Yang Ditulis Matius 12:1-50

12  Waktu itu, Yesus berjalan lewat ladang gandum pada hari Sabat. Karena lapar, murid-muridnya mulai memetik gandum dan memakannya.+  Melihat itu, orang-orang Farisi berkata kepadanya, ”Lihat ini! Murid-muridmu melakukan apa yang dilarang pada hari Sabat.”+  Yesus berkata, ”Apa kalian belum pernah baca tentang apa yang Daud lakukan saat dia dan anak buahnya lapar?+  Dia masuk ke rumah Allah dan mereka makan roti persembahan,+ yang sebenarnya tidak boleh mereka makan, karena hanya boleh dimakan imam.+  Atau, apa kalian belum pernah baca dalam Taurat bahwa pada hari Sabat, para imam di bait bekerja tapi tetap tidak bersalah?+  Sekarang saya memberi tahu kalian, di sini ada orang yang lebih penting daripada bait.+  Kalau saja kalian mengerti arti kata-kata, ’Aku ingin kalian berbelaskasihan,+ bukan mempersembahkan korban’,+ kalian tidak akan menghakimi orang yang tidak bersalah.  Sebab Putra manusia adalah Tuan atas Sabat.”+  Setelah pergi dari sana, Yesus masuk ke rumah ibadah mereka, 10  dan di situ ada orang yang tangannya lumpuh*+ sebelah. Maka mereka bertanya kepadanya, ”Apa boleh menyembuhkan orang pada hari Sabat?” Mereka menanyakan itu supaya bisa menuduh dia.+ 11  Dia berkata kepada mereka, ”Kalau kalian punya satu domba, dan domba itu jatuh ke lubang pada hari Sabat, apa kalian tidak akan menariknya ke luar?+ 12  Manusia jauh lebih berharga daripada domba. Jadi, kita boleh berbuat baik pada hari Sabat.” 13  Lalu dia berkata kepada orang itu, ”Ulurkan tanganmu.” Orang itu mengulurkannya, dan tangannya sembuh seperti tangan yang satu lagi. 14  Tapi orang-orang Farisi keluar dan berkomplot untuk membunuh Yesus. 15  Karena tahu tentang itu, Yesus pergi dari sana. Banyak orang mengikuti dia,+ dan dia menyembuhkan mereka semua, 16  tapi dia dengan tegas melarang mereka bercerita tentang dirinya,+ 17  sehingga kata-kata Nabi Yesaya ini menjadi kenyataan: 18  ”Inilah hamba-Ku+ yang Kupilih, yang Kukasihi. Aku berkenan kepadanya!+ Aku akan memberi dia kuasa kudus-Ku,+ dan dia akan menunjukkan artinya keadilan kepada bangsa-bangsa. 19  Dia tidak akan bertengkar+ ataupun berteriak, dan suaranya tidak akan terdengar di jalan-jalan utama. 20  Batang* yang remuk tidak akan dia patahkan, dan sumbu yang redup tidak akan dia padamkan,+ sampai dia berhasil menegakkan keadilan. 21  Ya, bangsa-bangsa akan berharap pada namanya.”+ 22  Kemudian, orang-orang membawa kepadanya seorang pria yang kesurupan roh jahat, yang buta dan bisu, lalu dia menyembuhkannya, sehingga orang itu bisa berbicara dan melihat. 23  Maka semua orang yang ada di sana menjadi kagum dan mulai berkata, ”Mungkin dia Putra Daud!” 24  Mendengar ini, orang-orang Farisi berkata, ”Orang ini tidak akan mengusir roh jahat kecuali dengan bantuan Beelzebul, penguasa roh jahat.”+ 25  Karena tahu apa yang mereka pikirkan, Yesus berkata kepada mereka, ”Setiap kerajaan yang terpecah belah akan runtuh, dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah belah tidak akan bertahan. 26  Begitu juga, kalau Setan mengusir Setan, dia terpecah belah. Kalau seperti itu, bagaimana kerajaannya akan bertahan? 27  Lagi pula, kalau saya mengusir roh jahat dengan bantuan Beelzebul, pengikut kalian mengusirnya dengan bantuan siapa? Karena itulah mereka akan menyatakan bahwa kalian salah. 28  Tapi kalau saya mengusir roh jahat dengan bantuan kuasa kudus Allah, itu berarti Kerajaan Allah sudah ada di sini tanpa kalian sadari.