Pada 17 Desember 2015, saat hari pertama persidangan, Hakim Akram Gahramanov dari Pengadilan Negeri Pirallahi di Baku, Azerbaijan, menolak permintaan untuk membebaskan Irina Zakharchenko dan Valida Jabrayilova dari penjara. Dengan menolak hal ini, dia mengabaikan permintaan Komite Hak Asasi Manusia PBB untuk membebaskan Saudari Zakharchenko atas dasar kemanusiaan. Persidangan selanjutnya akan diadakan pada tanggal 7 Januari 2016. Hakim lalu menunda persidangan.

Saudari Zakharchenko dan Saudari Jabrayilova kembali ditahan. Para saksi mata melaporkan bahwa kedua wanita ini lemah secara fisik dan emosi akibat ditahan selama sepuluh bulan sebelum diadili. Saudari Zakharchenko terlihat sangat kurus, lelah, dan lemah.