhitung banyaknya. 34  Maka, betapa sia-sianya kamu mencoba menghibur aku,+ Dan jawabanmu hanyalah ketidaksetiaan!”

Catatan Kaki