*+ 29  Atau, bagaimana seseorang bisa masuk ke rumah seorang pria yang kuat dan merampas hartanya kalau dia tidak mengikat pria itu dulu? Setelah mengikatnya, barulah dia bisa menjarah rumahnya. 30  Siapa pun yang tidak memihak saya melawan saya, dan siapa pun yang tidak mengumpulkan bersama saya mencerai-beraikan.+ 31  ”Karena itu, saya katakan kepada kalian, segala dosa dan hinaan manusia akan diampuni, tapi hinaan terhadap kuasa kudus tidak akan diampuni.+ 32  Misalnya, siapa pun yang berbicara melawan Putra manusia akan diampuni,+ tapi siapa pun yang berbicara melawan kuasa kudus tidak akan diampuni, tidak di zaman sekarang maupun di masa depan.+ 33  ”Kalau pohon kalian baik, buahnya baik, dan kalau pohon kalian busuk, buahnya busuk. Dari buahnya, bisa diketahui seperti apa pohonnya.+ 34  Keturunan ular berbisa,+ bagaimana kalian bisa mengucapkan hal-hal baik kalau kalian jahat? Apa yang diucapkan mulut meluap dari hati.+ 35  Orang yang baik mengeluarkan hal-hal baik yang tersimpan dalam hatinya, sedangkan orang jahat mengeluarkan hal-hal jahat yang tersimpan dalam hatinya.+ 36  Saya memberi tahu kalian bahwa pada Hari Penghakiman, manusia akan bertanggung jawab+ atas setiap perkataan tak berguna* yang mereka ucapkan. 37  Dari kata-katamu kamu akan dinyatakan benar, dan dari kata-katamu kamu akan dinyatakan bersalah.” 38  Lalu beberapa ahli Taurat dan orang Farisi menanggapi, ”Guru, kami mau melihat tanda darimu.”+ 39  Dia menjawab, ”Generasi yang jahat dan tidak setia ini terus meminta tanda,* tapi mereka tidak akan melihat tanda apa pun kecuali tanda Nabi Yunus.+ 40  Seperti Yunus berada dalam perut ikan besar selama tiga hari tiga malam,+ Putra manusia akan berada dalam perut bumi selama tiga hari tiga malam.+ 41  Pada Hari Penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama generasi ini dan menyatakan generasi ini bersalah, karena orang Niniwe bertobat saat mendengar berita Yunus.+ Sebenarnya, di sini ada yang lebih penting daripada Yunus.+ 42  Pada Hari Penghakiman, ratu selatan akan bangkit bersama generasi ini dan menyatakan mereka bersalah, karena dia datang dari ujung bumi untuk mendengarkan hikmat* Salomo.+ Sebenarnya, di sini ada yang lebih penting daripada Salomo.+ 43  ”Ketika suatu roh najis keluar dari seseorang, roh itu melewati tempat-tempat gersang untuk mencari tempat istirahat, tapi tidak menemukannya.+ 44  Lalu dia berkata, ’Aku akan kembali ke rumahku yang kutinggalkan itu.’ Saat tiba, dia melihat rumah itu tidak dihuni, tapi sudah disapu bersih dan dihias. 45  Dia pun pergi dan membawa tujuh roh lain yang lebih jahat daripada dia, dan mereka masuk, lalu tinggal dalam diri orang itu. Maka, keadaan orang itu menjadi lebih parah daripada sebelumnya.+ Itulah yang akan terjadi juga pada generasi jahat ini.” 46  Sementara Yesus masih berbicara kepada kumpulan orang itu, ibu dan saudara-saudara lelakinya+ berdiri di luar. Mereka ingin berbicara dengan dia.+ 47  Maka seseorang memberi tahu dia, ”Ibu dan saudara-saudaramu berdiri di luar. Mereka mau bicara denganmu.” 48  Dia menjawab orang itu, ”Siapa ibuku, dan siapa saudara-saudaraku?” 49  Lalu sambil mengulurkan tangannya ke arah murid-muridnya, dia berkata, ”Merekalah ibuku dan saudara-saudaraku!+ 50  Siapa pun yang melakukan kehendak Bapakku yang di surga adalah saudara lelakiku, saudara perempuanku, dan ibuku.”+

