Langsung ke konten

Langsung ke menu sekunder

Saksi-Saksi Yehuwa

Indonesia

Perdamaian di Bumi—Bagaimana Itu Akan Terwujud?

Jawaban Alkitab

Perdamaian di bumi akan terwujud, bukan dengan upaya manusia, melainkan melalui Kerajaan Allah, pemerintahan surgawi yang dipimpin oleh Kristus Yesus. Perhatikan bagaimana Alkitab mengajar kita tentang harapan yang menakjubkan ini.

  1. Allah akan ”menghentikan peperangan sampai ke ujung bumi”, memenuhi janji-Nya untuk membawa ”damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya”.—Mazmur 46:9; Lukas 2:14, Terjemahan Baru.

  2. Kerajaan Allah akan memerintah dari surga atas seluruh bumi. (Daniel 7:14) Sebagai satu pemerintahan sedunia, Kerajaan ini akan menghapus nasionalisme, yang menjadi akar dari banyak konflik.

  3. Yesus, Raja dari Kerajaan Allah, disebut ”Pangeran Perdamaian”, dan ia akan memastikan bahwa ”perdamaian tidak akan ada akhirnya”.—Yesaya 9:6, 7.

  4. Orang-orang yang terus bertikai tidak diizinkan tinggal di bawah Kerajaan ini, karena ”jiwa [Allah] pasti membenci siapa pun yang mengasihi kekerasan”.—Mazmur 11:5; Amsal 2:22.

  5. Allah mengajar rakyatnya cara untuk hidup damai. Alkitab menggambarkan hasil dari pengajaran itu demikian, ”Mereka akan menempa pedang-pedang mereka menjadi mata bajak dan tombak-tombak mereka menjadi pisau pemangkas. Bangsa tidak akan mengangkat pedang melawan bangsa, mereka juga tidak akan belajar perang lagi.”—Yesaya 2:3, 4.

Sudah ada jutaan Saksi-Saksi Yehuwa di seluruh dunia yang sedang belajar dari Allah caranya untuk suka damai. (Matius 5:9) Walau kami berasal dari beragam etnik dan tinggal di lebih dari 230 negeri, kami tidak mau angkat senjata melawan sesama.

Saksi-Saksi Yehuwa sekarang sedang mempelajari jalan kedamaian.