Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

Amsal 1:1-33

1  Peribahasa-peribahasa+ Salomo+ putra Daud,+ raja Israel,+  agar orang mengetahui hikmat+ dan disiplin,+ memahami perkataan yang berpengertian,+  menerima disiplin+ yang memberikan pemahaman,+ keadilbenaran,+ kemampuan menilai,+ dan kelurusan hati,+  untuk memberikan kecerdikan+ kepada orang-orang yang kurang berpengalaman, dan pengetahuan+ serta kesanggupan berpikir+ kepada orang muda.  Orang berhikmat akan mendengarkan dan menerima lebih banyak pengajaran,+ dan orang yang berpengertianlah yang mendapatkan pengarahan yang terampil,+  untuk mengerti peribahasa dan perkataan yang sulit dipahami,+ kata-kata orang berhikmat+ dan teka-teki mereka.+  Takut akan Yehuwa adalah awal pengetahuan.+ Hikmat dan disiplinlah yang dipandang rendah oleh orang bodoh.+  Putraku, dengarkanlah disiplin bapakmu,+ dan jangan meninggalkan hukum ibumu.+  Karena hal-hal itu adalah untaian yang menarik untuk kepalamu+ dan kalung yang bagus untuk lehermu.+ 10  Putraku, jika orang-orang berdosa mencoba membujuk engkau, jangan terima.+ 11  Jika mereka terus mengatakan, ”Pergilah bersama kami. Marilah kita mengintai untuk menumpahkan darah.+ Marilah kita bersembunyi untuk menyergap orang-orang yang tidak bersalah, tanpa sebab apa pun.+ 12  Mari kita menelan mereka hidup-hidup+ sama seperti Syeol,+ bahkan bulat-bulat, seperti mereka yang turun ke dalam lubang kubur.+ 13  Mari kita dapatkan segala jenis barang bernilai yang berharga.+ Mari kita penuhi rumah kita dengan jarahan.+ 14  Undimu harus kaulempar ke tengah-tengah kami. Biarlah hanya ada satu kantong milik kita semua”+ 15  putraku, jangan pergi ke jalan itu bersama mereka.+ Tahan kakimu dari jalan mereka.+ 16  Karena kaki mereka berlari menuju kejahatan semata,+ dan mereka terus bergegas menumpahkan darah.+ 17  Karena sia-sialah jaring ditebarkan di depan mata segala yang bersayap.+ 18  Karena itu, mereka sendiri mengintai untuk menumpahkan darahnya;+ mereka bersembunyi untuk menyergap jiwa-jiwanya.+ 19  Demikianlah jalan setiap orang yang membuat keuntungan yang tidak benar.+ Itu menyingkirkan jiwa para pemiliknya.+ 20  Hikmat yang benar+ terus berseru dengan nyaring di jalan.+ Di lapangan-lapangan, ia terus mengeluarkan suaranya.+ 21  Di ujung atas jalan-jalan yang gaduh, ia berseru.+ Di pintu gerbang-gerbang menuju kota, ia mengucapkan perkataannya,+ 22  ”Hai, orang-orang yang kurang berpengalaman, berapa lama kamu akan terus mengasihi keadaanmu itu,+ dan hai, pengejek-pengejek, berapa lama kamu akan menginginkan ejekan semata-mata,+ dan hai, orang-orang bebal, berapa lama kamu akan terus membenci pengetahuan?+ 23  Berpalinglah pada teguranku.+ Maka bagimu aku akan membuat rohku meluap;+ aku akan memberitahukan kata-kataku kepadamu.+ 24  Karena aku telah memanggil tetapi kamu terus menolak,+ aku telah mengulurkan tangan tetapi tidak ada yang memperhatikan,+ 25  dan kamu terus mengabaikan semua nasihatku,+ dan teguranku tidak kamu terima,+ 26  aku, aku juga akan menertawakan bencanamu,+ aku akan mencemooh bila apa yang membuatmu gentar datang,+ 27  bila apa yang membuatmu gentar datang seperti badai, dan bencanamu tiba seperti angin badai,+ bila kesesakan dan masa yang sukar datang menimpa kamu.+ 28  Pada waktu itu mereka akan terus memanggil aku, tetapi aku tidak akan menjawab;+ mereka akan terus mencari aku, tetapi mereka tidak akan menemukan aku,+ 29  karena mereka membenci pengetahuan,+ dan mereka tidak memilih takut akan Yehuwa.+ 30  Mereka tidak menyetujui nasihatku;+ mereka tidak merespek semua teguranku.+ 31  Maka mereka akan memakan buah jalan mereka,+ dan mereka akan kenyang dengan rancangan mereka sendiri.+ 32  Sebab pembelotan+ orang-orang yang kurang berpengalaman itulah yang akan membunuh mereka,+ dan sikap gampang-gampangan pada orang bebal itulah yang akan membinasakan mereka.+ 33  Tetapi orang yang mendengarkan aku, ia akan berdiam dengan aman+ dan tidak terganggu oleh kegentaran terhadap malapetaka.”+

Catatan Kaki