Catatan Kaki

Atau ”layu”.
Atau ”Buluh”.
Atau ”sudah datang kepada kalian”.
Atau ”tak menguntungkan”.
Atau ”bukti berupa mukjizat”.
Atau ”kebijaksanaan”.

Keterangan Tambahan

lewat ladang gandum: Mungkin melalui jalan-jalan setapak yang memisahkan ladang yang satu dan ladang lainnya.

Sabat: Lihat Daftar Istilah.

apa yang dilarang: Yehuwa memang melarang orang Israel bekerja pada hari Sabat. (Kel 20:8-10) Tapi, para pemimpin agama Yahudi merasa berhak untuk menentukan apa saja yang termasuk bekerja. Menurut mereka, murid-murid Yesus bersalah karena memanen (memetik) dan mengirik (menggosok-gosok) gandum. (Luk 6:1, 2) Tuntutan seperti itu melebihi apa yang Yehuwa tetapkan.

rumah Allah: Di sini memaksudkan tabernakel. Apa yang Yesus ceritakan (1Sam 21:1-6) terjadi ketika tabernakel ada di Nob, kota yang tampaknya terletak di daerah Benyamin, dekat Yerusalem.​—Lihat Lamp. B7 (bagian yang diperbesar).

rumah Allah: Lihat keterangan tambahan Mrk 2:​26.

roti persembahan: Atau ”roti pertunjukan”. Istilah Ibraninya sebenarnya berarti ”roti muka”. Roti ini seolah-olah ada di depan muka Yehuwa sebagai persembahan yang tetap untuk-Nya.​—Kel 25:30; lihat Daftar Istilah dan Lamp. B5.

bekerja: Atau ”melanggar aturan Sabat”. Maksudnya, menganggap hari Sabat sama seperti hari lainnya, yaitu dengan tetap menyembelih binatang dan melakukan tugas lain yang berkaitan dengan persembahan korban.​—Bil 28:9, 10.

melambangkan: Dari kata Yunani estin (lit.: ”adalah”), yang di sini maksudnya ”mengartikan; menggambarkan”. Para rasul mengerti bahwa roti itu hanya lambang, tidak mungkin tubuh Yesus yang sesungguhnya, karena saat itu, tubuh Yesus yang sempurna ada di depan mereka, begitu juga dengan roti tanpa ragi yang akan mereka makan. Yang menarik, kata Yunani yang sama dipakai di Mat 12:7, dan banyak terjemahan Alkitab menerjemahkannya menjadi ”arti” atau ”maksud”.

arti kata-kata: Lit.: ”apa itu”. Dari kata Yunani estin (pada dasarnya berarti ”adalah”), yang di sini bermakna ”maksudnya; artinya”.​—Lihat keterangan tambahan Mat 26:26.

berbelaskasihan, bukan mempersembahkan korban: Lihat keterangan tambahan Mat 9:13.

belas kasihan, bukan korban: Yesus dua kali mengutip kata-kata dari Hos 6:6 (di sini dan di Mat 12:7). Sebagai pemungut pajak yang dibenci dan kemudian menjadi teman dekat Yesus, Matius adalah satu-satunya penulis Injil yang mencatat kutipan ini dan perumpamaan tentang budak yang tidak berbelaskasihan. (Mat 18:21-35) Injil Matius menunjukkan bahwa Yesus berkali-kali menandaskan pentingnya belas kasihan, bukan hanya korban.

