Langsung ke konten

Saksi-Saksi Yehuwa

Pilih bahasa Indonesia

24 SEPTEMBER 2018
BERITA SEDUNIA

Dampak Bencana Topan Mangkhut

Dampak Bencana Topan Mangkhut

Selama beberapa hari, wilayah sebelah barat Samudra Pasifik dan Laut Cina Selatan dihantam Topan Mangkhut. Berikut ini adalah laporan dari beberapa kantor cabang yang mengawasi daerah-daerah yang mengalami bencana ini.

Mikronesia: Pada 10 September 2018, Topan Mangkhut menerjang Rota, salah satu pulau di Kepulauan Mariana Utara. Ini adalah badai terhebat yang menghantam Rota sejak 2002. Kita bersyukur tidak ada saudara kita yang terluka. Satu-satunya Balai Kerajaan di pulau itu juga tidak mengalami kerusakan. Ada satu saudara yang sementara ini masih mengungsi sampai rumahnya selesai diperbaiki. Pengawas wilayah telah mengunjungi pulau itu untuk menguatkan saudara-saudari di sana.

Filipina: Pada 15 September 2018, Topan Mangkhut (yang juga disebut ”Ompong” oleh masyarakat setempat) menggempur Baggao di Provinsi Cagayan, Filipina. Mangkhut adalah badai terdahsyat yang menghantam Filipina tahun ini. Sewaktu berita ini ditulis, badai ini telah menelan 81 korban jiwa.

Kita turut berduka karena seorang saudari di Benguet menjadi korban jiwa akibat badai ini. Selain itu, ada empat saudara yang luka-luka. Laporan awal menyebutkan bahwa ada 938 rumah saudara-saudari kita yang rusak dan ada 15 rumah yang rata dengan tanah. Setidaknya ada 28 Balai Kerajaan yang rusak. Salah satu Balai itu hampir tertimbun seluruhnya oleh tanah longsor. Empat Panitia Penanggulangan Bencana di Baguio, Cauayan, Laoag, dan Tuguegarao memberikan bantuan jasmani, emosi, dan rohani bagi saudara-saudari kita. Dalam waktu dekat, seorang anggota Panitia Cabang akan berkunjung untuk menguatkan saudara-saudari di sana.

Hong Kong: Mangkhut menerjang Hong Kong pada 16 September 2018. Badai ini mengakibatkan kerusakan ringan di kantor cabang dan kompleks apartemen yang menjadi tempat tinggal keluarga Betel. Dua rumah Saksi Yehuwa mengalami kerusakan berat. Satu rumah rusak karena tertimpa pohon yang tumbang, sedangkan rumah yang lain kehilangan atap karena angin kencang. Beberapa rumah lainnya kebanjiran. Panitia Penanggulangan Bencana di Hong Kong dengan tanggap memberikan bantuan bagi saudara-saudari kita.

Kita semua memikirkan dan mendoakan saudara-saudari kita yang menjadi korban Topan Mangkhut. Kita bersyukur karena mereka mendapatkan pertolongan dari rekan-rekan seiman kita yang pengasih. Persatuan keluarga rohani kita ini benar-benar merupakan berkat dari Yehuwa.​—Amsal 17:17.