Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

1 Samuel 18:1-30

18  Segera setelah Daud selesai berbicara dengan Saul, jiwa Yonatan+ menjadi terikat+ dengan jiwa Daud, dan Yonatan mulai mengasihi dia seperti jiwanya sendiri.+  Kemudian Saul mengambil Daud pada hari itu, dan tidak memperbolehkan dia pulang ke rumah bapaknya.+  Lalu Yonatan dan Daud mengadakan suatu perjanjian,+ karena ia mengasihi Daud seperti jiwanya sendiri.+  Selanjutnya, Yonatan menanggalkan mantelnya yang tak berlengan yang dikenakannya dan memberikannya kepada Daud, dan juga pakaiannya, dan bahkan pedangnya dan busurnya serta sabuknya.  Kemudian Daud pun pergi berperang. Ke mana pun Saul mengutusnya ia akan bertindak dengan penuh pertimbangan,+ sehingga Saul memberi dia wewenang atas para prajurit;+ dan hal ini tampak baik di mata seluruh rakyat dan juga di mata hamba-hamba Saul.  Pada waktu mereka pulang, ketika Daud kembali setelah mengalahkan orang Filistin, wanita-wanita keluar dari semua kota Israel dengan nyanyian+ dan tari-tarian untuk menyambut Raja Saul, dengan rebana,+ dengan sukacita+ dan dengan kecapi.  Wanita-wanita yang merayakan peristiwa itu terus bersahut-sahutan dan mengatakan, ”Saul mengalahkan ribuan, Dan Daud puluhan ribu.”+  Lalu Saul menjadi sangat marah,+ dan perkataan ini buruk menurut pandangannya, sehingga ia mengatakan, ”Mereka menetapkan kepada Daud puluhan ribu, tetapi kepadaku mereka menetapkan ribuan, dan hanya jabatan raja yang belum diberikan kepadanya!”+  Sejak hari itu dan seterusnya Saul terus memandang Daud dengan curiga.+ 10  Pada hari berikutnya+ roh jahat dari Allah bekerja atas Saul,+ sehingga ia berperilaku seperti seorang nabi+ di dalam rumah, sementara tangan Daud memainkan musik,+ seperti pada hari-hari sebelumnya; dan tombak ada di tangan Saul.+ 11  Lalu Saul menghunjamkan tombak itu+ dan mengatakan, ”Aku akan menancapkan Daud ke tembok!”+ tetapi Daud mengelak dari hadapannya, dua kali.+ 12  Saul menjadi takut+ kepada Daud karena Yehuwa menyertai Daud,+ sedangkan dari Saul ia telah pergi.+ 13  Karena itu Saul memindahkan Daud dari rombongannya+ dan menetapkan dia sebagai kepala pasukan seribu baginya; dan dia sering pergi dan kembali, memimpin pasukan dalam peperangan.+ 14  Daud terus bertindak dengan penuh pertimbangan+ dalam segala jalannya dan Yehuwa menyertainya.+ 15  Saul terus memperhatikan bahwa ia bertindak dengan penuh pertimbangan,+ sehingga ia sangat takut kepadanya. 16  Namun seluruh Israel dan Yehuda mengasihi Daud, karena ia pergi dan kembali, memimpin mereka dalam peperangan. 17  Akhirnya Saul mengatakan kepada Daud, ”Ini putriku yang tertua, Merab.+ Dialah yang akan kuberikan kepadamu sebagai istri.+ Hanya, buktikanlah kepadaku bahwa engkau adalah orang yang gagah berani dan bertarunglah dalam perang Yehuwa.”+ Padahal Saul mengatakan kepada dirinya, ”Biarlah jangan tanganku yang memukul dia, tetapi biarlah tangan orang-orang Filistin yang memukul dia.”+ 18  Lalu Daud mengatakan kepada Saul, ”Siapakah aku dan siapakah kerabatku, keluarga bapakku, di Israel, sehingga aku menjadi menantu raja?”+ 19  Namun, ketika tiba waktunya untuk memberikan Merab, putri Saul, kepada Daud, ia sudah diberikan kepada Adriel,+ orang Mehola,+ sebagai istrinya. 20  Mikhal,+ putri Saul, mencintai Daud, dan mereka melaporkannya kepada Saul, dan ia berkenan akan hal ini. 21  Maka Saul mengatakan, ”Aku akan memberikan Mikhal kepada Daud agar ia menjadi jerat baginya,+ dan tangan orang Filistin akan memukul Daud.” Maka Saul mengatakan kepada Daud, ”Melalui salah seorang dari kedua wanita itu, pada hari ini engkau akan membentuk persekutuan denganku melalui pernikahan.” 22  Selanjutnya, Saul memberikan perintah kepada hamba-hambanya, ”Berbicaralah kepada Daud dengan diam-diam, katakan, ’Lihat! Raja senang kepadamu, dan semua hambanya mengasihi engkau. Maka bentuklah persekutuan dengan raja melalui pernikahan.’” 23  Lalu hamba-hamba Saul menyampaikan kata-kata ini ke telinga Daud, tetapi Daud mengatakan, ”Apakah suatu hal yang mudah di matamu untuk membentuk persekutuan dengan raja melalui pernikahan, sedangkan aku orang yang tidak berada+ dan kurang dihargai?”+ 24  Kemudian hamba-hamba Saul melapor kepadanya, demikian, ”Dengan kata-kata inilah Daud berbicara.” 25  Mendengar itu Saul mengatakan, ”Inilah yang harus kamu sekalian katakan kepada Daud, ’Raja senang, bukan akan uang nikah,+ melainkan akan seratus kulit khitan+ orang Filistin, untuk melakukan pembalasan+ kepada musuh-musuh raja.’” Sedangkan Saul, ia telah mengatur siasat agar Daud jatuh di tangan orang Filistin. 26  Maka hamba-hambanya melaporkan kata-kata ini kepada Daud, dan ia berkenan akan hal ini, yaitu membentuk persekutuan dengan raja melalui pernikahan,+ dan waktunya belum berakhir. 27  Lalu Daud bangkit dan ia serta orang-orangnya pergi dan mengalahkan+ dua ratus orang di antara orang-orang Filistin, dan Daud pulang membawa kulit khitan mereka+ dan memberikannya dalam jumlah yang lengkap kepada raja, untuk membentuk persekutuan dengan raja melalui pernikahan. Selanjutnya Saul memberikan Mikhal, putrinya, kepadanya sebagai istri.+ 28  Saul melihat dan mengetahui bahwa Yehuwa menyertai Daud.+ Mengenai Mikhal, putri Saul, ia mencintai Daud.+ 29  Maka Saul merasa lebih takut lagi oleh karena Daud, dan Saul selamanya menjadi musuh Daud.+ 30  Setiap kali para pembesar+ Filistin pergi berperang, Daud bertindak paling bijaksana+ jika dibandingkan dengan semua hamba Saul; dan namanya sangat dihormati.+

Catatan Kaki