Putra manusia: Lihat keterangan tambahan Mat 8:20.

Tuan atas Sabat: Yesus menyebut dirinya dengan istilah ini. (Mrk 2:28; Luk 6:5) Hal ini menunjukkan bahwa dia bisa menggunakan Sabat untuk melakukan pekerjaan dari Bapaknya yang di surga. (Bandingkan Yoh 5:19; 10:37, 38.) Beberapa mukjizat Yesus yang paling hebat dilakukan pada hari Sabat, termasuk penyembuhan orang sakit. (Luk 13:10-13; Yoh 5:5-9; 9:1-14) Ini kelihatannya menjadi bayangan untuk pembebasan dari penderitaan selama pemerintahan Kerajaannya nanti, yang digambarkan seperti hari istirahat pada hari sabat.​—Ibr 10:1.

Putra manusia: Istilah ini muncul sekitar 80 kali dalam Injil. Yesus memakainya untuk memaksudkan dirinya sendiri, kelihatannya untuk menekankan bahwa dia benar-benar manusia, yang dilahirkan seorang wanita, dan bahwa dia adalah manusia yang setara dengan Adam sehingga bisa membebaskan manusia dari dosa dan kematian. (Rm 5:12, 14, 15) Istilah ini juga menunjukkan bahwa Yesus adalah Mesias, atau Kristus.​—Dan 7:13, 14; lihat Daftar Istilah.

tangannya: Kata Yunani untuk ”tangan” punya makna yang luas dan bisa memaksudkan lengan, tangan, dan jari-jari seseorang.​—Lihat juga Mat 12:13.

Kalau . . . apalagi: Yesus sering menggunakan cara seperti ini untuk mengajak pendengarnya berpikir. Pertama, dia mengatakan suatu fakta yang tidak diragukan lagi atau sudah diketahui pendengarnya, lalu dia membuat kesimpulan yang sangat meyakinkan berdasarkan fakta itu. Jadi, dia menggunakan fakta yang sederhana untuk mengajarkan fakta yang lebih penting.​—Mat 10:25; 12:12; Luk 11:13; 12:28.

jauh lebih: Lihat keterangan tambahan Mat 7:11.

melarang mereka bercerita tentang dirinya: Maksudnya, melarang mereka memberitahukan siapa dia. Roh-roh najis itu tahu siapa Yesus dan menyebut dia ”Putra Allah”. (ay. 11) Tapi, Yesus tidak mengizinkan mereka bersaksi tentang dia, karena mereka sudah memberontak, dibuang, membenci hal-hal suci, dan menjadi musuh Allah. (Lihat keterangan tambahan Mrk 1:​25.) Begitu juga, ketika suatu ”roh jahat” membuat seorang perempuan berseru bahwa Paulus dan Silas adalah ”hamba Allah Yang Mahatinggi” dan pemberita ”jalan keselamatan”, Paulus mengusir roh tersebut dari perempuan itu.​—Kis 16:16-​18.

melarang mereka bercerita tentang dirinya: Lihat keterangan tambahan Mrk 3:12.

sehingga kata-kata Nabi Yesaya ini menjadi kenyataan: Lihat keterangan tambahan Mat 1:22.

sehingga apa yang Yehuwa katakan melalui nabi-Nya menjadi kenyataan: Ungkapan ini dan yang mirip dengannya berulang kali muncul dalam Injil Matius, tampaknya untuk menekankan kepada para pembaca Yahudi bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan.​—Mat 2:15, 23; 4:14; 8:17; 12:17; 13:35; 21:4; 26:56; 27:9.

