Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Langsung ke daftar isi

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Alkitab Online | KITAB SUCI TERJEMAHAN DUNIA BARU (EDISI 1999) Lihat edisi revisi 2017

1 Korintus 14:1-40

14  Kejarlah kasih, namun teruslah cari karunia-karunia rohani+ dengan bergairah, tetapi terlebih lagi agar kamu dapat bernubuat.+  Karena ia yang berbicara dalam bahasa asing, tidak berbicara kepada manusia, melainkan kepada Allah, karena tidak seorang pun mendengarkan,+ tetapi ia mengatakan rahasia-rahasia suci+ dengan roh.  Tetapi, ia yang bernubuat, ia akan membina,+ menganjurkan, dan menghibur orang dengan kata-katanya.  Ia yang berbicara dalam bahasa asing membina dirinya sendiri, tetapi ia yang bernubuat membina sidang jemaat.  Aku ingin agar kamu semua berbicara dengan bahasa-bahasa lain,+ tetapi aku lebih suka agar kamu bernubuat.+ Sesungguhnya, ia yang bernubuat lebih besar daripada ia yang berbicara dengan bahasa-bahasa lain,+ kecuali ia menerjemahkannya, agar sidang jemaat dapat dibina.  Namun pada waktu ini, saudara-saudara, jika aku datang dan berbicara kepadamu dalam bahasa asing, apa gunanya itu bagimu, kecuali aku menyampaikan kepadamu suatu penyingkapan+ atau pengetahuan+ atau suatu nubuat atau suatu ajaran?  Dalam kenyataan, benda-benda mati mengeluarkan bunyi,+ apakah itu seruling atau harpa; jika tidak ada perbedaan bunyi nada, bagaimana orang mengetahui apa yang sedang dimainkan pada seruling atau pada harpa itu?  Karena sesungguhnya, jika terompet membunyikan tanda yang tidak jelas, siapa yang akan bersiap untuk pertempuran?+  Demikian pula, jika kamu dengan lidahmu mengucapkan perkataan yang tidak mudah dimengerti,+ bagaimana orang mengetahui apa yang dikatakan? Sebenarnya, kamu berbicara ke udara.+ 10  Bisa jadi ada begitu banyak jenis bunyi bahasa di dunia, namun tidak ada yang tanpa arti. 11  Maka, jika aku tidak mengerti kekuatan bunyi bahasa itu, aku menjadi orang asing+ bagi orang yang berbicara, dan orang yang berbicara akan menjadi orang asing bagiku. 12  Demikian juga kamu, karena kamu dengan bergairah mengingini karunia-karunia roh,+ berupayalah agar kamu memilikinya dengan limpah untuk membina sidang jemaat.+ 13  Karena itu, biarlah orang yang berbicara dalam bahasa asing berdoa agar ia dapat menerjemahkan itu.+ 14  Karena jika aku berdoa dalam bahasa asing, karunia roh yang kuterima itulah yang berdoa,+ tetapi pikiranku tidak berbuah. 15  Maka, apa yang harus dilakukan? Aku akan berdoa dengan karunia roh, tetapi aku juga akan berdoa dengan pikiranku. Aku akan menyanyikan pujian+ dengan karunia roh, tetapi aku juga akan menyanyikan pujian dengan pikiranku.+ 16  Kalau tidak, jika engkau mempersembahkan pujian dengan karunia roh, bagaimana orang yang duduk di tempat orang biasa dapat mengatakan ”Amin”+ atas ucapan syukurmu, karena ia tidak tahu apa yang engkau katakan? 17  Memang, engkau mengucapkan syukur dengan baik, tetapi orang tersebut tidak dibina.+ 18  Aku bersyukur kepada Allah, bahwa aku berbicara dengan lebih banyak bahasa daripada kamu semua.+ 19  Meskipun demikian, dalam sidang jemaat lebih baik aku mengucapkan lima kata dengan pikiranku, agar aku juga dapat mengajar orang-orang lain secara lisan, daripada sepuluh ribu kata dalam bahasa asing.