Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

2 Raja-Raja 22:1-20

22  Yosia+ berumur delapan tahun ketika ia mulai memerintah, dan selama tiga puluh satu tahun ia memerintah di Yerusalem. Dan ibunya bernama Yedida putri Adaya, dari Bozkat.+  Ia melakukan apa yang benar di mata Yehuwa+ dan berjalan menurut segala jalan Daud, bapak leluhurnya,+ dan ia tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri.+  Pada tahun kedelapan belas pemerintahan Raja Yosia, raja mengutus Syafan+ putra Azalia putra Mesyulam, sekretaris itu, ke rumah Yehuwa, dengan mengatakan,  ”Pergilah kepada imam besar+ Hilkia,+ dan biarlah ia mengumpulkan semua uang+ yang dibawa ke dalam rumah Yehuwa+ yang telah dikumpulkan dari rakyat oleh para penjaga pintu;+  dan biarlah mereka menyerahkannya ke tangan orang-orang yang melaksanakan pekerjaan+ di rumah Yehuwa, orang-orang yang ditetapkan, agar mereka memberikannya kepada orang-orang yang melaksanakan pekerjaan, yang berada di rumah Yehuwa untuk memperbaiki bagian yang retak pada rumah itu,+  kepada para perajin dan tukang bangunan dan tukang batu, serta untuk membeli kayu dan batu potongan guna memperbaiki rumah itu.+  Tetapi tidak diadakan perhitungan dengan orang-orang yang diserahi uang tersebut,+ karena mereka bekerja dengan setia.”+  Belakangan imam besar Hilkia+ mengatakan kepada Syafan,+ sekretaris itu,+ ”Aku menemukan buku hukum+ di rumah Yehuwa.” Maka Hilkia memberikan buku itu kepada Syafan, dan ia mulai membacanya.  Lalu Syafan, sekretaris itu, datang menghadap raja dan mengatakan kepada raja demikian, ”Hamba-hambamu telah mencurahkan uang yang terdapat di rumah itu, dan mereka menyerahkannya ke tangan para pelaksana pekerjaan di rumah Yehuwa,+ orang-orang yang ditetapkan.” 10  Selanjutnya Syafan, sekretaris itu, mengatakan kepada raja, ”Ada sebuah buku+ yang diberikan oleh imam Hilkia kepadaku.” Dan Syafan mulai membacakannya di hadapan raja. 11  Segera setelah raja mendengar perkataan buku hukum itu, ia mengoyak pakaiannya.+ 12  Lalu raja memberikan perintah kepada imam Hilkia dan Ahikam+ putra Syafan dan Akhbor putra Mikaya dan Syafan, sekretaris itu, dan Asaya,+ hamba raja itu, demikian, 13  ”Pergi, mintalah petunjuk+ dari Yehuwa, demi diriku dan demi rakyat dan demi seluruh Yehuda, berkenaan dengan perkataan dari buku yang telah ditemukan ini; sebab hebatlah kemurkaan Yehuwa+ yang menyala-nyala terhadap kita oleh karena bapak-bapak leluhur kita+ tidak mendengarkan perkataan dari buku ini dengan melakukannya sesuai dengan semua yang tertulis berkenaan dengan diri kita.”+ 14  Maka pergilah imam Hilkia, Ahikam, Akhbor, Syafan, dan Asaya kepada nabiah Hulda,+ istri Syalum putra Tikwa putra Harhas, pengurus pakaian,+ sebab wanita itu tinggal di bagian kedua dari Yerusalem; kemudian mereka berbicara kepadanya.+ 15  Lalu dia mengatakan kepada mereka, ”Inilah firman Yehuwa, Allah Israel,+ ’Katakanlah kepada orang yang mengutus kamu sekalian kepadaku, 16  ”Inilah firman Yehuwa, ’Lihat, aku akan mendatangkan malapetaka+ ke atas tempat ini dan ke atas penduduknya,+ yakni segala perkataan+ dari buku yang telah dibaca oleh raja Yehuda;+ 17  oleh karena mereka telah meninggalkan aku dan membuat asap korban kepada allah-allah lain+ untuk menyakiti hatiku dengan segala perbuatan tangan mereka,+ dan kemurkaanku telah menyala-nyala terhadap tempat ini dan tidak akan padam.’”’+ 18  Tetapi mengenai raja Yehuda yang mengutus kamu untuk meminta petunjuk dari Yehuwa, inilah yang hendaknya kamu katakan kepadanya, ’Inilah firman Yehuwa, Allah Israel, ”Mengenai perkataan yang telah kaudengar itu,+ 19  oleh karena hatimu+ lembut sehingga engkau merendahkan+ diri karena Yehuwa ketika engkau mendengar apa yang kukatakan terhadap tempat ini dan penduduknya bahwa itu semua akan menjadi sesuatu yang mencengangkan dan suatu laknat,+ kemudian engkau mengoyak+ pakaianmu dan mulai menangis di hadapanku, aku, ya, aku telah mendengarnya,” demikian ucapan Yehuwa.+ 20  ”Itulah sebabnya aku akan mengumpulkan+ engkau kepada bapak-bapak leluhurmu, dan engkau pasti akan dikumpulkan ke pekuburanmu sendiri dengan damai,+ dan matamu tidak akan melihat segala malapetaka yang akan kudatangkan ke atas tempat ini.”’” Kemudian mereka menyampaikan jawaban itu kepada raja.

Catatan Kaki