Inilah: Dari kata Yunani idou, yang sering digunakan untuk membuat pembaca berfokus pada apa yang dikatakan selanjutnya, membayangkan kejadiannya, atau memperhatikan satu hal penting dalam cerita yang disampaikan. Kata ini bisa dipakai untuk menandaskan sesuatu, dan bisa juga untuk menunjukkan hal yang baru atau tidak terduga. Di Kitab-Kitab Yunani Kristen, kata ini paling sering muncul di Injil Matius dan Lukas serta di buku Wahyu. Kata yang serupa juga sering digunakan di Kitab-Kitab Ibrani.

Aku: Atau ”Jiwa-Ku”. Dalam kutipan dari Yes 42:1 ini, kata Yunani psykhe digunakan untuk menerjemahkan kata Ibrani nefes. Keduanya dulu diterjemahkan ”jiwa”.​—Lihat ”Jiwa” di Daftar Istilah.

Aku berkenan kepadanya: Atau ”Aku senang sekali kepadanya”.​—Lihat keterangan tambahan Mat 3:17.

Aku berkenan kepadanya: Atau ”Aku senang sekali kepadanya; Aku sangat menyukai dia”. Ungkapan yang sama digunakan di Mat 12:18, yang dikutip dari nubuat di Yes 42:1 tentang Mesias, atau Kristus, yang dijanjikan. Pencurahan kuasa kudus dan kata-kata Allah tentang Putra-Nya menunjukkan dengan jelas bahwa Yesus-lah Mesias yang dijanjikan itu.​—Lihat keterangan tambahan Mat 12:18.

sumbu yang redup: Dulu, orang menggunakan wadah kecil dari tanah liat yang berisi minyak zaitun untuk menerangi rumah. Di wadah itu, ada sumbu dari rami untuk menyerap minyak, yang membuat api tetap menyala. Ungkapan Yunani yang diterjemahkan ”sumbu yang redup” bisa memaksudkan sumbu yang berasap sewaktu apinya hampir padam atau sudah padam tapi baranya masih ada. Yes 42:3 menubuatkan belas kasihan Yesus. Dia tidak akan memadamkan sedikit harapan yang masih dimiliki orang kecil dan orang yang tertindas.

berhasil: Atau ”menang dalam”. Kata Yunani nikos diterjemahkan ”kemenangan” di 1Kor 15:55, 57.

Beelzebul: Sebutan untuk Setan.​—Lihat keterangan tambahan Mat 10:25.

Beelzebul: Mungkin bentuk lain dari kata Baal-zebub, yang artinya ”Pemilik (Penguasa) Lalat”, yaitu Baal yang disembah orang Filistin di Ekron. (2Raj 1:3) Beberapa manuskrip Yunani menggunakan bentuk lain lagi, seperti Beelzeboul dan Beezeboul, yang mungkin berarti ”Pemilik (Penguasa) Tempat Tinggal (Kediaman) yang Tinggi”. Kemungkinan lain, Beelzebul adalah permainan kata dari kata zevel (tahi), sebuah kata Ibrani yang tidak digunakan di Alkitab. Jika itu benar, Beelzebul berarti ”Pemilik (Penguasa) Tahi”. Seperti yang ditunjukkan di Mat 12:24, ini adalah sebutan untuk Setan, penguasa roh jahat.

rumah tangga: Lit.: ”rumah”. Istilah Yunaninya bisa memaksudkan sebuah keluarga atau rumah tangga yang lebih besar, bahkan rumah tangga istana raja. (Kis 7:10; Flp 4:22) Istilah ini digunakan untuk dinasti raja yang sedang berkuasa, seperti dinasti Herodes, yang para anggotanya sering bertengkar dan saling menjatuhkan. Selain menyebut ”rumah tangga”, Matius juga menyebut kota. Ini menunjukkan bahwa perpecahan itu berbahaya, tidak soal itu terjadi dalam sebuah kota atau rumah tangga.