+ 20  Saudara-saudara, jangan menjadi anak kecil dalam kesanggupan untuk mengerti,+ tetapi jadilah kanak-kanak dalam hal keburukan;+ namun jadilah orang dewasa dalam kesanggupan untuk mengerti.+ 21  Dalam Hukum ada tertulis, ”’Dengan lidah orang-orang asing dan dengan bibir orang-orang yang tidak dikenal+ aku akan berbicara kepada bangsa ini,+ meskipun demikian bahkan pada waktu itu mereka tidak akan memperhatikan aku,’ kata Yehuwa.”+ 22  Oleh karena itu, karunia berbicara dengan bahasa-bahasa lain adalah tanda,+ bukan bagi orang yang percaya, tetapi bagi orang yang tidak percaya,+ sedangkan perkataan nubuat bukan untuk orang yang tidak percaya, tetapi untuk orang yang percaya.+ 23  Karena itu, jika seluruh sidang jemaat berkumpul ke satu tempat dan mereka semua berbicara dengan bahasa-bahasa lain,+ tetapi orang biasa atau orang yang tidak percaya masuk, tidakkah mereka akan mengatakan bahwa kamu gila? 24  Namun jika kamu semua bernubuat dan seseorang yang tidak percaya atau orang biasa masuk, ia akan ditegur oleh itu semua,+ ia akan diperiksa dengan saksama oleh semua; 25  rahasia hatinya akan menjadi nyata,+ sehingga ia akan sujud dan menyembah Allah, dengan menyatakan, ”Allah benar-benar ada di antara kamu.”+ 26  Lalu, apa yang harus dilakukan, saudara-saudara? Apabila kamu berkumpul, yang seorang mempunyai mazmur, orang lain ajaran, yang lain penyingkapan, orang lainnya bahasa asing, orang lain lagi karunia untuk menjelaskan.+ Hendaklah segala sesuatu berlangsung untuk membina.+ 27  Dan jika seseorang berbicara dalam bahasa asing, biarlah itu dibatasi sampai dua atau paling banyak tiga orang, dan secara bergiliran; dan hendaklah seseorang menerjemahkannya.+ 28  Namun jika tidak ada penerjemah, biarlah ia berdiam diri dalam sidang jemaat dan berbicara kepada dirinya sendiri+ dan kepada Allah. 29  Selanjutnya, biarlah dua atau tiga nabi+ berbicara, dan biarlah orang-orang lain mencari tahu maknanya.+ 30  Akan tetapi, jika orang lain+ yang sedang duduk di situ mendapat penyingkapan biarlah orang yang pertama berdiam diri. 31  Karena kamu semua dapat bernubuat+ seorang demi seorang, agar semua orang belajar dan semua orang dianjurkan.+ 32  Dan karunia-karunia roh dari nabi-nabi harus dikendalikan oleh nabi-nabi. 33  Karena Allah bukanlah Allah kekacauan,+ tetapi Allah kedamaian.+ Sebagaimana dalam semua sidang jemaat orang-orang kudus, 34  biarlah wanita-wanita berdiam diri+ dalam sidang-sidang jemaat, karena mereka tidak diizinkan untuk berbicara, tetapi biarlah mereka tunduk,+ sebagaimana dikatakan oleh Hukum.+ 35  Jika mereka ingin belajar sesuatu, biarlah mereka bertanya kepada suami mereka di rumah, karena adalah aib+ bagi seorang wanita untuk berbicara dalam sidang jemaat. 36  Apa? Apakah firman Allah berasal dari kamu,+ atau apakah itu mencapai kamu saja? 37  Jika ada yang berpikir bahwa ia seorang nabi atau memiliki karunia roh, biarlah ia mengakui perkara-perkara yang aku tulis kepadamu, karena itu adalah perintah TUAN.+ 38  Namun jika seseorang kurang pengetahuan, ia tetap kurang pengetahuan. 39  Oleh karena itu, saudara-saudaraku, teruslah mencari perkataan nubuat dengan bergairah,+ namun jangan melarang orang berbicara dengan bahasa-bahasa lain.+ 40  Tetapi biarlah segala sesuatu berlangsung dengan sopan dan teratur.+

Catatan Kaki