Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Amsal 30:1-33

30  Perkataan Agur putra Yake, pesan yang berbobot.+ Ucapan laki-laki itu kepada Itiel, kepada Itiel dan Ukal.  Karena aku lebih tidak bernalar dibandingkan dengan siapa pun juga,+ dan aku tidak memiliki pengertian tentang manusia;+  dan aku belum mempelajari hikmat;+ dan pengetahuan tentang Pribadi Yang Mahakudus tidak kuketahui.+  Siapa yang telah naik ke surga agar ia dapat turun?+ Siapa yang telah mengumpulkan angin+ dalam lekuk kedua tangannya? Siapa yang telah membungkus air dalam mantel?+ Siapa yang telah membuat semua ujung bumi naik?+ Siapakah namanya+ dan siapa nama putranya, jika engkau tahu?+  Setiap perkataan Allah itu murni.+ Ia adalah perisai bagi mereka yang berlindung kepadanya.+  Jangan tambahkan apa-apa kepada firmannya,+ agar ia tidak menegur engkau, dan agar engkau tidak menjadi pendusta.+  Dua perkara telah kuminta darimu.+ Jangan menahannya dariku sebelum aku mati.+  Jauhkanlah dariku hal yang tidak benar dan perkataan dusta.+ Jangan beri aku kemiskinan ataupun kekayaan.+ Biarlah aku melahap makanan yang ditetapkan bagiku,+  agar aku tidak menjadi kenyang lalu menyangkal engkau+ serta berkata, ”Siapakah Yehuwa?”+ dan agar aku tidak jatuh miskin lalu mencuri serta menyerang nama Allahku.+ 10  Jangan memfitnah seorang hamba kepada majikannya,+ agar ia tidak menyumpahi engkau, dan agar engkau tidak dianggap bersalah.+ 11  Ada generasi yang menyumpahi bahkan bapaknya dan yang tidak memberkati bahkan ibunya.+ 12  Ada generasi yang murni di matanya sendiri+ tetapi belum dibasuh dari tinjanya sendiri.+ 13  Ada generasi yang matanya telah menjadi oh, begitu sombong! dan matanya yang bersinar, terangkat.+ 14  Ada generasi yang giginya adalah pedang dan yang tulang rahangnya adalah pisau penyembelih,+ untuk memakan habis dari bumi orang-orang yang menderita dan orang-orang miskin dari antara umat manusia.+ 15  Lintah mempunyai dua anak perempuan yang berseru, ”Berilah! Berilah!” Ada tiga perkara yang tidak akan puas, empat yang tidak pernah mengatakan, ”Cukup!” 16  Syeol+ dan rahim yang ditahan,+ tanah yang tidak pernah puas dengan air,+ dan api+ yang tidak pernah mengatakan, ”Cukup!”+ 17  Mata yang menertawakan bapak dan yang memandang rendah ketaatan kepada ibu+—burung-burung gagak besar dari wadi akan mencungkilnya dan anak-anak burung elang akan memakannya. 18  Ada tiga perkara yang terlalu menakjubkan bagiku, dan empat yang tidak kuketahui: 19  jalan burung elang di langit, jalan ular di atas gunung batu, jalan kapal di jantung laut+ dan jalan seorang laki-laki dengan seorang gadis.+ 20  Inilah jalan wanita yang suka berzina: ia makan dan menyeka mulutnya dan ia berkata, ”Aku tidak melakukan yang salah.”+ 21  Karena tiga perkara bumi berguncang, dan karena empat ia tidak dapat bertahan: 22  karena budak apabila ia berkuasa sebagai raja,+ dan orang yang tidak berakal apabila ia mendapat cukup makanan;+ 23  karena wanita yang dibenci apabila ia diambil sebagai istri,+ dan hamba perempuan apabila ia merampas kedudukan majikan perempuannya.+ 24  Ada empat binatang yang paling kecil di bumi, tetapi yang berhikmat secara naluri:+ 25  semut adalah bangsa yang tidak kuat,+ tetapi pada musim panas mereka mempersiapkan makanan mereka;+ 26  kelinci hiraks+ adalah bangsa yang tidak perkasa, tetapi mereka membuat rumah di atas gunung batu;+ 27  belalang+ tidak mempunyai raja, tetapi mereka semuanya keluar dalam kelompok-kelompok;+ 28  tokek+ berpegang dengan tangannya sendiri dan ia ada dalam istana agung seorang raja. 29  Ada tiga yang baik langkahnya, dan empat yang baik jalannya: 30  singa, yang paling perkasa di antara binatang-binatang dan yang tidak mundur dari siapa pun;+ 31  anjing pemburu atau kambing jantan, dan seorang raja atas sepasukan prajurit dari bangsanya sendiri.+ 32  Jika engkau telah bertindak tanpa akal dengan meninggikan dirimu sendiri,+ dan jika engkau telah menetapkan pikiranmu pada hal itu, taruhlah tangan ke mulut.+ 33  Karena susu yang dikocok menghasilkan mentega, dan hidung yang ditekan mengeluarkan darah, dan kemarahan yang ditekan keluar menimbulkan perselisihan.+

Catatan Kaki