Setan: Dari kata Ibrani satan, yang berarti ”penentang; musuh”.

pengikut: Lit.: ”putra-putra”, di sini memaksudkan ”pengikut; murid”.

mereka: Maksudnya, ”pengikut kalian”.

menyatakan bahwa kalian salah: Maksudnya, apa yang dilakukan pengikut orang Farisi membuktikan bahwa argumen orang Farisi tidak masuk akal.

kuasa kudus Allah: Percakapan yang mirip terjadi lagi belakangan dan dicatat di Luk 11:20. Di ayat itu, Yesus berkata bahwa dia mengusir roh jahat ”dengan bantuan jari Allah”.​—Lihat keterangan tambahan Luk 11:20.

kuasa Allah: Lit.: ”jari Allah”. Dalam percakapan serupa yang terjadi sebelumnya, yang dicatat Matius, Yesus dikatakan mengusir roh jahat ”dengan bantuan kuasa kudus Allah”.​—Mat 12:28.

hinaan: Atau ”hujah”, maksudnya kata-kata yang mencela atau menjelek-jelekkan Allah atau hal-hal yang suci. Karena kuasa kudus berasal dari Allah sendiri, orang yang sengaja melawan atau tidak mau mengakui hasil dari bekerjanya kuasa kudus sebenarnya menghina Allah. Seperti yang ditunjukkan Mat 12:24, 28 dan Mrk 3:22, para pemimpin agama Yahudi melihat kuasa kudus Allah bekerja dalam diri Yesus ketika dia membuat mukjizat, tapi mereka menuduh bahwa kuasa itu berasal dari Setan si Iblis.

zaman: Atau ”sistem”. Dari kata Yunani aion, yang makna dasarnya adalah ”zaman”. Kata ini bisa memaksudkan suatu keadaan atau peristiwa yang menjadi ciri suatu zaman. Yesus berkata bahwa orang yang menghina kuasa kudus tidak akan diampuni, baik pada zaman sekarang yang bejat di bawah kendali Setan (2Kor 4:4; Ef 2:2; Tit 2:12) maupun pada zaman yang akan datang di bawah pemerintahan Allah, ketika manusia mendapat ”kehidupan abadi” yang dijanjikan (Luk 18:29, 30).​—Lihat ”Sistem” di Daftar Istilah.

Ular-ular, keturunan ular berbisa: Setan, ”ular yang pertama” (Why 12:9), bisa dikatakan sebagai leluhur para penentang ibadah sejati. Jadi, cocok kalau Yesus menyebut para pemimpin agama itu ”ular-ular, keturunan ular berbisa”. (Yoh 8:44; 1Yoh 3:12) Orang-orang yang terkena dampak kejahatan mereka menjadi mati secara rohani. Yohanes Pembaptis juga memakai istilah ”keturunan ular berbisa”.​—Mat 3:7.

Keturunan ular berbisa: Lihat keterangan tambahan Mat 23:33.

tidak setia: Lit.: ”suka berzina”. Maksudnya, tidak setia kepada Allah, atau berzina secara rohani.​—Lihat keterangan tambahan Mrk 8:​38.

tanda Nabi Yunus: Dulu, Yunus diselamatkan dari perut ikan setelah berada di sana selama kira-kira tiga hari, dan dia menyamakan hal itu seperti dibangkitkan dari Kuburan. (Yun 1:17–2:2) Sama seperti Yunus benar-benar diselamatkan dari perut ikan, Yesus juga benar-benar dibangkitkan dari kuburan sungguhan. Tapi, meski Yesus sudah dibangkitkan setelah meninggal selama hampir tiga hari, para penentangnya yang keras kepala tidak beriman kepadanya.

tidak setia: Lit.: ”suka berzina”. Bangsa Israel zaman dulu terikat perjanjian dengan Allah tapi tidak setia kepada-Nya, atau berzina secara rohani. Mereka berzina dengan mengikuti kebiasaan agama palsu sehingga melanggar perjanjian Taurat. (Yer 3:8, 9; 5:7, 8; 9:2; 13:27; 23:10; Hos 7:4) Karena alasan serupa, Yesus mengecam generasi orang Yahudi yang tidak setia di zamannya. (Mat 12:39; 16:4) Jika orang Kristen yang terikat perjanjian baru mencemari diri dengan menjadi sahabat dunia, mereka juga berzina secara rohani. Prinsip ini berlaku bagi semua hamba Yehuwa yang berbakti.​—Yak 4:4.

