Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

2 Tawarikh 13:1-22

13  Pada tahun kedelapan belas pemerintahan Raja Yeroboam, Abiya mulai memerintah atas Yehuda.+  Selama tiga tahun ia memerintah di Yerusalem, dan ibunya bernama Mikaya+ putri Uriel dari Gibeah.+ Dan terjadilah perang antara Abiya dan Yeroboam.+  Abiya berperang dengan pasukan militer yang terdiri atas empat ratus ribu prajurit yang perkasa,+ pria-pria pilihan. Dan Yeroboam mengatur formasi tempur melawannya dengan delapan ratus ribu pria pilihan, pria-pria yang perkasa dan gagah berani.+  Lalu Abiya naik ke Gunung Zemaraim, yang terletak di wilayah pegunungan Efraim,+ dan berkata, ”Dengarlah aku, hai, Yeroboam dan seluruh Israel.  Tidakkah seharusnya kamu mengetahui bahwa Yehuwa, Allah Israel, memberikan kerajaan atas Israel kepada Daud+ sampai waktu yang tidak tertentu,+ kepadanya dan kepada putra-putranya,+ dengan suatu perjanjian garam?+  Tetapi Yeroboam+ putra Nebat, hamba+ Salomo putra Daud, bangkit dan memberontak+ terhadap tuannya.+  Dan para penganggur,+ orang-orang yang tidak berguna,+ terus bergabung dengannya. Akhirnya mereka lebih unggul daripada Rehoboam putra Salomo, sewaktu Rehoboam+ sendiri masih muda dan lemah hati,+ dan dia tidak dapat mempertahankan diri dari mereka.  ”Dan kamu sekarang berpikir bahwa kamu dapat mempertahankan diri dari kerajaan Yehuwa di tangan putra-putra Daud,+ karena jumlah kamu besar+ dan ada padamu anak-anak lembu emas yang dibuat oleh Yeroboam bagimu sebagai allah.+  Bukankah kamu telah mengusir imam-imam Yehuwa,+ putra-putra Harun, serta orang-orang Lewi, dan bukankah kamu terus mengangkat imam-imam seperti halnya bangsa-bangsa dari berbagai negeri?+ Siapa pun yang datang dan memenuhi tangannya dengan kuasa melalui seekor lembu jantan muda dan tujuh ekor domba jantan, ia pun menjadi imam untuk sesuatu yang bukan allah.+ 10  Sedangkan kami, Yehuwa adalah Allah kami,+ dan kami tidak meninggalkan dia; tetapi ada imam-imam untuk melayani Yehuwa, yakni putra-putra Harun, dan juga ada orang-orang Lewi dalam pekerjaan itu.+ 11  Mereka membakar persembahan bakaran bagi Yehuwa setiap pagi dan setiap senja+ dan juga dupa wangi;+ lapis-lapis roti ditaruh di atas meja dari emas murni,+ dan ada kaki pelita dari emas+ serta pelitanya untuk dinyalakan setiap waktu senja;+ karena kami menjalankan kewajiban+ kepada Yehuwa, Allah kami, tetapi kamu telah meninggalkan dia.+ 12  Dan, lihat! Allah yang benar+ menyertai dan memimpin kami, beserta para imam+ dengan terompet pemberi tanda,+ untuk membunyikan tanda pertempuran melawan kamu. Hai, putra-putra Israel, jangan berperang melawan Yehuwa, Allah bapak-bapak leluhurmu,+ sebab kamu tidak akan berhasil.”+ 13  Tetapi Yeroboam, ia mengirimkan pasukan pengadang untuk berputar sampai ke belakang mereka, sehingga mereka berada di depan Yehuda dan pasukan pengadang itu di belakangnya.+ 14  Pada waktu orang-orang Yehuda berbalik, lihat, mereka mendapat serangan dari depan dan belakang.+ Dan mereka mulai berseru kepada Yehuwa,+ sementara para imam membunyikan terompet dengan nyaring. 15  Pria-pria Yehuda mulai meneriakkan pekik perang.+ Dan pada waktu pria-pria Yehuda itu meneriakkan pekik perang, Allah yang benar mengalahkan+ Yeroboam dan semua orang Israel di hadapan Abiya+ dan Yehuda. 16  Putra-putra Israel melarikan diri dari hadapan Yehuda, kemudian Allah menyerahkan mereka ke tangan orang-orang Yehuda.+ 17  Lalu Abiya dan orang-orangnya pun memukul mereka dalam suatu pembantaian yang sangat besar; dan orang Israel yang terbunuh terus berjatuhan, lima ratus ribu pria pilihan. 18  Demikianlah putra-putra Israel direndahkan pada waktu itu, tetapi putra-putra Yehuda terbukti unggul karena mereka bersandar+ kepada Yehuwa, Allah bapak-bapak leluhur mereka. 19  Abiya terus mengejar Yeroboam dan merebut kota-kota darinya: Betel+ serta anak-anak kotanya, Yesyana serta anak-anak kotanya, dan Efrain serta anak-anak kotanya.+ 20  Dan pada zaman Abiya, Yeroboam tidak lagi memegang kekuasaan+ seperti semula; tetapi Yehuwa memukul dia,+ sehingga dia mati. 21  Abiya terus memperkuat dirinya.+ Akhirnya ia mengambil empat belas istri,+ dan memperanakkan dua puluh dua orang putra+ dan enam belas orang putri. 22  Dan peristiwa-peristiwa lainnya berkenaan dengan Abiya, urusannya dan perkataannya, tertulis dalam uraian nabi Ido.+

Catatan Kaki