tiga hari tiga malam: Berbagai catatan lain di Alkitab menunjukkan bahwa kadang yang dimaksud istilah ini tidak sampai tiga hari, dan satu hari tidak selalu memaksudkan satu hari penuh.​—Kej 42:17, 18; 1Raj 12:5, 12; Mat 27:62-66; 28:1-6.

ratu selatan: Maksudnya, ratu dari Syeba. Kerajaannya diperkirakan berada di negeri Arab sebelah barat daya.​—1Raj 10:1.

saudara-saudara lelakinya: Maksudnya, adik-adik tiri Yesus. Nama mereka disebutkan di Mat 13:55 dan Mrk 6:3.​—Lihat keterangan tambahan Mat 13:55 tentang arti kata ”saudara”.

adik-adiknya: Atau ”saudara-saudaranya”. Dari kata Yunani adelfos. Di Alkitab, kata ini bisa memaksudkan keluarga rohani. Tapi di sini, yang dimaksud adalah adik-adik tiri Yesus, atau anak-anak lain dari Yusuf dan Maria. Menurut orang-orang yang percaya bahwa Maria tetap perawan setelah Yesus lahir, adelfos di sini memaksudkan sepupu. Tapi, Kitab-Kitab Yunani Kristen memakai istilah lain untuk ”sepupu” (Yunani, anepsios di Kol 4:10) dan istilah lain lagi untuk ”putra dari saudara perempuan Paulus”, atau keponakan Paulus (Kis 23:16). Selain itu, Luk 21:16 menggunakan bentuk jamak dari kata Yunani adelfos (”kakak, adik”) dan syggenes (”saudara” dalam arti kerabat). Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa Kitab-Kitab Yunani Kristen tidak asal saja memakai istilah-istilah yang menunjukkan ikatan keluarga.

Maka seseorang . . . denganmu: Ayat ini tidak ada dalam beberapa manuskrip kuno.

Merekalah ibuku dan saudara-saudaraku!: Beberapa saudara jasmani Yesus tampaknya tidak beriman kepadanya. (Yoh 7:5) Di sini, Yesus membedakan mereka dengan saudara-saudara rohaninya, yaitu para muridnya. Dia menunjukkan bahwa tidak soal seberapa berharga ikatan keluarganya, hubungannya dengan orang-orang yang ’melakukan kehendak Bapaknya’ lebih berharga.​—Mat 12:50.

Media

Bulir-Bulir Gandum
Bulir-Bulir Gandum

Murid-murid Yesus mungkin memetik dan memakan bulir-bulir gandum seperti yang terlihat di gambar ini.

Sinagoga Abad Pertama
Sinagoga Abad Pertama

Gambar ini dibuat berdasarkan reruntuhan sinagoga abad pertama yang ditemukan di Gamla (Gamala), sekitar 10 km di sebelah timur laut dari Laut Galilea. Di gambar ini terlihat beberapa bagian sinagoga untuk membantu kita membayangkan seperti apa kira-kira sinagoga pada zaman dulu.

Ular Bertanduk
Ular Bertanduk

Baik Yohanes Pembaptis maupun Yesus menyebut ahli Taurat dan orang Farisi ”keturunan ular berbisa” karena mereka menimbulkan bahaya rohani yang bagaikan bisa ular yang mematikan terhadap orang-orang yang tidak mengetahuinya. (Mat 3:7; 12:34) Ini adalah gambar ular bertanduk, yang bisa dikenali dari tanduk kecil di atas kedua matanya. Ular berbisa lain yang berbahaya di Israel adalah ular pasir (Vipera ammodytes) di Lembah Yordan dan ular Palestina (Vipera palaestina).